
Meski hari hari di ruang sepi, tim kerja arsip tetap harus mencari inspirasi. Mencari jalan agar semangat kerja arsip kembali tertata lagi. Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/03/01/hari-hari-di-ruang-sepi/
Kunjungan lapangan tim arsip Ditjen Migas pada hari Kamis, 11 Juli 2019, bertempat di Pusat Arsip SKK Migas, di Kawasan Taman Tekno BSD Tangerang Banten. Maksud kunjungan adalah untuk mendapatkan inspirasi dalam menata kembali semangat tim kerja dalam mengelola arsip minyak dan gas bumi.
Penataan semangat kerja sangat diperlukan untuk tim kerja arsip Ditjen Migas yang sehari harinya terkurung dalam ruang arsip. Dengan mengunjungi institusi kemigasan lainya seperti SKK Migas, tim kerja arsip Ditjen Migas mendapatkan informasi dan wawasan baru. Wawasan yang menumbuhkan kembali semangat untuk kerja arsip.
Salah satu wawasan itu adalah kapasitas ruang arsip. SKK Migas memiliki ruang arsip berdaya tampung 130 ribu boks. Informasi yang bagi tim kerja arsip Ditjen Migas adalah luar biasa. Luasan atau kapasitas ruang arsip tersebut 1300 persen dari luasan ruang arsip Ditjen Migas. Kapasitas simpan pada Ditjen Migas hanya sampai dengan 10.000 boks.
Wawasan selanjutnya adalah keberadaan institusi negara yang mengelola salah satu sumberdaya alam yakni minyak dan gas.
Sebagai lembaga independen yang terbentuk dari Undang Undang Republik Indonesia tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, SKK Migas yang sebelumnya bernama BP Migas bertindak atas nama Pemerintah Indonesia mengendalikan kontrak kerjasama pengelolaan Migas di Indonesia secara profesional dan independen.
Sejak tahun 2013, BP Migas menjadi SKK Migas sesuai putusan Mahkamah Konstitusi. SKK Migas bertanggung jawab kepada Presiden RI melalui Menteri Negara yang memimpin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM).
Pelaksanaan kegiatan administrasi pelaksanaan sektor Migas yang masih berbasis kertas telah menciptakan ratusan ribu boks atau lebih dari 5.500 meter linear sejak berdirinya lembaga tersebut.
Ribuan meter tersebut harus dikelola dengan baik meski organisasi kearsipan bersifat adhoc. Adhoc atau fungsional pelaksanaan kearsipan dibawah departemen administrasi umum pada struktur organisasi Sekretaris SKK Migas. Sebagaimana pemaparan bu Ida sebagai koordinator kearsipan SKK MIGAS.
50 orang petugas kearsipan terbagi sesuai keberadaan gedung perkantoran SKK MIGAS. Petugas arsip yang mendukung unit kerja menjadi tulang punggung ketersediaan arsip. Separo lebih dikit dari total petugas menjaga keberlangsungan Pusat Arsip yang berada pada Gedung dalam pengelolaan PT Sigma Cipta Utama. Sedangkan lainnya berada di Unit kerja yang beralamat di Wisma Mulia, City Plaza Jakarta Selatan dan di lima kantor perwakikan SKK Migas.
Pak Ery juga menambahkan untuk memenuhi kelayakan kompetensi petugas arsip di SKK Migas, dilakukan sertifikasi mandiri dengan menggandeng Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI).
Satu pendapat untuk “Pusat Arsip SKK Migas”