
“Sebelahnya bu Siti Nurbaya, pak Tjahyo Kumolo” ungkap Arsiparis Madya Tranformasi Jabatan pada Biro Umum pada 9/6 19.27 WIB di WAG Arsiparis Kementerian ESDM. Selalu Koordinator Tata Usaha dan Kearsipan, beliau hadir langsung di Gedung Arsip di Jl. Gajahmada Jakarta.
“Saya mendampingi pak Endang Sutisna” katanya. Dan benar, perwakilan Kementerian ESDM dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan kinerja Kearsipan di Tahun 2020 pada peringkat Tiga Besar (Kategori Kementerian). Menteri PAN &RB pada kabinet Indonesia Maju menyerahkan penghargaan dengan disaksikan Plt. Kepala ANRI kepada Kepala Biro Umum Kementerian ESDM.

Raihan prestasi yang melonjak dari tahun lalu yang kala itu, drescode blangkon dikenakan Kabag TUK KESDM. Baca juga 👇👇

Akhirnya, aku pun terdampar pada pemaknaan penghargaan sistem pengelolaan arsip negara yang telah digondol oleh Unit Kearsipan KESDM. Apa maknanya? Tentu bukan berjiwa haus penghargaan. Terlebih disertai jiwa menuntut lebih atas bentuk harga urusan lain atau orang lain.
Last aku tulis ungkapan heroik tentara laut Yos Sudarso “jangan tanyakan apa yang Negara berikan, tapi tanyalah apa yang telah kita berikan kepada Negara” Begitu juga kala Gus Baha mengkhutbahkan Tarikh Nabi Muhammad. Janji Nabi kepada Sahabat Anshor untuk kembali bersama Kekasih Allah telah mengalahkan rasa kepemilikan harta benda dari perang/berjuang.