Sepedaan Ngantor ke-4 (demi Imun) 

Pak Nurul, request tulisan berjudul meningkatkan imun” ujar pak Basuki kepadaku pada Selasa siang, 6 Juli 2021 kala rehat. Pak Basuki, bagiku seorang legend. Selain itu, sosok setia dalam tarekatnya, alias mulia dalam pilihan dan penerimaan atas pekerjaannya. 

Kalimat tanya pak Basuki diatas, seolah memberikan pengajaran kepadaku, betapa pentingnya “Imun“. Pak Basuki bukan bertanya untuk mencari jawaban. Beliau merequest tulisan yang berjudul meningkatkan imunitas tubuh untuk menyebar pesan positif.

Tentu bukan Imun yang diperjualbelikan oleh pialang, makelar bahkan sampai konsultan ahli. Bukan pula semata imun yang terbentuk dari pertukaran nilai rupiah saja. Apalagi imun dari produk modern yang sudah di iklan iklankan. Pokoknya imun dari diri manusia untuk menghadapi kondisi wabah Covid yang terdengar mengganas. 

Akhirnya, sepedaan ngantor yang keempat dari VTB Beji Depok Jawa Barat ke Gedung Ibnu Sutowo Jakarta Selatan (20 KM), bertemu dengan nasehat Pak Basuki. Kurang tau, apakah pak Basuki setuju dengan pemikiranku. Bahwa satu diantara banyak hal untuk meningkatkan imun ialah bersepeda ke kantor

Nasihat Mbah “Sepeda 🚴, alat transportasi paling praktis, membahagiakan, menghidupkan kecerdasan emosi, dan paling manusiawi“. Bahkan kata Mbah Nun (Emha Ainun Nadjib), bersepeda ke kantor ciri peradaban atau budaya manusia yang adi luhung meski berasal dari dunia belahan barat. 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar