
Diantara kuliner Soto di Yogyakarta, Warung Soto Pak Sholeh telah melegenda. Penikmatnya, datang tidak saja para tua sebagaimana lamanya beroperasi Warung. Keberadaan warung ini jau lebih tua dari usiaku. Konon lebih dari 60 tahun yang lalu, warung Soto Pak Sholeh telah mencirikan kekhasan racikan bumbu sotonya Yogyakarta.
Warung Soto Pak Sholeh berpusat ada di Tegalrejo, dan beberapa cabang yang hanya dibuka di Yogyakarta antara lain di Ringroad Depok Monjali, Jl. Magelang KM. 10 Denggung Sleman, Barat Kridosono, Jl. Solo KM. 8, Jl. Kaliurang KM. 9.2 klabanan, Jl. Wates KM. 9.5 Sedayu.
Hidangan racikan bumbu yang khas berkuah dengan daging sapi atau daging ayam dicampur sayuran seperti kobis, kecambah dan lain lain, telah banyak kurasakan antara lain Soto Ndelik, Soto Mbok Giyem, Soto Bangkong, Soto Semarang, Soto Lamongan, Soto Kadipiro, Soto Seger Boyolali, Soto Kudus. Tentu setiap Soto mencirikan kekhasannya.
4 September 2020, aku yang kebetulan kembali ke Sleman telah menjajal kembali Soto Pak Sholeh di Cabang Jl. Magelang Denggung. Melalui tulisan ini, nalarku terantuk pada perenungan “Soto bukan saja sekedar santapan khas Indonesia, Soto pun turut mengukir keindonesiaan”
Akhirnya, semoga manusia yang pertama kali yang menemukan Soto, diberikan jariyah kebaikan,di sisi Sang Pencipta.