Tersisa 113 organ atau Jabatan struktural. Sederhananya birokrasi di Kementerian ESDM sejak diundangkan pada 29 Juni 2021. Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 tahun 2021, telah “mencabut” aturan organisasi sebelumnya yaitu Permen ESDM 9/2012, 5/2013 dan 13/2016. Pembaca dapat mengklik pranalar untuk mengkakses dokumen pdf nya 👇 https://jdih.esdm.go.id/index.php/web/result/2159/detail Pengaturan organisasi Kementerian ESDM, mempertimbangkan rekomendasi tertulis dariLanjutkan membaca “Sederhananya Organisasi KESDM”
Arsip Kategori: ESDM
JF, Jarang Fungsi ke Jabatan Final
“PNS ESDM dituntut mampu menarasikan Energi dan Sumber Daya Pertambangan dalam perbincangan kemasyarakatan” Poin dari presentasi Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian ESDM. “Gaung Tranformasi Jabatan lebih menyeruak ketimbang Penyederhanaan Birokrasi yang menimbulkan kesan Fungsional rasa Struktural” Poin dari Bapak Abah (Kemenpan RB) “Aturan main dari Tujuh Profil JF Binaan KESDM yakni Inspektur Migas, Inspektur Listrik, InspekturLanjutkan membaca “JF, Jarang Fungsi ke Jabatan Final”
Ditjen Migas 1966
Mayor Djenderal TNI Dr. IBNU SUTOWO mengatur Lapangan kerja, Tugas dan Susunan Organisasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi serta unit unit lain dalam lingkungannya pada tanggal 26 Nopember 1966 dengan Peraturan Nomor 151/D.D/MIGAS/1966. Berada di bawah Menteri Utama Bidang Industri dan Pembangunan, tahun 1966 mulai dikenal numenkelatur “Direktur Djenderal” yang memimpin Direktorat Jenderal MigasLanjutkan membaca “Ditjen Migas 1966”
Chaerul Saleh
Nama besar “Chaerul Saleh” diabadikan dengan penamaan Gedung Kementerian ESDM. Berdiri Menjulang Gedung Chaerul Saleh yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gedung Perkantoran Instansi Pemerintah atau Kementerian yang mengurus Energi dan Sumber Daya Mineral. Selain sebagai Menteri Pembangunan, tercatat sebagai Menteri Urusan Minyak dan Gas Bumi. Pada perkembangannya beliau lebih terkenal sebagai sosok MenteriLanjutkan membaca “Chaerul Saleh”
Cikal Bakal urusan Pertambangan
Mbah nya ESDM itu dibawah Menteri Pembangunan / Perindustrian Dasar, tersebutlah Jang Mulia Chaerul Saleh. Melalui arsip 1961, cakrawala pun terbawa ke masa silam. Masa dimana di sekolah dulu dikenakan dengan istilah Orde Lama, Demokrasi terpimpin. Penyebutan jabatan menteri dengan sebutan “Jang Mulia” menjadi ciri dari Kabinet Perdana Menteri. Ada seorang pembantu utama Menteri PerindustrianLanjutkan membaca “Cikal Bakal urusan Pertambangan”
Taat_Patuh Unit Kearsipan (UK) KESDM
“… tidak ada lagi di kolong kolong ada berkas, dan di lorong lorong ada arsip, itu tantangan bapak ibu…” , penggalan harapan Pembina Kearsipan tingkat nasional M. Taufik pada Rakornas Pengawasan Kearsipan tahun 2021. Chek di channel YouTube 👇 https://youtu.be/qNPdO1mC_lw Secara lugas, Plt. Kepala ANRI menantang kearsipan dapat memberikan suasana nyaman pada tata perkantoran. KearsipanLanjutkan membaca “Taat_Patuh Unit Kearsipan (UK) KESDM”
Memori Kolektif, Kondisi GeologiÂ
Tragedi sosial yang bermula dari kondisi Geologi di sekitar lokasi Sumur Banjar Panji – I Sidoarjo Jawa Timur, kira2 pada 15 tahun yang lalu, meninggalkan memori kolektif. Pada 14 Juni 2006, Bapak Purnomo Yusgiantoro selaku Menteri ESDM menerbitkan Keputusan tentang Tim Investasi Masalah Semburan Lumpur. Selanjutnya, terbentuk Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Lapindo di SidoarjoLanjutkan membaca “Memori Kolektif, Kondisi Geologi “
Tim Teknis Landas Kontinen
Tugas Tim teknis landas Kontinen sebagaimana yang tertulis di Surat Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi ialah mempersiapkan aspek teknis dan yuridis perundingan garis batas landas Kontinen dengan negara tetangga. Terhadap masalah yang timbul pada wilayah yang masih menjadi sengketa (disputed area), Tim teknis Landas Kontinen memberikan rekomendasi teknis dan yuridis yang dilaporkan secara tertulis kepadaLanjutkan membaca “Tim Teknis Landas Kontinen”
Ranjau Laut
Membebaskan perairan Indonesia dari segala jenis ranjau laut sehingga menjamin keamanan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi migas di lepas pantai dan lalu lintas pelayaran kapal tangki 1978 – 1985 : Proyek Penelitian/Pembersihan Ranjau Laut dilandasi pada Daftar Isian Proyek atawa disingkat DIP. Dengan bersihnya perairan laut dari ranjau akan menunjang peningkatan pertambangan migas sehingga mendukung peningkatanLanjutkan membaca “Ranjau Laut”
Lomba Hemat Energi
“Tantangan pengelolaan sistem tata cahaya dan tata udara pada Perkantoran berdampak pada Gedung Hemat Energi, selain perilaku para pegawai dan tim gugus hemat energi” menjadi kalimat akhir paparan narasumber pertama, Praktisi Manajemen Building Gedung Hemat Energi ( PT Arkon Pratama) Di dalam sistem tata cahaya dan udara terdapat potensi penghematan energi. Bahkan buruknya sistem tataLanjutkan membaca “Lomba Hemat Energi”