
TRIZARA resort di Lembang Bandung mengusung bisnis venue yang unik. Penginapan dirancang dengan nuansa tenda 🎪 layaknya berkemah. Suasana pegunungan di Bandung ini telah banyak diulas para yutuber dan televisi sejak 3 tahun yang lalu.
“selamat siang bapak, kamarnya bisa dibersihkan?” tanya pemuda yang berkaos merah kepadaku. Aku menjawab “silahkan, boleh boleh“. Jam sebelas siang, Jum’at 28 Agustus 2020, saat berkesempatan di Venue ini, aku disapa satu pegawai Trizara Resort yang bertugas merawat kebersihan kamar.
Udara yang masih terasa segar, meneriakkan kebiasan makan indomie rebus. Aku pun bertanya melalui pesan singkat Whatsapp sesuai nomor yang tersedia. TRIZARA RESORT tidak menyediakan line telpon begitu juga saluran televisi di dalam kamar. Konsep kemah atau Camping hampir bisa dipastikan menjadi alasan, sebagai sarana diet TV.

Namun demikian, camping tanpa indomie rebus serasa hambar. Aku urung mendapati menu favorit saat berkemah atau camping itu di TRIZARA Resort.
Disamping kamar netra 04, terlihat Gudang peralatan kebersihan. Lokasi barang persediaan yang tidak menyulitkan akses petugas untuk menjangkau antara kamar satu dengan kamar lain. Bangunan semi terbuka, penyimpanan seperti tisu, sabun, sapu, kemoceng, pewangi ruangan, obat nyamuk, alat tulis dan lain lainnya.
Di beberapa titik didirikan semacam Gardu pandang. Perpaduan tembok dan bambu beratapkan jerami tepat berada di tepi sawah. Lampu LED ditempel mengarah ke jalan menambah kesyahduan suasana malam hari.
Jalan berkonblok dengan penataan taman di kaki pegunungan. Tempat hidangan makan pun berbentuk menyerupai daun. Lokasi cotage dengan view lumayan bagus adalah di bawah. Dari harga pun lebih mahal di bawah.

Tersedia fasilitas permainan flying fox, Fasilitas bermain pasir untuk anak, trampolin, sepeda anak, dan sarana berkumpul dengan dilengkapi fasilitas perapian. Instalasi listrik bawah tanah membuat suasana tetap alami. Instalasi pembuangan air yang terpadu antar kamar. Lampu di pinggir jalan yang melekat pada beton bertuliskan nama venue. Tempat sampah terbuat dari beton dengan jenis pecah belah, organik, dan anorganik
Fasilitas mobil jemputan para tamu dan mobil servise taman. Akhirnya tulisan ini berhenti pada Quote yang ditempel di sela sela taman “Keindahan hanya bisa dilihat oleh mata yang indah, keindahan atas setiap hal baru hanya bisa ditemukan oleh pikiran“
Iki liburan opo dinas to ? Tole ra kethok
SukaSuka
Mung ngeli acara kantor pak, nunot njerom hehe
SukaSuka