Perpisahan Kasubag Tata Usaha

Dari dulu, wanita senantiasa mengisi hati kita, bukan karena pecinta wanita, semua pun mengangguk ada sosok ibu sebagai wanita, manusia pertama dalam hidup kita

Wanita pun menjadi pusaran cerita di tiap berita, contoh nyata, kisah tembakan senjata di duren tiga.

Kala pertama masuk kerja, aku jumpa wanita perkasa , nama evita… Lanjut dengan Direktur teknik pertama ibi surya, dan bu rini sesditjen pertama kita. Samudera ilmu dan pelajaran kehidupan nyata ada di sosok wanita

Perempuan bisa, adalah ungkapan untuk kesan bu ike kasubag tata usaha. Insinyur perminyakan Universitas Trisakti yang mengambil sumpah PNS pada tanggal 25 Maret 1986 dihadapan Kepala Lemigas, Ditjen Migas. Menduduki jabatan Penata Muda terus berkarya (37 tahun) tak pernah melewati sedikit pun peluang untuk maju meraih masa jaya.

Lepas yudisium Magister Manajemen, kepercayaan sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian pada tahun 2009 tak dijadikan sia sia. Pak dani, mbak rubi, mbak Novi dan kawan kawan berhasil ke China.

Sampai di tahun ketiga tepat tahun 2012 kembali ke wilayah kerja, Direktorat yang turut menumbuhkan semangat insinyur Perminyakan Tri Sakti. Meski wanita, ketegasan dalam bimbingan tak menolehkan fokus para staf bekerja. Tak hanya kerja pun raihan sejahtera serta pembelaan kepada studi anak buahnya. Itu ceritanya waktu memberikan paraf tugas belajar untuk pak Hotma…

Singkat cerita, mampu kembali bersama kita bahkan tatkala pejabat pria yang sempat mengalami badai ujian bekerja, bagiku sangat luar biasa. Ikatan relasi dan semangatnya, menyatakan diri dalam bingkai kesetiakawanan solid begitu terbina.

Juli 2019, tata usaha pun dipertemukan Wanita Bisa. Luar biasa dalam setiap langkah dan geraknya. Tak perlu butuh waktu dalam penyesuaian, gap keteknikan ke sekretariatan memang jauh berbeda.

Bersama bimbingan kerjanya, tata usaha mampu menghadirkan eselon dua dalam acaranya. Bukan sekali tapi ketiga. Arsip Migas pun dikenalkan industri Hulu migas, waktu itu kita diajak ke PUDC pasar minggu. Rapat di Taman Tekno PND, dan di akhir taun 2021 rutin berkunjung ke Mahkamah Konstitusi, Kementerian Perhubungan, PGN, PPATK, Planologi Kehutanan.

Akhirnya, ungkapan kalimat Presiden Amerika mengakhiri kesan pesan staf kepada atasan yang Purnanhakti. “Jangan Kau tanya kan apa yang negara berikan, tapi tanyakan pada kita apa yang telah kita kerjakan demi negara.

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar