Arsip Substantif Minyak dan Gas Bumi 1992

Arsip substantif merupakan rekaman kegiatan berdasarkan organisasi tata kerja. Arsip substantif dikelompokkan sesuai dengan klasifikasi masalah berdasarkan susunan unit organisasi dan tata kerja.

Numenkelatur unit eselon 1 menjadi masalah pokok dan numenkelatur unit eselon 2 menjadi sub masalah. Tugas unit organisasi, merupakan pokok masalah yang terurai dari susunan organisasi (menjadi sub masalah). 

#######

Sarwono Kusumaatmadja, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara menyetujui organisasi dan tata kerja Departemen Pertambangan Energi sesuai pola yang berlaku melalui surat nomor B-1489/I/92 tanggal 31 Desember 1992.

Sejumlah lima unit organisasi eselon 1 yakni  Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Ditjen Pertambangan Umum, Ditjen Geologi dan Sumber Daya Mineral, Ditjen Minyak dan Gas Bumi, dan Ditjen Listrik dan Pengembangan Energi. 

Ginandjar Kartasasmita, Menteri Pertambangan dan Energi menetapkan dengan Kepmen Nomor 1748 tahun 1992 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Pertambangan dan Energi yang mencabut keputusan serupa dengan nomor 1092 tahun 1984.

Susunan Organisasi Departemen seperti halnya Departemen Pertambangan dan Energi yang sering disingkat dengan DPE merupakan pelaksanaan lebih lanjut dari ketentuan Keppres Nomor 67 tahun 1992. 

Tugas Pokok Ditjen Migas 1992 ialah melaksanakan sebagian tugas Pokok Departemen di bidang pertambangan minyak dan gas bumi serta pengusahaan panas bumi berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Menteri. 

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Ditjen Migas mempunyai susunan organisasi

  1. Sekretariat Direktorat Jenderal 
  2. Direktorat Eksplorasi dan Produksi
  3. Direktorat Pengolahan dan Pemasaran 
  4. Direktorat Teknik Pertambangan Migas
  5. Direktorat Pembinaan Pengusahaan Migas
  6. PPPTMGB “LEMIGAS” 
  7. PP Tenaga Perminyakan GB Cepu

Dari uraian diatas maka arsip substantif minyak dan gas bumi sejak 1992 terdiri dari sub masalah yang tercermin dari susunan organisasi eksplorasi dan produksi, Pengolahan dan pemasaran, teknik dan pertambangan, pembinaan pengusaha, teknologi, dan tenaga perminyakan. 

Turunan sub masalah eksplorasi antara lain anggaran dan penerimaan, eksplorasi, eksploitasi, eksploitasi dan Produksi Panas Bumi, dan teknologi. 

Turunan sub masalah pengolahan dan pemasaran antara lain Kilang, proses khusus, pemasaran, Pengolahan, pengakutan, terkait panas bumi

Turunan sub masalah teknik pertambangan yakni lindungan dan Lingkungan hidup, kalibrasi dan alat ukur, instalasi dan peralatan, keselamatan pada eksplorasi eksploitasi, keselamatan pada pemurnian pengolahan. 

Turunan sub masalah pembinaan pengusahaan antara lain, barang operasi, tenaga kerja asing, jasa penunjang, standarisasi dan teknologi, serta data dan informasi. 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Satu pendapat untuk “Arsip Substantif Minyak dan Gas Bumi 1992

Tinggalkan komentar