Bengkel Ahass “Scoopyku”

Parah…lebih dari lima tahun, motorku tak pernah masuk bengkel resmi ahas. Senin, 23 November 2020, Rp. 788.000, – di ahass Cilandak. Sarana transport keseharianku ke kantor perlu tune up, oli mpxz, oli gir, jasa servise CVT, grease CVT, filter, Kampas gandok Kzl, silganda, mangkok ganda, belt drive, peace Slide, roller, busi

Pada 8 September, aku kena macet gegara belt rontok. Bengkel di pinggir jalan raya Sawangan, menjadi penenang perjalanan pulangku dari rumpin Bogor ke tanah baru Beji Depok. 

Hasil settingan onderdil dalam CVT itu kurang sempurna. Laju motor seolah terganjal pada kecepatan di atas 40 KM. Roller yang telah aus kala retur dg bekas itu, menyisakan hambatan sistem mesin. 

Lambaian tangan montir bernama Ali, mendekatkan tawrran penggantian sparepart. Tawaran servis berat, bertemu pada penggantian onderdil dengan beaya servise dan oli mendekati 800 ribu. 

Sebelum jam sembilan pagi, tiada satu pun konsumen selain motorku di bengkel ahass Cilandak motor, . Mungkin masa pandemi COVID19 telah membuat sepi bengkel resmi Honda itu. Pada lima tahun yang lalu, kedatanganku di bengkel ini bersama waktu ngontrak di belakang pengadilan Agama Jakarta Selatan. 

Ditemani oleh seduhan kopi lion cap Bulan dari warung depan kolam renang Marinir, kuuntai kata kata demi dokumentasi pribadi. Kata yang bisa jadi tak sejelas  kata kata di tembok bengkel. Kata “Dilarang masuk area service” , “silahkan menunggu di ruang tunggu”, “terimakasih atas kepercayaan anda” , “mohon untuk tidak merokok”, “hari minggu/libur tetep buka” . 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Satu pendapat untuk “Bengkel Ahass “Scoopyku”

Tinggalkan komentar