
Aku hanya ingin membalas hutang kebaikan kehidupan yang telah datang padaku. Kalimat tersebut kusampaikan kepada seorang senior yang baru aku kenal kemaren. Malang melintang diurusan auditor, beliau memberikan beberapa wejangan kepadaku.
Salah satunya adalah, jangan memasang Girik dalam pelaksanaan kerja di kantor. Apapun bentuknya, berjiwa bebas merupakan pilihan lebih baik.
Mungkin seperti perjodohan saja, pertemuan dan kebersamaan beberapa hari terselubung pendalaman nilai nilai kehidupan, bumbu pengalaman dari perjalanan karir seseorang. Pun di 4-6 Desember 2019 ini, kehangatan dalam berbincangan saling menggali dan menyatakan bahwa hakikat nilai hidup adalah untuk kepatuhan.
Canda kata dalam obrolan menggerakkan saraf kegembiraan. Sepiring mie ongklok sajian khas di Wonosobo, menjadi buah perut dari sosok kenalan ASN urusan pembibitan ikan 🐡 tawar.
Pun kenalan baru, Sales Branch Manager (SBM) pada perusahaan milik negara urusan hilir Migas. Saling telpon dan mengirim pesan demi mengawal kolaborasi program negara untuk masyarakat menambah arti silaturahmi.
Diakhir tulisan ini, kala merasa terasing di kota kelahiran bersamaan datangnya kenalan baru. Bukan hanya datang dan akan segera pergi, namun saraf kebahagiaan, arti silaturahmi sampai pada pendalaman nilai kehidupan menjadi serba serbi.
JAKARTA – YOGYAKARTA – WONOSOBO – DIENG – YOGYAKARTA – JAKARTA