Sleman Lagi

Galau pun tumpas dengan perjalanan ke Kampung Kelahiran. Akhir dari kegalauan, terobati dengan 12 jam menuju Sleman. Persis di dua tahun lalu (2019), 👇 https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/04/08/ke-sleman-lagi/?preview=true

Tiada liburan jika tidak ke Sleman. Bagiku, ke Sleman bisa lebih dari liburan. Beranjak dari Sleman, kembali merestart eksistensi dari segala kegaduhan di dunia. “perasaan baper pun sirna” pungkas ku. Karena dari Sleman, diri ini bukan siapa siapa, dan tidak berpunya apa apa. Tiada berpantas merasa kehilangan bahkan dibilang mengalami kerugian, itu karena kukembalikan pada jiwaku saat berada di kampung kelahiran yakni Sleman. 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar