Ikan Mas, Gurami, Nila, cumi, udang terpajang di sudut muka warung makan Sambal Dadakan. Ayam paha maupun dada jenis kampung dan bukan ras pun tersaji siap dipilih oleh pelanggan.
Jargon “pedasnya melejit” lebih menyerupai warung sambel setan yang merebak seantero jakarta dan sekitarnya. Terik matahari tepat di atas kepala, menjadi saksi lidah dan indra perasa pedas. Minggu, 30 Oktober 2021 berada di warung Sambel Dadakan 2 tepat di selatan flyover gaplek.
“Ikan mas dua, ayam paham kampung satu, untuk tiga orang” Pesanku kepada pelayan dalam suasana riuh. Warung yang memiliki parkiran cukup beberapa mobil itu menarik untuk singgah. Selain lapar, keramaian penjaja yang belum lama buka menghentikan laju kendaraan di daerah yang rutin kulintasi tiap akhir pekan.
Akhirnya kuliner, menghiasi waktu di akhir pekan. Satu diantara interaksi antar keluarga, kolega, tetangga, sanak saudara dibungkus dengan kuliner akhir pekan. Pun, keluarga kecil yang didirikan sejak 12 September 2012 yakni cerita perjalanan keluargaku.