
Sebagai satu usaha menjamin ketahanan energi nasional ditetapkanlah kebijakan diversifikasi energi berupa penyediaan dan pendistribusian LPG.
Peruntukan LPG 3Kg bagi mesin kapal penangkap ikan skala kecil dan mesin pompa air justru memantik multiplier efek diantaranya meningkatkan kesejahteraan nelayan dan petani sasaran.

LPG 3kg sebagai sumber energi pengganti BBM untuk mesin kapal yang menjadi sarana transportasi para nelayan untuk penguasahaan mata pencaharian telah menjadi wujud keberpihakan pada peningkatan ekonomi.
Jarak tempuh kapal nelayan kecil dengan BBM masih kalah dengan LPG 3kg. Hal tersebut juga karena adanya inovasi teknologi berupa konventerkit.
Keberhasilan tersebut kemudian memperluas sasaran penerima manfaat kebijakan diversifikasi melalui konversi BBM ke BBG yakni untuk para petani di tahun 2019.
Sumber energi Penggerak pompa air yang selama ini masih mempergunakan BBM diberikan alternatif dengan adanya produk konventerkit dengan pemanfaatkan LPG 3Kg.

Hal tersebut termuat dalam kebijakan dengan Peraturan Presiden No. 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas untuk Kapal Penangkap Ikan bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran merupakan wujud kebijakan terkait diversifikasi energi.
Pada empat tahun yang lalu tepatnya di tahun 2015, dimana sebagai Pilot Project, program konventerkit untuk nelayan ini masih berproses menemukan bentuk terbaik kala itu.
Melalui Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2015 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG untuk Kapal Perikanan Bagi Nelayan Kecil, bisa dibilang selama empat tahun yang lalu telah diawali konversi BBM ke BBG dalam kerangka diversifikasi energi.

Suatu rangkaian kebijakan sejak ditetapkan peraturan Presiden RI no 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional.
Dalam Peraturan tersebut disebutkan bahwa Diversifikasi Energi adalah penganekaragaman penyediaan dan pemanfaatan berbagai sumber energi dalam rangka optimasi penyediaan energi.
Tiga belas tahun sejak 2006 kebijakan energi nasional semakin terlihat bukan hanya pada LPG 3Kg yg masih bersubsidi dan diperuntukkan untuk masyarakat kurang beruntung untuk keperluan dapur, pun bidang transportasi yang menjadi unsur perekonomian masyarakat.
Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/11/28/sahabat-dapur-kita/
Satu pendapat untuk “Aneka ragam BBG”