Surat Presiden Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, kepada Menteri Pertambangan dan Energi, tertanggal 31 Desember 1998 [1]. Surat ini berisi persetujuan atas permohonan kontrak bagi hasil antara Pertamina dengan Apex (Yapen) Ltd.-Inggris untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. Lokasi kegiatan ini berada di daerah lepas pantai Yapen, Irian Jaya [1]. Presiden menginstruksikanLanjutkan membaca “Yapen Ltd Inggris di Irian Jaya 1998”
Arsip Kategori: Uncategorized
Memori Migas 1998
Arsip Keputusan Presiden, Menteri Pertambangan dan Energi dan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi kisaran tahun 1998 yang tertangkap antara lain keselamatan kerja, pengelolaan sumber daya, dan pengembangan energi Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1998 tentang Peninjauan Kembali Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak Dalam Negeri [29 Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 207.K/30/M.PE/1998 tentangLanjutkan membaca “Memori Migas 1998”
Surat Keputusan 1999
Sektor minyak dan gas bumi di Indonesia pada tahun 1999, mencakup aspek , standardisasi, pemasaran, lingkungan, pengadaan, hingga kebijakan energi nasional Nomor 2 TAHUN 1999 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 46 TAHUN 1980 tentang Badan Koordinasi Energi Nasional [13]. Nomor 10 TAHUN 1999 tentang Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak Dalam Negeri (termasuk AvgasLanjutkan membaca “Surat Keputusan 1999”
Arsip 1996
Sektor pertambangan minyak dan gas bumi di Indonesia pada tahun 1996 terganbar secara tematik diantaranya distribusi gas bumi untuk Rumah Tangga dan Industri, pengusahaan sumur tua, sertifikasi tenaga teknik, pelimpahan wewenang tahap pelaksanaan kontrak bagi hasil migas, dan spesifikasi bahan bakar 162.pdf: Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 162.K/92/M.PE/1996 tentang Penetapan Status Sementara Jaring DistribusiLanjutkan membaca “Arsip 1996”
SK Dirjen 1995
Sebanyak 15 dokumen Surat Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi dan Surat Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Republik Indonesia yang dikeluarkan pada tahun 1995. Beberapa topik utama yang dibahas dalam dokumen-dokumen tersebut meliputi: Keputusan Menteri tentang Rencana Induk Konservasi Energi Nasional (RIKEN) [3]. Pedoman Teknis Penyusunan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan LingkunganLanjutkan membaca “SK Dirjen 1995”
Arsip Sengketa Pulau
Isu kepemilikan NKRI atas kepulauan (ribuan pulau pulau) diagendakan melalui konsepsi arsip terjaga pada Undang Undang 43/2009 tentang Kearsipan. Para arsiparis selaku penjaga dokumen dan arsip negara diajak berfikir ulang atas kejadiaan raibnya Pulau Sipadan dan Ligitan ke negara tetangga. Konsepsi arsip vital yang ada di kajian kearsipan dianggap kurang populer sehingga memerlukan kategori baruLanjutkan membaca “Arsip Sengketa Pulau”
Instalasi Stanvac Tandjung Perak
Sejarah Struktur Organisasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi
1964: Kepala Direktorat Minyak dan Gas Bumi membantu Menteri Perindustrian Dasar/Pertambangan, Staf Kepala Bagian Tata Usaha Bidang Umum Bidang Eksplorasi/Eksploitasi Bidang Teknik Pengolahan Bidang Finansial/Ekonomi 1966: dibawah Menteri Utama Bidang Industri Pembangunan Direktur Djenderal Minjak dan Gas Bumi membawahi Asisten Direktur Djenderal Migas Sekretariat Direktorat Djenderal Direktorat Djenderal (sekretariat, dinas pembinaan, dinas pengusahaan, kantor wilayah)Lanjutkan membaca “Sejarah Struktur Organisasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi “
Arsip Bisnis
Seperti ki gambaran perbedaan arsip bisnis dengan rekod bisnis! Jawaban: Cakupan informasi bisnis yang lebih luas terekam pada arsip bisnis, sedangkan pada rekod bisnis lebih sempit yakni hanya sampai pada catatan transaksi bisnis. Perbedaan cakupan informasi tersebut merupakan pembeda antara arsip bisnis dan rekod bisnis. Contoh arsip bisnis diantaranya laporan keuangan, strategi bisnis, dan informasiLanjutkan membaca “Arsip Bisnis”
Perjalanan Yogya
21 Ferbuari di Sleman, lMendarat dari Kereta Progo , sebelum jam 8 sudah sampai ke istana wahono, rumah dimana aku dilahirkan. Tak berapa lama dari, ojek daring yang aku pesan via gawai. 32.500 harga yang kutebus untuk kurang lebih 10 kilometer saja. Pagi itu Sarapan di soto pak marto wetan gor. Menjelang sore, bapak mengajakLanjutkan membaca “Perjalanan Yogya”