Melek Luasnya Nusantara dengan Pemberkasan

Pra Rapat Koordinasi (Rakor) Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, membawaku pada penalaran pentingnya suporting tim pengolahan data sekaligus pemberkasan arsip. Pasalnya, inisiasi pertemuan lintas Pusat dan daerah tersebut menjadi penting dalam masa persiapan pendistribusian paket bantuan Pemerintah yang akan diterima langsung oleh Nelayan Sasaran. 

10 September 2020, dapukan sebagai tim suporting administrasi pada gelaran semacam pertemuan akbar, telah menenggelamkanku pada pengolahan data dan pemberkasan arsip keuangan. Berada di centralnya Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Kota Makassar, aku pun tergerus pada pengolahan data demi pematangan persiapan akan terbawanya manfaat kehadiran negara untuk masyarakat. 

Arahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Infrastruktur Migas untuk Nelayan, data konfirmasi kehadiran utusan Dinas Perikanan pada Pemerintah Daerah di wilayah Kalimantan dan Sulawesi, diindentifikasi detil sampai struktur data personal pegawai. Penjaringan data via formulir lembar konfirmasi dengan pengabsyahan berbentuk arsip pegunasan instansi 

Arsip tersebut kemudian dikompilasi menjadi data olahan berformat MS Excel yang terkelompok sesuai dengan wilayah nelayan sasaran. Kemudian data tersebut nantinya sebagai bahan penatalaksanaan urusan administrasi pertanggungjawaban keuangan.

Penatalaksanaan pertanggungjawaban biaya perjalanan dinas diawali dengan aktivitas penginputan data pada sarana perkantoran. Pada aktivitas ini menciptakan arsip berjenis formulir atau format khusus administrasi keuangan yang merekam seluruh keterangan terkait pertanggungjawaban sesuai ketentuan keuangan negara. 

Kompilasi data berdasarkan konfirmasi kehadiran utusan Wilayah Kalimantan terdiri dari 13 Kabupaten/kota yakni Bulungan, Ketapang, Bengkayang, Singkawang, Pulau Pisau, Seruyan, Kotabaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Banjarmasin, Balikpapan, Kutai Timur, Kutai Kartanegara. 

Sedangkan pada wilayah Sulawesi terdapat 10 Kabupaten/kota yakni Kolaka, Bombana, Kepulauan Selayar, Bone, Wajo, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Jeneponto, Palu. 

Detil informasi yang cukup detil berdampak pada efort yang cukup memerlukan waktu dan tenaga. Akhirnya, ulasan ini menjadi satu sisi pandang lain tentang pentingnya tim pendukung yang memiliki porsi pada pengolahan data dan pemberkasan arsip. Dari sinilah, tim arsip melek substansi infrastruktur Migas dan sedikit kenal dengan luasnya nusantara

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar