
Foto yang dominan di atas memperlihatkan berkas inaktif yang diurutkan sesuai nomor definifif. Terlihat arsip belum dibungkus dengan folder.
Proses penataan arsip inaktif sebagaimana gambar diatas, ialah pasca tahap manuver berkas. Sebelum nantinya penempatan berkas ke dalam boks, perlu dikroscek kembali atas duplikasi yang berlebih, kesamaan masalah dan kesesuaian uraian informasi.
Per hari ini, tugas ku mengecek berkas inaktif hasil penomoran definitif yang disusun berurut. Teguh dan Avis membantuku membungkus berkas dengan map dnn menempatkan berkas inaktif ke dalam boks yang telah aku periksa.
Proses ini yang membawa wawasanku semakin terbuka terhadap peran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dalam pembangunan.
Satu pendapat untuk “Manuver Berkas”