Penjaga Absen Inspiratif

Kampanye KEBAIKAN, satu diantara pelajaran Pandemi COVID 19. Kala perilaku manusia menjadi patokan keadaan, maka lebih banyak lagi kebutuhan kampanye kebaikan. (perilaku hidup sehat VS. VIRUS) Tak dipungkiri, sifat kealphaan manusia sangat berdampak pada perilaku manusia. Usaha menyuarakan hal baik akan menjaga ingatan manusia agar menutupi perilaku lupa. 

Potret sederhana dari pelajaran Pandemi COVID 19 muncul dari diri Rahman, ST. Sarjana Teknik yang saat ini bergabung bersama tim kepegawaian Ditjen Migas. Dia tidak ragu dan tekun dalam berkampanye terkait absen, dan pelaporan kerja harian. 

Sudah seminggu ini, pada batas waktu akhir untuk dapat merekam bukti kinerja, Mas Rahman selalu memposting kampanye kebaikan di WAG. Penampakan nyata belajar dari Pandemi COVID 19. 

Bukan hanya raport kehadiran, namun juga menjaga berkurangnya hak rupiah dari kinerja PNS. Perilaku PNS atas mesin absensi kuilustrasikan, pada tulisan 👇 setahun lalu. 

https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/28/mesin-đź“ absensi/

Diakhir tulisan ini, aku pun terus berharap dapat ikut belajar dari Pandemi COVID 19 seperti penjaga absen yang inspiratif. Belajar menyelami sisi sisi kemanusiaan dari perilaku yang syarat kealphaan (lupa). Memang sepertinya menerabas administratif formal, namun inilah pelajaran Pandemi COVID 19. Pelajaran menghargai sisi manusiawi. 

Semoga menjadi keberkahan buat pelaku kampanye kebaikan, mas Rahman serta temen temen yang lain dalam kedudukan masing masing. Pandemi COVID19 menghadirkan pelajaran, kampanye kebaikan, sederhana & bermuara dari hati, namun sangat berarti 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar