Sepedaan Ngantor 5 (pasukan med-kit Covid) 

Kena pengecekan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) enggak mas, kalo naik sepedaan ke kantor?” Tanya Ryan dkk di parkiran lantai lima. Sebelum jam dua siang bertolak kembali ke rumah, kudapati pertanyaan itu di pos pasukan supporting medical kit untuk para pegawai yang terpapar covid. 

Sepeda 🚴 menjadi pilihan sarana transportasi  berjarak lebih dari 20 (empat puluh) kilo meter, dari rumah ke kantor. Setidaknya hari ini Selasa, 13 Juli 2021 menjadi kali kelima bagiku sejak bulan Juni 2021. Sepedaan ngantor bukan rekreasi, namun sepeda untuk bekerja. Ya bisa jadi mengikuti anjuran meminimalisir kerumunan di dalam sarana transportasi. 

Kenapa datang ke kantor” Tanya Bapak Plt. koordinator yang membayangiku sepanjang jalan pulang. Butuh presisi yang tepat dalam memaknai kalimat tanya tersebut, meski telah terucap dengan nada bercanda “hanya sepedaan saja pak

Akhirnya sepedaan ngantor ke-5, bertemu dengan pasukan medikal kit Covid. Meski PPKM darurat, instansi pemerintah tetap memastikan tugas dan fungsi berjalan dengan baik. Ada goal, ada hasil kerja, output probis, ada kepemilikan tugas kantor bahkan menjawab tuntutan unit kerja yang menjadi pertanggungjawaban dalam kedudukan ASN pada perannya masing masing. 

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar