Indragiri Hilir

Pagi ini, Senin 19 November bersiap untuk perjalanan ke Indragiri Hilir. Salah satu Kabupaten di provinsi Riau Pekanbaru yang menjadi daerah penerima program konversi Bahan Bakar Minyak. Indragiri Hilir (Inhil) merupakan satu dari 26 Kabupaten di 18 provinsi yg telah tetapkan sebagai daerah penerima Hibah BMN berupa paket konventerkit untuk nelayan di wilayah Jawa dan Sumatera.

Perjalanan yang kelima sejak awal bulan Oktober mulai dari Wonosobo, Labuan batu Utara, Samosir, Tuban dan sekarang ke Tembilahan Indragiri Hilir

Gate 17 pada penerbangan GA 172 terjadwal pada pukul 08.35 dari Jakarta (CGK) ke Pekanbaru (PKU), kurang lebih jam 11.00 jemputan menghampiri. Perjalanan pun dimulai dari Bandara Syarif Kasim kota Pekanbaru. Kabupaten yg dilewati adalah Pelalawan, kemudian makan siang di Kota Rengat.

Ketika sopir sudah mulai lelah saya pun berhenti di pom bensin. Obrolan ringan dg rekan kerja mengenal sosok Ifan Raider Wijaya, yg sebelumnya rangkap jabatan sebagai Inspektur migas dan kepala seksi di Dinas ESDM di salah satu Kabupaten Bengkulu.

Menjelang sore perjalanan kami menyusuri jalan raya pinggir sungai Indragiri (Jl Rengat – Tembilahan) . Cuaca hujan lebat pun menjadi selingan indah perjalanan kurang lebih 7 jam. Saat magrib sudah mulai lengser, mobil mengarah ke masjid yg disitu belum dapat diketemukan air sumur. Tidak tau kenapa tidak ada sumur tanah untuk wudhlu.

Mutiara Indonesia yg bersahabat, dari penduduknya yang ramah dan rela membantu kami temukan dengan pengalaman mobil yang saya tumpangi terperosok di halaman masjid. Gesit nya remaja sekitar masjid berdatangan untuk membantu.

Sekitar jam 8 malam chek in di Hotel Harmoni Indragiri. Badan ini mendapatkan tempat untuk istirahat di kamar 209. Hotel di tingkat Kabupaten yang cukup mewah, kelas deluxe memiliki harga Rp. 320.000,-

Persiapan berkas untuk dibawa ke lapangan yakni kuesioner Dinas perikanan, Kuesioner nelayan, visum spd, dan form berita acara persiapan hibah.

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar