Lahir di akhir bulan dua belas, bertahunkan 1958. Menjelang 62 tahun yang nanti beriiring suara terompet pergantian tahun. Gigi yang sudah tidak lengkap, mengurangi gelak dan tawa lepasnya. Sorot mata yang berbeda di beberapa taun ini, memuncak di 26 September 2021. Bapaku diberikan ujian dengan sakit.
Infeksi Saluran Kemih (ISK), memaksa ketegaran diri menerima selang itu. Terapi karteter untuk air warna kuning. Tampungan harus ikut kemana pun bergerak seminggu kedepan. Malu” bisik lirihnya, sesaat keluar dari ruang periksa yang ditungguinnya berjam jam itu.
“Sakit”, bisik perut bagian atas di malam selasa. Senin 25 September 2021 sekitar jam 9 malem, tawaranku ke RSA UGM menjadi penghiburnya. Suntikan peredam sakit perut bagian atas dan cek detak jantung dg alat mengantar tidurnya menjelang senin.
Kegagalan senin untuk melihat Prostate seukuran 18cm, menambah pengayaan buatku. “Selasa datang lagi, sebelum kontrol ke dokter krologi” Kata dokter maya spesialis radiologi. Pasalnya, kantong kemih bener2 kosong hingga ultrasonik pendeteksi organ dalam bagian bawah tak mendeteksi apapun.
Selasa, 25 September 2021 sejam lepas bedug siang kembali meluncur ke griya sehat Hermina Di Maguwoharjo Sleman. Ya…Rumah Sakit rujukan Faskes tingkat pertama, Puskesmas Sleman nampak padet di parkiran. Dan betul, berjubel antrian sejak pendaftaran demi teratur nya layanan poliklinik dengan spesialis di beberapa ruang itu.
“Dok, apakah melepas carteter hari ini akan kemungkinan timbul rasa sakit di bapak saya” Tanyaku kepada dokter yang masih terlihat muda itu. Tanyaku demi memberi kelegaan orang tua atas rasa sakit dan risi dari terapi carteter itu.
Berikut konsultasi yang terekam di otaku dari pakar kesehatan spesialis urologi, dokter dwi prayogo:
- Hasil USG bagian atas, normal bagus
- Hasil USG bagian bawah (kantong kemih, ada benjolan kecil dan jinak
- Akan dilanjutkan terapi karteter selang sampai kontrol berikutnya
- Akan diterapi obat, sambil menunggu perkembangan
- Keringat di malam hari akan dievaluasi oleh dokter
- sakit perut bagian atas dan keringat dingin bukan efek dari prostat