#Pentas anak #anak senang
Nasywa pentas baru di Pasar Seni Ancol pada hari Selasa, 12 Maret 2019. Panas di badan semalaman tak juga menghalangi semangat untuk bisa bersenang senang. Bangun tidur lebih awal dari hari biasanya, menjadi bukti memang anak ini menemukan kesenangan dengan bisa tampil menarik bersama dengan teman sekolahnya 🏫.
Pas diwaktu tampil, ibunya berhasil mengabadikan performance di atas panggung, antusias dalam gerak tak tercecer satu gerakan dalam ingatan Nasywa. Terharu menjadi saksi secara langsung meski harus meninggalkan kantor dengan modus perjalanan dalam kota dalam rangka dinas (modus).
Kegiatan sekolah Raudhatul Athfal (RA) yang diselenggarakan di Taman Impian Jaya Ancol, menjadi pemandangan ramai meski dihari kerja. Puluhan dan mungkin ratusan bus terparkir yang mengangkut penumpang anak anak seusia TK.
Penulis pun membaca tulisan menempel di kaca depan bus bus itu, nama RA dari Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi Jakarta. IGRA adalah singkatan dari Ikatan Guru RA (pikirku). Mereka berbaju warna oranye dengan motif batik yang seragam sebagai penanda bahwa telah terorganisir.
Berbagai macam lomba dengan kategori seperti menari, lomba mars, lomba sholat, mewarnai, dlsb. Dari 36 tampilan mewakili sekolahnya, artinya 36 sekolah, tim Nasywa dengan nomor punggung 20 mendapatkan peringkat keenam.
RA Bening di Kecamatan Beji, menampilkan 3 tim yakni dua tim menari pada 2 panggung yang berbeda, dan satu tim untuk lomba sholat. Meski tidak mengikuti seluruh jenis lomba, namun cukup membuat kesibukan keempat guru yang mendampingi anak2 di satu bus berkapasitas 50an kursi.
PO. Bus blue star, yang mengawali perjalanan ke Ancol terparkir di perempatan kukusan pada jam 06.00 WIB (waktu ketika Nasywa masuk ke dalam bus), sampai kembali pukul 15.37 WIB (info grup wa wali murid).
Setelah rampung mengikuti acara, Nasywa pun berpisah dari rombongan bus dengan canda cerita ceria kepada bapak ibunya. Cerita tour tahun lalu (2018, sewaktu dia bangku kelas TK A) bersama teman teman di RA bening mengunjungi SeaWorld.
Kupastikan keliling di area SeaWorld sampai terbaca tiket masuk 160 ribu rupiah yang menggagalkan keinginan untuk menunjukkan akuarium raksasa kepada adik Nasywa (tole).

Untuk mengobati keinginan berekreasi, terdampar di pasar festival atau area parkir A untuk sekedar melihat suasana. Sambutan dan rayuan bapak penyedia jasa perahu wisata, iming2 harga 60 ribu, tak dapat ditolak demi memberikan kesempatan rekreasi.

Nasywa bersama tole dengan bapak ibunya pun mendapatkan pengalaman berkendara diatas perahu wisata berkeliling laut utara jakarta yang terlihat dalam proses reklamasi.
Setelah berapa saat, celoteh tole “perut lapar”, memaksa untuk singgah makan. Meski tak jadi makan, sepiring nasi goreng dan soto ayam plus satu botol air mineral ditebus dengan harga 55 ribu rupiah. Kurang lebih jam 2 siang, bergegas pulang ke 🏠 rumah.
47 Km jarak terbaca di google map dengan waktu tempuh 1.20 menit menuju villa tanah baru, terpaksa ditambah satu jam karena jalan macet. Seperti biasanya, tole tertidur di dalam mobil sebelum sampai tempat cucian mobil. Jam 5 sore , tiba di rumah Nasywa pun dah tidak sabar untuk bermain lagi bersama temen temen komplek.