Arsip Barang Milik Negara

Pengetahuan proses bisnis menjadi penting, sebagai bekal ketepatan dalam pengarsipan. Maka seorang  arsiparis mau tidak mau perlu menyelami setiap bisnis proses suatu urusan pemerintahan. Kenapa? Selain kearsipan memiliki dua keterukuran dengan prinsipal of provenance (mengembalikan kepada unit pencipta arsip), mencuat keras metode penyusunan klasifikasi arsip mendasarkan analisa tugas dan fungsi organisasi. Minggu lalu, bersama kolegaLanjutkan membaca “Arsip Barang Milik Negara”

Momong & Gowes Pagi

Bersepeda di pagi hari menjadi hal yang membahagiakan bagi kedua anaku. Nasywa dan Dipta begitu semangat di beberapa minggu terakhir ini. Setelah mahir di jalanan komplek, ajakan ku bersepeda di jalan umum membuat mereka penasaran. Layaknya hari yang telah berlalu, pagi ini 4 November 2020 Kak Nasywa terbangun sejak subuh hari demi menantikan aktivitas sepeda. Lanjutkan membaca “Momong & Gowes Pagi”

Materialistik & Arsip Statis

Nyatanya, pola pikir kearsipan terbelenggu aspek fisik materi atau media rekam informasi. Disaat informasi menjadi komoditas yang menggiurkan, atau informasi senantiasa dikaitkan dengan teknologi demi peningkatan kesejahteraan kehidupan, nyatanya kearsipan masih terjerembab pada aspek materiil. Apakah ini memang ciri khas kearsipan diantara rumpun urusan kehidupan pada obyek informasi???  Melalui surat kepala Biro Umum KESDM tanggalLanjutkan membaca “Materialistik & Arsip Statis”

Anggaran penyelamatan dan pelestarian arsip

Melalui Surat tertanggal 6 Februari 2020, Sekretaris Jenderal menyampaikan informasi kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Migas terkait monitoring dan supervisi dalam rangka menjamin penyelamatan dan Pelestarian Arsip Kementerian ESDM.  Surat tersebut dimaksudkan untuk mendorong penambahan anggaran kearsipan. Pun sekaligus menjadi pembaruan semangat dalam menguntai inisiasi kearsipan pasca ditandatangani Peraturan Menteri Nomor 2 Tahun 2020 tentang PenyelenggaraanLanjutkan membaca “Anggaran penyelamatan dan pelestarian arsip”

Transmisi Manusia

Menjelang petang, suara sholawat dan puji pujian terdengar dari 🔊 pengeras di Perumahan Villa Tanah Baru Beji Depok Jawa Barat. Suara itu menjadi ciri khas yang bisa jadi tak ditemui di Bali. Begitu pula di daerah tertentu dimana saat menjalani perjalanan luar kota.  Bukan karena tidak ada suara, namun telinga dan kondisi tak serilek saatLanjutkan membaca “Transmisi Manusia”

Kalimat Sempurna, Tanpa Makna

Malam itu di Kecamatan Benteng Selayar, seorang teman mengenalkan kepadaku tentang seorang temannya. “ini ibunya anak anak” katanya sembari mengajaku masuk ke kendaraan. Ajakan makan malam dari teman sekantor itu telah membawaku menemukan kalimat sempurna namun tanpa makna.  Sering kita jumpai kalimat yang sempurna namun tidak terkandung makna di dalamnya. Mengucapkan suatu kalimat, belum tentuLanjutkan membaca “Kalimat Sempurna, Tanpa Makna”

Cocok Logi di Obrolan Sarabba

“coba untuk tidak terlalu memikirkan kata” kongkalingkong“, kataku dalam obrolan Sarabba. Aku harus mengambil permisalan untuk menambahkan penjelasan kepada mereka. Semisal tatkala di otak hanya ada teh panas, maka di meja ini terhidang teh panas. Namun tatkala tadi aku pesan Sarabba, bisa jadi sarabba di meja ini. Tentu tidak ada kopi di meja ini, karenaLanjutkan membaca “Cocok Logi di Obrolan Sarabba”

Pantai Punagaan, Selayar

Disela perjalanan ke Selayar, menyelam di pantai Punagaan Selayar dapat menjadi pilihan. Beberapa spot pantai ⛱ di Kepulauan Selayar cukup eksotik dan masih menunjukkan keperawanannya. Misalnya di Pantai Punagaan dimana masih dikelola warga setempat, menyajikan wisata alam bawah laut dangkal dengan keindahan terumbu karang.  Kemampuan menyelam amatiran yang kupunyai, tidak menyulitkan untuk melihat habitat dasarLanjutkan membaca “Pantai Punagaan, Selayar”

Kuliner Ikan Kakatua, Selayar

Mumpung bisa singgah daerah Kepulauan, kesempatan makan ikan laut menjadi sesuatu yang berharga. Berada di lokasi kuliner sebelah Pelabuhan Benteng Selayar, berhentilah kendaraan Bang Zulfikar yang aku tumpangi. Setelah melihat situasi jejeran warung pinggir pantai dengan cerobong asap sarana bakaran ikan, ingatanku terbawa pada tiga tahun lalu. Pertama kali duduk menghadap sisi pelabuhan di KepulauanLanjutkan membaca “Kuliner Ikan Kakatua, Selayar”

Jauh dari Keluarga

Tampak kekompakkan mereka saat aku tinggal dinas ke luar kota. Bersama istri di rumah, menjalani waktu seiring kepergianku ke luar Jawa. Tertangkap gambar dari kamera terasa nuansa keluarga. Nalarku terantuk pada suatu kalimat, “bersama dengan mereka, terukir jiwa ragaku di dunia”. NASYWA, DIPTA, & RARA, ketiganya adalah titipan Allah, Tuhan Yang Maha Esa.  Sampai disini,Lanjutkan membaca “Jauh dari Keluarga”