“ASN memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat” Kalimat magis dalam peran penghambaan kepada Tuhan. Kalimat tersebut menjadi panduan perilaku dari satu akronim “Ber–AKHLAK” Apa yang dilakukan atau dipersiapkan untuk dapat mewujudkan kalimat magis di atas?
ASN memerlukan sikap ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan. Senyum, bisa jadi pengiring sifat ramah. Keramahan diri bukan semata karena orang lain, bahkan perlu ramah dengan apa yang diperspektifkan dengan roda organisasi birokrasi.
Untuk itu, panduan perilaku ketiga yakni terus melakukan perbaikan tiada henti. Tak muluk sih, beriring dengan dogma “hari ini berusaha lebih baik dari hari kemaren”. Melalui pendekatan, terus bergerak, terus berkata, dan terus berfokus yang disingkat dengan GKF, ACT mendampingi pembelajaran pembekalan Agen Perubahan (AP)
Pembekalan AP kepada 80 pegawai yang diselenggarakan oleh PPSDM Aparatur KESDM, dibuka oleh Endang Sutisna, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana pada Sekretariat Jenderal. Selasa, 14 September 2021, secara daring disampaikan bahwa untuk kedua kalinya, BPSDM menggandeng Ari Gynandjar bersama Tim ACT untuk menjadi fasilitator dalam pelaksanaan internalisasi nilai ASN yang telah diluncurkan Presiden RI.