Khotib Dadakan

Kedua kalinya, aku terdesak kebutuhan keberjamahan sebagai Khotib Sholat Jumat. Bahkan terbilang nekat, keputusan di 10 menit menjelang terlaksananya ritual mingguan. Tanggal 18 September 2020, kelar berselancar via Internet dan kumandang Adzan kedua, dengan gaya berpidato aku membaca laman Internet 👇 

https://www.google.com/amp/unida.gontor.ac.id/khutbah-jumat-singkat/amp/

Teringat, kisah driver taksi yang kini menjadi tokoh agama di sekitar terminal depok. Bermula terdesak situasi sebagai jamaah, memberanikan diri untuk bertindak sebagai khotib jumat dadakan, kini sebagai ketua masjid terminal depok yang sebentar lagi dimodernisasi.

Begitulah kiranya cerita dibalik misterinya kehidupan. Tuntutan kondisi yang tidak terduga duga, apalah itu istilah dillalah atau kebetulan ilahiah, akan menuntun kehidupan masing-masing orang. 

Baca juga ttps://muhamadonlinecom.wordpress.com/2020/06/06/sholat-jumat-dalam-zona-merah/?preview=true

Akhirnya, memaknai Khotib Jumat Dadakan, bukan karena tingkat kesalehan. Bahkan bukan pula ilmu agama yang dipunyai. Namun kenekatan demi rasa keberjamahan diantara warga muslim. Semoga berkenan. 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

2 tanggapan untuk “Khotib Dadakan

Tinggalkan komentar