Serba Serbi Pertemuan

Aku hanya ingin membalas hutang kebaikan kehidupan yang telah datang padaku. Kalimat tersebut kusampaikan kepada seorang senior yang baru aku kenal kemaren. Malang melintang diurusan auditor, beliau memberikan beberapa wejangan kepadaku. Salah satunya adalah, jangan memasang Girik dalam pelaksanaan kerja di kantor. Apapun bentuknya, berjiwa bebas merupakan pilihan lebih baik. Mungkin seperti perjodohan saja, pertemuanLanjutkan membaca “Serba Serbi Pertemuan”

Bantuan nelayan wonosobo

5 Desember 2019. Terbaring di ruangan tengah sawah yang disebutnya homestay, kuuntai kata demi kata sebagai tanda pernah menapaki kaki gunung dieng. Puncak sikunir bisa jadi menjadi kenangan Bapak Agus Sunaryo, Ardhi, Arman, dan Irvan. Atau setidaknya menjadi kenangan ku pada bagian akhir dari perjalanan kunjungan lapangan pengecekan BMN Konkit untuk nelayan. Lepas dari WadukLanjutkan membaca “Bantuan nelayan wonosobo”

Merasa asing di kota kelahiran. 

Gudeg Permata adalah tempat pertama setelah mendarat di Bandara Adisucipto. Aku hanya bisa bercerita bahwa nama Permata dari warung penjual Gudeg diambil dari bioskop bernama Permata. 37 tahun mengenal Jogja, makan Gudeg Permata dengan temen kantor dalam perjalanan Dinas Persiapan Hibah BMN ke Wonosobo. Sejak 20.45 WIB di Garuda di CGK, perut memang sudah terasaLanjutkan membaca “Merasa asing di kota kelahiran. “

Model Tata Naskah Perizinan di Perhubungan

Mengenal Berbagai lisensi dari Kementerian Perhubungan seperti 🌟 izin angkutan barang khusus Diterbitkan atas nama dirjen perhubungan darat tanda tangan Direktur Lalu lintas dan Angkutan Jalan. Izin tersebut diwajibkan seperti kendaraan angkutan BBM atau BBG. Dasar penerbitan izin tersebut sesuai Undang Undang 22/2009 pasal 130. Setiap mobil mendapatkan satu lisensi yang disertakan uji kendaraan danLanjutkan membaca “Model Tata Naskah Perizinan di Perhubungan”

Hak anak

Pada ulasan sebelum yang berjudul anak lanang https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/11/02/anak-lanang/ Pertumbuhan dan perkembangan anak dalam peningkatan kebiasaan baik menjadi hal indah hari hari. Thole yang sudah mau ke Mushola di tiap petang meski termotivasi bermain bersama teman sebayanya menjadikan kelegaan tersendiri. “Thole” panggilan anak keduaku. Dia sudah mulai bisa mewarnai gambar dengan crayon atau spidol warna. PunLanjutkan membaca “Hak anak”

Bank Sampah

Sudut pandang terhadap sampah mulai berkembang dan lebih dari yang sebelumnya. Jika sebelumnya sampah menjadi buangan, pasrah sepenuhnya kepada tukang sampah, merasa risih karena terkotori pandangan, disingkiri karena identik dengan penyakit, berteduh pada layanan dinas kebersihan, maka saat ini sudah mulai muncul fenomena yang lebih baik. Bisa jadi disebabkan tingkat pertambahan sampah yang begitu cepatLanjutkan membaca “Bank Sampah”

Aneka ragam BBG

Sebagai satu usaha menjamin ketahanan energi nasional ditetapkanlah kebijakan diversifikasi energi berupa penyediaan dan pendistribusian LPG. Peruntukan LPG 3Kg bagi mesin kapal penangkap ikan skala kecil dan mesin pompa air justru memantik multiplier efek diantaranya meningkatkan kesejahteraan nelayan dan petani sasaran. LPG 3kg sebagai sumber energi pengganti BBM untuk mesin kapal yang menjadi sarana transportasiLanjutkan membaca “Aneka ragam BBG”

Layanan Umum Kepegawaian dan Organisasi

Kedudukan layanan internal memang sangat berbeda jika dibandingkan dengan layanan publik yang menyentuh stakeholder secara langsung. Masih anget ketika layanan perkantoran listrik yg padam di Hari Jumat 21 November 2019, atau saat nada Sinis dari pihak Kementerian mendapati kekeliruan laporan Staf Khusus Menteri yang belum terlayani , atau saat lift menemui masa penggantian atau tatkalaLanjutkan membaca “Layanan Umum Kepegawaian dan Organisasi”

Sahabat Dapur Kita

Kita pun harus berani mengatakan bahwa konversi minyak tanah ke LPG 3Kg bisa jadi merupakan kisah sukses program kerja Pemerintah di KESDM cq. Ditjen Migas. Tahun ini menjadi tahun ke 12 sejak pertama kali dilaksanakan. Jika temen temen perhatikan, dapur siapa saja pasti tidak terlepas dengan mempergunakan gas 3Kg. Kisah sukses program konversi Mitan keLanjutkan membaca “Sahabat Dapur Kita”

Pemangkasan eselon 3 dan 4

Resistensi kebijakan yang jelas berasal dari Presiden, tak terlalu membuat gaduh para pegawai. Meski bernada sinis sebagai ungkapan ketidaksetujuan kebijakan itu, namun mau tak mau, peran ASN hanya sekedar berusaha mengabdikan diri pada pemangku kebijakan. Dua orang ASN dengan kalimat senada, menganggap kebijakan penghapusan eselon 3 dan 4 tidak memikirkan perut para pegawai. Bahkan denganLanjutkan membaca “Pemangkasan eselon 3 dan 4”