
Masa Pandemi COVID 19 banyak menorehkan sejarah yang bisa jadi tak akan terulang. Beberapa warga mempergunakan Mushola Villa Tanah Baru untuk menyelenggarakan ritual khusus Sholat Ied Fitri dan Sholat Jumat. Dalam kondisi Kedaruratan Masyarakat, tempat ibadah lingkup komplek/perumahan menjadi suaka kebutuhan warga.
Meski ritual yang kita didudukkan dalam kebijaksanaan dan proporsional, tentu menjadi monumen kehidupan antar tetangga. Monumen yg tersirat makna pembangunan rohaniah pada strukturul masyarakat terkecil.
Ilustrasi ini sengaja kucatatkan sebagai pemaknaan diri sebagai insan yang berada diantara interaksi sosial. Aku pun sampai pada pemaknaan sebagai makluk sosial yang selalu mengadakan interaksi dalam diri dengan kebutuhan ritual rohaniah maupun interaksi antar sesama manusia atas prasyarat ritual harus secara berjamaah.
Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2020/06/06/sholat-jumat-dalam-zona-merah/