
Selasa, 15 Oktober 2019
Sejarah baru untuk Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi. Gedung perkantoran yang terus mengalami pindah, terhenti di Jl. HR. Rasuna Said Kavling B-5 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan. Perpindahan sebanyak tiga kalinya sejak di Jl. Medan Merdeka Selatan. Gedung 🏢 Dharma Niaga dan ke Gedung Plaza Centris.
Selama empat tahun, tepatnya sejak 2015, Gedung Migas telah familiar di telinga bahkan di google map. Jika kita ketikkan nama “Gedung Migas” pada peta digital, maka akan ditunjukan alamat gedung yang secara administrasi Kuningan Setia budi Jakarta Selatan.
Kini, per tahun ini, berganti nama menjadi Gedung Ibnu Sutowo. Kita tunggu perubahan di google map dan juga nantinya pada kertas surat yang dipergunakan sebagai media komunikasi kedinasan akan tertulis “Gedung Ibnu Sutowo”
###Melalui Penetapan Menteri ESDM, Gedung perkantoran di Lingkungan KESDM mengalami revitalisasi. Termasuk Gedung dimana berkantor Menteri ESDM atau lebih dikenal Gedung Sekretariat Jenderal KESDM di Jl. Medan Merdeka berganti nama menjadi Gedung Chairul Saleh.
Gedung Ditjen Ketenagalistrikan ditetapkan dengan nama Gedung Soemantri Bojonegoro. Sedangkan kantor Litbang yang berada di Cipulir menjadi Komplek Perkantoran IB Sudjana.
Masih tersisa lagi Gedung EBTKE di cikini menjadi Gedung Slamet Bratanata dan Gedung Mineral Batu bara, Gedung Badan Geologi Bandung dan Gedung PPSDM yang beralih nama sesuai penetapan Menteri ESDM pada tahun 2019.
Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/04/24/arsip-adalah-gedung-perkantoran/
2 tanggapan untuk “Gedung Ibnu Sutowo”