6th Dipta

Selain anugerah dari Sang Khaliq, kehadiranmu bisa jadi adalah penuntun kehidupanku. Kehadiran sosok anak yang kuberikan nama Abiyoso Praditpa Muhamad. Pemaknaan kata “penuntun hidup” diatas memang begitu liar, seperti mendudukkan keinginanmu di tiap menjelang tidur. Saat ku harus mengimbangi keliaran insting manusia baru tampil di dunia. Serasa panglima yang menginstruksikan arahan kepada pasukannya. Jika akuLanjutkan membaca “6th Dipta”

Mall

Tidak biasanya. Mall Pesona Depok, Mall Park Sawangan (dua kali), Aeon Mall Sentul Bogor, Mall Ciputra Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan, Cilandak Town Square, menjadi penghibur di akhir pekan bersama keluarga.  Pilihan untuk mengalihkan tidur disaat puasa membawa ke pusat perbelanjaan. Pilihan yang bisa jadi kurang tepat, ditambah dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk melihatLanjutkan membaca “Mall”

Dipta, Iqra

Tumbuh kembang Dipta semoga menjadi anak penerus tradisi sujud. Senin, 1 Maret 2021 ini, perdana baginya mengikuti tatap muka dengan sekolah di bulan ketiga tahun 2021. Setahun di masa Pandemi COVID 19, fenomena orang tua meluangkan waktu demi anaknya seolah berjalan lancar. Seperti aku, yang masih menikmati mengantar dan menunggu Dipta.  Pembiasaan membunyikan huruf arabLanjutkan membaca “Dipta, Iqra”

TK, Dipta

Rutin mengantar anak ke sekolah, sempat kumaknai sebagai kekuatan dalam kesuksesan mengasuh anak sampai ke gerbang kehidupan selanjutnya. Istilah “rutin“, mengandung perbuatan secara terus menerus tanpa kenal menyerah.  https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/11/abiyoso-pradipta-m/ Senin, 22 Februari 2021 aku mengantar Dipta kembali ke sekolah. Hari ini menjadi hari satu satunya sejak awal Februari 2021 Dipta masuk sekolah. Uang SPP yangLanjutkan membaca “TK, Dipta”

Tiga Pendekar

Kalian bertiga, pengajarku. Rengekan kalian menjelang malam, mengajarkanku, berharganya mengistirahatkan raga. Teriakan minta susu atau kalimat “laper”, mengajarkanku betapa perlunya menjaga raga. Kalian bertiga, guruku. Cara kalian minta perhatian, mengajariku pentingnya gendong dan belaian. Keinginan kalian, menyibak arti tanggung jawab. Canda riang kalian menyudutkanku untuk lekas kembali ke rumah. Kalian bertiga, titipanNya.

Raport Nasywa

Matematika dengan skor A, bisa jadi nilai obyektif untuk Nasywa. Namun pada mata pelajaran Bahasa Indonesia mencatatkan skor lebih rendah, yakni B. Nasywa yang sering tenggelam dalam aktivitas membaca buku cerita, belum menjadi kriteria penilaian pihak sekolah.  Desember 2020 adalah kali pertama Nasywa menerima Raport peserta didik di Sekolah Dasar. Meski belum sekalipun menghadiri kelasLanjutkan membaca “Raport Nasywa”