BIG DATA

Big data. Suatu konsep informasi pada media penyimpanan yang mendikte kepantasan nilai kehidupan. Suatu fenomena yang dapat mengkonfirmasi ragam informasi. Dini hari, 14 Juli 2019 setelah mengunggah tulisan sebelumnya di WordPress, serasa mendengar kembali berita tentang BIG DATA.

Otaku pun mengira begitu luar biasanya BIG DATA. Konsep keterhubungan bahkan untuk lintas lini masa. Keterkaitan suatu kata yang menunjukkan informasi serupa. Bisa saja kita mengklaim pemahaman sepihak. Setelah di unggah, tersimpan dalam wadah yang sama, muncul dan di suguhkan fakta lainnya. Fakta yang mengajar kan bahwa bisa jadi kita belum seberapa.

Suatu kata yang mewakili judul tulisan pada blog akan mengarahkan ke artikel postingan yang bertemakan serupa. Dari situlah kita mendapatkan gambaran, bahwa diluar sana terjadi pemikiran sama dan tersaji tulisan yang terkait.

Gambaran BIG DATA seolah mendikte untuk bisa mengukur diri. Seberapa ukuran kepantasan untuk merasa unggul bahkan hebat. Bahkan untuk deklarasi, tahap merasa diri saja telah menghidupkan lampu kuning. Lampu pertanda awas 👀, berhati hati dalam berbangga diri.

Tulisan sebelumnya yang bernada sanjungan dan terapresiasi dari para pembaca, kemudian terpancing menendongak dari blog lainnya karena BIG DATA. Tulisan yang ku berikan judul “berkah tulisan’ mengantarkan ke blog WordPress berisi seribu tulisan selama sepuluh tahun dengan hampir tiga juta viewers.

Meski tidak bisa dibandingkan apel to apel y. Bandingkan saja timun to timun 😂😛😄😄. Nyadar diri, saya masih unyu unyu, masih pemula di dunia blog. Satu tahun tercatat sebagai warga wordpress belum mampu menciptakan 200 tulisan.

Pun jika memakai angka waktu sepuluh tahun mengenal dan mencemplungkan diri dengan tulisan blog meski saat itu berada pada platform sebelah yakni blogspot, saya masih amat amatir.

Dini hari ini kok mendapatkan pelajaran sempurna. Bahwa
+++ Ternyata suatu hal dengan dikerjakan secara inten, bersungguh sungguh, menjiwai, menjadikan sebagai passion, hasilnya berbeda y meski dengan waktu yang sama. Dalam hal ini adalah tulis menulis.
+++Pandai pandai saja dalam mengukur diri agar tidak merasa berbangga diri alias kepedean. Kita berada pada era BIG DATA yang selalu mengkonfirmasi suatu fakta.
+++tulisan berisi informasi yang diunggah pada wadah yang sama, telah memberikan perspektif kehidupan yang berbeda. perspektif BIG DATA.
— siapakah yang diuntungkan dari kemurahan WordPress yang menyediakan layanan gratis BIG DATA????

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar