Dusun Ndemi Bantul, membuka puasa kedua di Yogyakarta tahun ini. Bentuk penerimaan dan kasih sayang kepada Bapak, menjelmakan hubungan kekerabatan baru. Dua unit televisi merk Coocaa menjadi pelengkap keterhubungan bapak kepada anaknya. Disertai ungkapan terima kasih atas segala yang sempat diberikan kepada anaknya.
Berapa duit saja jika ditotal untuk singgah selama puluhan tahun di rumah bapak. Ada 29.000 hari, tentu akan mencatatkan puluhan juta. Sudah wajar jika harus mengembalikan biaya sebesar itu untuk sekedar merongankan hutang budi kehidupan dunia.
Berada di java village resort ini, kudapatkan makna berapa besar biaya untuk singgah bermalam. Hotel berbintang di kabupaten Sleman bermalam untuk tiga malam saja sudah lebih dari satu juta. Bagaimana dengan 29.000 malam menyinggahi rumah bapak???. Tentu tujuh milyar yang harus aku kembalikan untuk mengganti biaya singgah selama 27 tahun.
Inilah catatan hayalku. Dimana merasa berhutang budi dengan kehadiran Bapak. Selain pengakuan sosial sebagai orang tua, ada budi baik yang tertanam untuk ku ilhami sebagai bentuk Karunia Tuhan. Berharap tidak keluar dari konsep syukur sebagai makhluk Ciptaan Nya