Kolam renang untuk umum. 

Bayanganku saat ini, gemana bisa membuat kolam yang sempat kukunjungi saat ini. Kolam tirta anggita di pelosok seyegan atau kolam renang podomoro di pandawaharjo, kolam renang ceria di tridadi, kolam renang palagi tirta di donoharjo.

Melihat orang orang yang membutuhkan arena bermain seperti kolam renang, tertarik untuk ikut serta menjadi bagian penyedia tempat menghabiskan waktu libur seperti sabtu dan minggu.

Sejak 2010 an, aku menjadi bagian masyarakat pengguna fasilitas umum berupa kolam renang. Saat itu seperti tirta arta yang di beran yang saat ini sudah tidak ada, kolam renang FIK UNY, kolam renang di kridosono pernah kudatangi, sekedar untuk menjadi tempat menghibur keponakanku.

Kini, tahun 2019, mendekati 10 tahun sejak nayla (keponakan) sampai Nasywa dan Dipta (kedua anaku) yang sudah perlu arena bermain, terbersit keinginan untuk membangun kolam renang untuk umum.

Sebetulnya ada lokasi strategis di pinggir jalan. Sekarang masih berbentuk persawahan yang masih diurusi oleh keluarga istri. Memang diperlukan perhitungan panjang agar pendapatan saat ini yang diterima mereka dalam pengusahaan sawah tidak hilang.

Keinginan membangun kolam renang untuk umum akan dibumbui dengan cerita modal, operasional dan pendapatan sehingga mendapatkan perhitungan keuntungan. Hasil perhitungan di atas kertas kemudian dibawakan untuk mendapatkan keyakinan penggunaan lahan yg saat ini masih dalam penguasaan keluarga yang istri.

Diakhir tulisan ini, aku pun harus menaroh suatu keinginan pada suatu tulisan. Pasti berharap untuk dapat mewujudkan, sembari meraih takdir dan ridhlo dari Sang Pencipta.

Sleman, 22 Desember 2019

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar