Hari ini, Nasywa sudah mulai menulis. Halangan menuliskan huruf besar dan kecil, telah terlewat dengan adanya smartphone. Berbekal smartphone bekas tak ber kartu, dia mulai tenggelam dalam kalimat kalimat sederhananya.
Sengaja sebelum dia mau menulis, ku berikan dua artikel dalam blogku untuk dibacanya. Jumat sore, 28 Juni, kalimat ku kepadanya, “kakak sudah bisa membaca, sekarang belajar menulis. Pake HP kayak bapak”.
Kesempatan pertama Nasywa mengetik di atas keypad touchscreen, membuatnya begitu kesal. Selain jari terasa pegel, ketikan yang lumayan banyak, lupa untuk disimpan. Teriak teriak melampiaskan kekesalannya, hingga akhirnya terdiam sesaat setelah kuberikan penjelasan.
Malam ini, 30 Juni 2019, Nasywa memamerkan hasil tulisannya. Kubaca kata demi kata, Nasywa pun melempar senyum yang merekah.
“Yuk bobo dulu, sudah malam, kalo tidur cepat, bangun pagi tidak terasa berat. Besok kakak sekolah. Sesampainya di rumah kakak nulis cerita sewaktu di sekolah ya….”‘ ucapku sembari rebahan disebelahnya untuk mengantarkan Nasywa tidur.
2 tanggapan untuk “Nasywa calon penulis ternama”