Laporkan kondisi kesehatan kalian!!!

Siang itu, saat WFH, tiba tiba datang pesan singkat dari Pejabat Pengawas urusan Kepegawaian Ditjen Migas. 

[25/3 10.30] kasubag kepegawaian Ditjen Migas: Ayoo yg belum di update y, Minta tolong infoin yg belum ya Nurul. Pesan singkat yang menyertakan link 👇 

Sepekan terakhir ini, kondisi administrasi birokrasi terlihat serius dalam usaha  pemantauan penularan COVID 19. Tiap hari nya, ASN di lingkungan Ditjen Migas harus melaporkan kesehatan diri dan kesehatan keluarga. 

Mungkin ada yang masih belum sadar, betapa berartinya laporan kesehatan para ASN. Tingkat kesadaran yang diukur dari keaktifan tiap ASN untuk dapat membuka link lapor kesehatan Migas. 

Sampai disini, nalarku pun harus lebih fair melihat kondisi keaktifan para ASN di lingkungan Ditjen Migas. Misalnya saja, apakah para ASN terkendala dalam mengakses tautan untuk dapat menyampaikan laporan tersebut? 

Patut diakui bahwa setelah dapat mengakses, smartphone para ASN perlu mengunduh aplikasi dari playstore yang disarankan. Dengan mengikuti instruksi di HP secara otomatis aplikasi telah terunduh dan para ASN di Ditjen Migas dapat mengisi dengan cara memberikan Chek poin sesuai nama masing masing. 

Kemudahan akses teknologi informasi komunikasi (TIK) tidak menjadi kendala. Lain kasus jika saja para ASN menganggap pelaporan kesehatan yang harus diisi tiap harinya menjadi suatu beban, atau bahkan disepelekan. 

Hari ini, Jumat 27 Maret 2020, beredar informasi meninggalnya salah satu ASN pada unit Organisasi Inspektorat Jenderal. Tak lama kemudian beredar pula skema rantai kontak almarhum di beberapa WAG. 

Sontak kejadian tersebut membawa pemikiran untuk semua pimpinan di lingkungan Ditjen Migas sampai dengan Kementerian ESDM. Bahwa pelaporan kesehatan setiap hari menjadi salah satu tool dalam menghadapi pendemi COVID 19.

Di akhir tulisan ini, yuk kita aktif untuk melaporkan kesehatan kita

Dengan aktif dan secara sadar mengisi Chek list sesuai nama pada tautan tersebut, semoga dapat membantu pimpinan dalam menganalisa data untuk dapat memantau hampir 600 orang pegawai di Ditjen Migas. 

Baca juga

https://wp.me/pa4ylH-ih

https://wp.me/pa4ylH-ic

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar