
Kawasan Universitas Indonesia menjadi tema sepedaanku yang ke sembilan sejak tahun lalu. Sabtu, 2 Januari 2020, cukup cuci muka dan membawa bekal susu UHT dari lemari pendingin, tancap pedal ke Pos Security VTB. Telah menanti pak ketua dan sekretaris RT 10 yang telah merencanakan rute sepedaan di hari sebelumnya.

15, 7 Kilo Meter Pulang Pergi cukup membakar kalori. Terlebih bukan sekedar kedua kaki namun kedua tangan untuk mengangkat sepeda. Ya.. Jalur yang dihalangi portal, terpaksa dilewati dengan mengangkat sepeda.

Pun sesampai di jalan setapak pada Hutan UI. Pohon besar yang tumbang melintangi rute sepedaan dan track joging tidak permanen, memaksa pesepeda melakukan angkat sepeda. Aku bersama pak baderi dan pak eko, menemukan beberapa rombongan pesepeda lainnya. Lega…rasa hati, bukan karena merasa benar mempergunakan jalur atau rute sepedaan Hutan yang sudah ditandai larangan. Lega, karena tidkk merasa sendiri 😅😅😅

Kawasan UI seluas 320 Hektare dengan Luas SITU 17,5 Hektare menjadi cacatan dalam sepedaan kali ini. Kawasan hijau kurang lebih 75 persen dari ulasan kawasan UI tentu menghasilkan oksigen murni yang berguna pada kebugaran tubuh. Berharap memetik manfaat oksigen murni

Pun tatkala berfoto di kampus yang mentereng seantero nusantara. Pose persis di depan tanaman membentuk logo kampus dan tembok bertuliskan Universitas Indonesia itu, membawa kenangan. Karena tak banyak orang yang mampu mendekati karena ketiadaan akses jalan. Yang ada hanya jalan setapak melewati hutan UI.