
Perasaan galau di dua minggu terakhir, terhapuskan seketika di hari ini. Perasaan kurang percaya diri dalam perjuangan di Jalan Kebaikan mengemuka saat kekuatan keuanganku mulai menipis. Ditambah penyadaran diri untuk hidup toleransi di masyarakat, menentukan sikap ku untuk lebih berusaha menahan diri.
Aku pun meletakkan semua rencana atas Mushola dengan membungkus setahun pembangunan Mushola dalam laporan pertanggungjawaban. Berasa mencukupkan diri dengan pengelolaan donasi pembangunan lebih dari 213 juta meski bersiap untuk menutupi kekurangan yang mendekati 7 juta. Toh nanti akan ada kepanitiaan berikutnya.
Suatu kebetulan Ilahiah, atau yang sering aku sebut dengan “Ndhilalah” kembali aku rasakan pada hari Kamis, 23 Januari 2020. Kekurangan bayar itu, kini telah LUNAS, terbayar kan secara tunai.
Berawal dari kemudahan bangun tidur untuk tahajut 2 rakaat serta witir satu rakaat, diakhiri dengan jamaah Subuh di Mushola dengan mengajak anaku Thole, serasa mendapatkan obat kegundahan hati di dua minggu terakhir ini.
Permohonan Donasi yang kusampaikan melalui WAG grup Warga Perumahan Villa Tanah Baru, diawali dari satu warga yang menyapa atas laporan Saldo Minus pembangunan Mushola pada lepas jamaah Subuh di pagi ini.
” saya siapkan 1 juta Cash, untuk menutupi kekurangan Pembangunan Mushola” kata pak Dawai kepadaku. Mendengar sapaan tersebut, aku masih biasa saja. Bukan karena nilainya yang membuat ku belum tersadar atas kemurahan makhluk ciptaan Allah tersebut. Namun karena sudah terbiasa, tiap kekurangan, Pak Dawai senantiasa menyapaku sebagai PIC pembangunan Mushola dengan donasinya.
Pun WA dari donatur rutin berikutnya yang mengirim 1 juta melalui Transfer Bank, masih belum membukakan pemahaman ku atas Kuasa Allah untuk hambaNya yang sungguh sungguh berjuang dalam kebaikan.
Satu menit terduduk di kursi kantor, dan membuka HP kok langsung membangunkan bulu kuduku. Aku baca pesan singkat yang berisi informasi donasi dari salah satu warga sebesar 5,5 juta. Betapa terbuka tadabbur pemikiran ku bahwa kasih sayang Allah telah berpihak kepada hamba yang sedang gundah gulana.
Melalui permohonan Donasi pembangunan Mushola pada WAG warga perumahan Villa Tanah Baru, aku mendapat kejutan dari kemurahan salah satu warga yang meski sepenglihatanku baru sekali datang terlihat di Mushola. Allah menjalankan kehendak Nya yang jauh dari prasangka dan pengharapan manusia.
Aku semakin tersadar bahwa donasi rutin dari para donatur menjadi teman seperjuangan di jalan kebaikan.
Begitu juga “Sharing is Fun” menjadi hastag yang aku pakai untuk menggambar petunjuk dalam menggapai Kasih dan Sayang Sang Ilahi Rabbi.
Diakhir tulisan ini, meski ucapan terimakasih tak dapat menggantikan murah hati para donatur, terpendam teriakan pengharapan dalam doa sepenuh hati agar kebaikan selalu menyertai para donatur beserta keluarganya.
Hari ini, aku mendapati kejutan Kasih Sayang Allah meski diri ini merasa tak layak karena masih penuh dengan prasangka buruk dan dosa.
Hari ini pula, menjadi pelajaran kehidupanku tatkala berusaha dengan kejutan untuk menampakkan badan dengan beribadah kepadanya di pagi ini, secara TUNAI diganjar kelegaan diri, tertutup sudah Saldo Minus Pembangunan Mushola Al Ukhuwah di Perumahan Villa Tanah Baru.
Semakin yakinlah diriku atas doktrin di agamaku “bahwa Gusti Allah Mboten Sare” dan tidak akan lama perasaan gundah gulana karena merasa kesendirian untuk berjuang dalam kebaikan. Ada tangan Allah yang terus menggerakkan kemurah hati seluruh warga Villa Tanah Baru untuk Mushola tercinta.
Terima kasih