Tukang rusuk yang hilang

Ustadz Abdul Shomad /UAS dalam suatu chanel Youtube menjawab pertanyaan artis muda dengan jawaban ” bermakna kiasan tatkala Hadits Nabi Muhammad yang menyebut bahwa perempuan tercipta dari tulang rusuk laki laki”. Tak ada korelasinya kesetiaan atau monogami dengan kiasan pada hadits Nabi termaksud.

UAS pun menambahkan bahwa tulang rusuk (perempuan) melindungi jantung (laki2). Sang Perempuan dapat menjadikan tenang, terlindung, dan nyaman bagi suaminya.

#########
‘Di rekening gaji tersisa 900 ribu’ kata istri. Semua sudah diplot sesuai kebutuhan. Cicilan rumah yang akan berakhir di Maret 2023 menjadi plot paling besar untuk mengurangi nilai rekening gaji. Hampir empat juta menjadi nilai yang sama dengan gaji per bulan.

Masih ada tunjangan kinerja yang dihitung dari rekaman mesin absensi di kantor. Meski kepotong karena absen jeblok, tetap lebih dari tiga juta. Namun masih ada cicilan ke untuk pinjaman anggota koperasi di kantor. Kurasa tidak mencukupi kebutuhan operasional keluarga yang selama ini dikelola istri.

Aku pun tunduk syukur kepasa Sang Khaliq dan berterima kasih sudah dibantu istri. Bukan hanya diri ini yang mencari penghidupan, namun ada istri yang juga bekerja setiap harinya. Gaji per bulan tak kalah dalam jumlah denganku. Itu yang melegakan diri. Dan itu kunci stabilitas perekonomian keluarga.

Merasa berkecukupan, gaya Royal yang kumiliki tak juga hilang. Terselubung niatan berbagi dalam gaya hidup Royal. Misalnya saja tiap bulan (minimal hampir 2 tahun) memberikan beras untuk petugas security di komplek. Tak jarang tambahan ongkos kepada mereka yang bergaji kurang dari dua juta karena membantu tugas ketua RT.

Maklum, tiga terakhir ini mendapat kan giliran bertugas sebagai RT di perumahanku. Sejak Januari 2019, mushola VTB juga menjadi bagian dalam gaya royalku. Tak terbersit dalam pikiran sebelumnya, jika sampai hari ini menjulang bangunan dua lantai sebagai tempat sholat.

Bersama ongkos kemasyarakatan lainnya, mushola tera lokasi dua juta per bulan dari penghasilanku selain dari rekening gaji. Tak ada penyesalan, malah menambah keyakinan atas jalan hadirnya rejeki.

Cerita di atas menjadi pengingat ku atas pengakuan diri seorang yang tak banyak kuasa, manusia yang tidak berada kemampuan, titah sawantah, dan jalmo sakdermo. Bisa seperti ini karena kekuatan dan kehendak dari Sang Penguasa alam Semesta.

Hingga nanti datang ujian “merasa bisa”, tulisan ini jadi paweling / pengingatku. Hidup yang kujalani, tak lebih hanya penghambaan dan melaksanakan takdir sesuai perintah Tuhan.

Semoga bermanfaat

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar