JF, Jarang Fungsi ke Jabatan Final

PNS ESDM dituntut mampu menarasikan Energi dan Sumber Daya Pertambangan dalam perbincangan kemasyarakatan” Poin dari presentasi Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian ESDM. 

Gaung Tranformasi Jabatan lebih menyeruak ketimbang Penyederhanaan Birokrasi yang menimbulkan kesan Fungsional rasa Struktural” Poin dari Bapak Abah (Kemenpan RB) 

Aturan main dari Tujuh Profil JF Binaan KESDM yakni Inspektur Migas, Inspektur Listrik, Inspektur Tambang, Inspektur Panas Bumi, Pengamat Gunung Api dan Pengawas Pertambangan perlu penyesuaian dengan PP Manajemen PNS” Poin dari Bapak Istiadi (Kemenpan RB) 

Perlibatan stakeholder sejak Organisasi Profesi, Instansi Pembina, Instansi Pengguna, bersama Otoritas Kepegawaian Negara dan Regulator makro PAN dan RB menjadi kerangka holistik dalam perbaikan berkelanjutan dalam human capital development ” Poin dari Bapak Herman, BKN

Berpoin poin itu ⬆, kesimpulanku pada hari Kamis, 22 Juli 2021. Simpulan pribadi lepas mengikuti seminar sehari bertemakan pembinaan jabatan fungsional di lingkungan KESDM. “Aneh tapi nyata” pikirku dalam hati. Bak konser musik, kampanye parpol di lapangan luas atau siaran langsung oleh stasiun televisi. Berkah Pandemi Covid 19, menembus pembatas laju informasi pembinaan jabatan fungsional. 

Seribu lebih PNS Kementerian ESDM Dalam aplikasi Zoom, dikabarkan oleh Bapak Rizjwi, Kepala Biro SDM. Penampakan keterlibatan ribuan orang dalam satu acara tersebut bahkan di saat adanya pembatasan sosial kemasyarakatandan kembali memantik nalar transformasi digital.

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar