Busway TransJakarta

Usai revitalisasi, layanan transportasi terintegrasi di Ibukota manarik minatku sebagai pelanggan. Rute Ragunan ke Kuningan Madya Aini menjadi memori yang terus diukir dalam kenanganku.

Rapi dan Apik penataan terutama shelter Ragunan. Selasa, 28 Februari 2023 di pagi hari, layanan penjualan tiket berupa kartu melalui mesin itu menjadi pengalaman pertamaku. Keramahan petugasnya yang menjelaskan cara bertransaksi melalui mesin kotak penjualan tiket bus dengan pecahan Rp.20.000 telah ikut mengantar perjalanku menuju kantor.

Layanan Transportasi di Jakarta ini masih mempersyaratkan masker untuk dapat mengikuti perjalanan menuju tujuan yang telah disediakan. Aku yang kelupaan membawa masker, diberikan gratis oleh petugas berseragam bertuliskan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Antrian menuju ke busway pada jam delapan pagi, tak begitu panjang. Tak sampai lima menit, aku pun mendapati tempat duduk di bagian belakang untuk tujuan akhir Halimun. Waktu perjalanan mencatatkan 45 menit sebelum meninggalkan halte pemberhentian yang berada dibawah moda angkutan kereta LRT.

Pada perjalanan balek menuju Ragunan, laju busway sangat terhambat. Tak nampak Jalur khusus sepanjang HR Rasuna Said yang seharusnya dilengkapi pembatas sejak adanya proyek pembangunan LRT. Underpas Mampang dan beberapa jalur putar balik menyebabkan antrian busway yang tak terelakkan.

Tak ayal, perlu satu jam untuk sampai di pemberhentian kuningan timur sebagai pemberhentian transit rute yang lain. Sampai disini, kegelisahanku melihat laju kendaraan motor yang begitu kencang. dalam otak pun berkata “tau gini naik motor aja yach” hahahaha.

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Tinggalkan komentar