Inovasi ketatalaksanaan

Salah satu aspek dari keberhasilan Reformasi Birokrasi adalah adanya tata laksana yang terus berinovasi. Begitu bacaan yang sempet mampir di otaku saat memilah bahan arsip dan non Arsip. Bacaan dari copy paparan dari tumpukan berkas kerja pindahan dari unit kerja.

Begitu banyak bacaan yang melewati memori otak saat meniti aktivitas kearsipan. Mungkin ini yang menjadi nilai tambah dari jabatan arsiparis. Semakin hari bertambah pengetahuan.

Berkas kerja yang bercampur antara arsip dengan bahan bacaan, atau bahan bacaan yang mendukung kelengkapan arsip, atau berkas kerja yang hanya berisi bacaan sebagai referensi saja untuk membantu para pejabat dan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan.

Berkas kerja tersebut menjadi bahan kerjaku tiap hari. Ketika mendudukan bahan kerja arsiparis berupa berkas kerja pindahan dari unit pengolah/unit kerja, maka aku harus melakukan analisa untuk memisahkan antara bahan arsip dan non arsip.

Sebagaimana tautan berikut
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/15/menjaga-autentikasi-arsip/

Tulisan pada tautan tersebut menunjukkan bahwa arsiparis bertugas melakukan verifikasi terhadap arsip. Tidak semua bahan kerja dari berkas kerja masuk dalam kategori bahan arsip.

Balik ke bacaan terkait reformasi birokrasi. Apa itu inovasi? Coba ketik di mbah google, ketemu dengan arti kata inovasi yakni pengenalan hal hal yang baru. Hal yang baru menjadi bagian dari keberhasilan Reformasi birokrasi.

Saya jadi teringat dengan hal yang baru terkait jabatan arsiparis. Dalam tulisan di tautan berikut
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/23/aai-asosiasi-arsiparis-indonesia/
Saya sempat menyinggung resistensi para arsiparis terkait hal yang baru di kearsipan. Hal yang baru adalah sistem penilaian prestasi kinerja.

Satu fenomena penghuni habitat kearsipan (arsiparis) masih merasa resisten dengan perubahan, bergejolak dengan hal yang baru, yakni sistem penilaian kinerja.
Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/02/13/penilaian-arsiparis-via-skp/

Hari ini saya mendapat pelajaran bahwa, tak perlu risau dengan hal hal yang baru. Boleh jadi hal yang baru membawa hal positif. Sebagaimana indikator keberhasilan reformasi birokrasi yang aku baca dari aktivitas memilah arsip.

Semoga bermanfaat

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Satu pendapat untuk “Inovasi ketatalaksanaan

Tinggalkan komentar