Tingkat kebahagiaan warga

Tahun 2019 ini, bisa dibilang tingkat kebahagiaan warga di ๐Ÿ”› perumahan Villa Tanah Baru menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan keceriaan anak2 yang bermain dan menjalani kegiatan di bulan Mei.

Baca juga https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/05/20/villa-tanah-baru/?preview=true

Mei 2019 yang bertepatan dengan bulan ramadhan pada tiap sore menjelang petang terlihat bapak ibu serta remaja berkumpul untuk sekedar mencicipi hidangan takjil yang juga memperlihatkan tingkat kebahagiaan. Pun demikian perencanaaan dan pelaksanaan penyediaan takjil oleh ibu2 menjadi pemantik tingkat kebahagiaan karena terselip semangat berbagi menggapai kebaikan dari Sang Pencipta.

Penulis melihat dan merasakan tingkat kebahagiaan dengan rasa takjub. takjub meniti 25 hari akhir akhir ini dan semoga tetap mengarahkan rasa penghambaan kepada sang Khaliq. Ketakjuban itu berasal dari kesediaan seluruh warga atas jadwal kegiatan ramadhan yang tersusun secara sangat sederhana. Jadwal imam, penceramah, donatur takjil di mushola yang baru saja berdiri menyulut aktivitas kemasyarakatan dibungkus nuansa kebersamaan di perumahan Villa Tanah Baru.

Ketakjuban ini saya tulis untuk menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada bapak ibu semua. Bukan dari seorang ketua RT, panggilan untuk menepati jadwal tersebut. Namun panggilan dari hati yang murni sebagai penghuni lingkungan pemukiman yang aman, nyaman, dan tumbuh rasa kebersamaan serta persaudaraan.

Tidak saja sampai di donatur takjil, sejak hari Senin tanggal 6 Mei 2019 di antara sholat isya dan tarawih, bapak2 bergiliran memberikan kuliah keagamaan. Ide dari jadwal yang disusun untuk mewujudkan ramadhan sebagai ajang pendidikan keagamaan Islam di perumahan ini disambut dengan kerelaan dan penuh kesadaran sosial.

Sambutan dari warga yang awalnya agak berat, agak membebani karena harus bergiliran berperan sebagai ustadz, namun menantang untuk mengekspresikan nilai keagamaan.

Gayung pun bersambut, perkataan ketua RT pada malam pertama di forum antara isya dan tarawih disampaikan bahwa nilai nilai agama Islam yang selama ini diidentikan dengan ceramah dari “ustadz” , dapat disampaikan dalam sudut pandang pengalaman dan pengamalan dari tiap warga. Bukan untuk menggurui, namun dapat memberikan perspektif untuk menginspirasi sesama warga di perumahan VTB tercinta.

Ajakan tersebut diterima dengan kerelaan bapak2 warga dan satu per satu dapat tampil untuk memeriahkan ramadhan tahun 2019 di Mushola Allah Ukhuwah. Bapak2 bergiliran menyampaikan perspektif pengamalan dan pengalaman nilai spiritual masing masing.

Secara bergantian tiap malam, bapak2 yakni ade akhyar Baderi, Ibnu, Dawai, Pratama, Apriyanto, Afrian, Bayu, Nurul, Anwari, Irwan, Eko, Nurdin, Maradhona, Surya, Gagah, Bogi, Yulius, Bien, dan nanti malam kesediaan Ari Cahyo. Masih tersisa beberapa hari dalam nuansa ditinggal mudik ke kampung halaman.

Baca juga https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/05/11/280/?preview=true

Meski lebaran akan jatuh pada tanggal 5 Juni, namun adanya cuti bersama selama dua hari, dua hari tanggal merah (kenaikan Isa Almasih & kesaktian pancasila), dan dua hari libur biasa(sabtu&minggu), pelaksanaan mudik serta liburan terlaksana lebih awal.

Di akhir tulisan ini, disampaikan permohonan maaf kepada beberapa warga yang lupa tanpa disengaja tidak tertulis pada jadwal. Kiranya dibuka kan pintu maaf dan dapat dimaklumi. Semoga tahun depan dapat menjadi prioritas pertama di dalam jadwal.

Cari SSP 2014 & Arsip Pensiun 2003

Jumat, 24 Mei 2019. Jumpa kembali dalam cerita aktivitas kearsipan. Bersamaan dengan masuknya sepertiga akhir bulan Ramadhan, unit kearsipan Ditjen Migas terus melakukan aktivitas nya untuk mendukung pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal.

Dalam kerangka pelaksanaan layanan perkantoran, pada bulan Mei 2019 telah melaksanakan evakuasi arsip sebagai dampak dari kegiatan renovasi ruang kerja. Baca https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/05/11/evakuasi-arsip/

Tulisan kali ini akan bercerita tentang penelusuran arsip keuangan dan arsip kepegawaian sebagai bagian dari aktivitas kearsipan untuk pelaksanaan dukungan manajemen internal Direktorat Jenderal.

Kata kunci dalam tulisan kali ini adalah pemberkasan semasa aktif yang dilaksanakan oleh Unit Kerja sebelum dipindah ke unit kearsipan menjadi tolok ukur kehandalan layanan kearsipan.

Berikut cerita ๐Ÿ“– yang sengaja dituliskan untuk meninggalkan catatan ๐Ÿ’Œ aktivitas kearsipan Direktorat Jenderal Minyak Dan Gas Bumi.

I. ARSIP KEUANGAN ( SURAT SETORAN PAJAK)

PT Torindo sebagai kontraktor dalam pembangunan Stasiun Pengisian Gas untuk transportasi umum di ciputat mendatangi ruang arsip. Setelah mendapat arahan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga salah satu Kasubdit Perencanaan Infrastruktur pada Direktorat Infrastruktur Migas, kami selaku penjaga arsip melayani penelusuran arsip untuk pihak kontraktor tersebut.

Informasi yang disampaikan pihak kontraktor (pencari arsip) bahwa kebutuhan arsip sebagai data dukung audit pajak. Meski arsip wajib pajak berupa Surat Setoran Pajak telah terdokumentasi untuk 2 tahun belakangan (tahun 2018 dan 2017) namun demikian SSP tahun 2014 tetap dibutuhkan untuk menggenapi data dukung audit pajak.

Penyajian arsip yang dilaksanakan oleh unit kearsipan Ditjen Migas melalui aplikasi arsip digital, bahwa memang benar pada tahun 2014, PT Torindo sebagai penyedia jasa konstruksi. Berdasarkan data arsip pembayaran yang tersimpan dalam database aplikasi berbentuk file pdf, tidak terlampir arsip SSP.

Kondisi berkas pembayaran yang tidak lengkap (minus item SSP) menjadi catatan untuk pemberkasan arsip semasa aktif. Unit keuangan Ditjen Migas yang melaksanakan pemberkasan semasa aktif urung menyatukan lembar SSP.

Kondisi tersebut menggambarkan bahwa terdapat kekhususan dalam pengarsipan berkas SSP semasa di unit keuangan. Analisis terkait perlakuan khusus tesebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Secara umum berkas pembayaran dapat disebut lengkap jika terdapat unsur pajak (terkecuali terhadap jenis pembayaran yang tida ada unsur pajak).

Dari berkas pembayaran yg tersimpan di unit kearsipan, item SSP ter berkas kan pada kurun waktu 2018. Meski penulis baru mendapatkan contoh satu berkas untuk sekali termin saja untuk pembayaran atas nama PT Torindo di tahun 2018. Sedangkan cek berkas pada tahun sebelumnya tidak terdapat item SSP.

Menurut penulis bahwa perlakuan arsip semasa aktif mencerminkan kehandalan penelusuran arsip. Keberhasilan penyajian arsip di unit kearsipan ditentukan pemberkasan semasa aktif (berada di unit pengolah/unit kerja).

Kehandalan penelusuran harus ditinjau ketika terjadi perpindahan arsip dari unit kerja(unit pengolah) ke unit kearsipan. Petugas atau arsiparis di unit kearsipan tidak dapat berbuat lebih dalam melengkapi atau menyempurnakan pemberkasan.

Pegawai di unit pengolah akan lebih mengetahui secara teknis kepentingan dan kegunaan serta sudut pandang pemberkasan untuk mendukung pelaksanaan administrasi.

Kejadian penelusuran arsip keuangan diatas menjadi fakta empirik bahwa jika item SSP di berkas kan semasa aktif dalam kesatuan berkas pembayaran, maka akan mudah untuk diakses kembali.

II. ARSIP KEPEGAWAIAN (BERKAS PERSEORANGAN PEJABAT TINGGI MADYA/ DIREKTUR JENDERAL MINYAK DAN GAS BUMI )

Sama halnya dengan penelusuran arsip perseorangan pejabat. Sebelum tahun 2005, ketika arsip perseorangan dikelola secara rutin oleh analis kepegawaian, berkas perorangan tersimpan secara lengkap.

Penelusuran arsip pensiun yang minta oleh Bapak Rachmat Sudibyo di kala kehadirannya dalam silaturahmi buka bersama di Ditjen Migas pada tanggal 23 Mei 2019, hari ini dapat ditemukan.

Arsip termaksud adalah Keputusan Presiden Nomor 2/pens Tahun 2003 tanggal 27 Januari 2003. Sebagai Direktur Jenderal Migas sampai dengan masa bhakti 2003, beliau kemudian memimpin institusi BPMIGAS.

Kemudahan dalam akses kembali arsip kepegawaian termaksud di dukung dengan lengkapnya berkas perseorangan semasa berada di unit pengolah/unit kepegawaian Ditjen Migas. Setelah berada di unit kearsipan, pengelolaan arsip kepegawaian memperlihatkan bahwa penyimpanan kurun waktu pasca 2005 kurang lengkap.

Hal tersebut penulis ditemukan saat permintaan data Riwayat direktur pembinaan usaha hilir sejak tahun 2005 s.d 2019. Sampai tulisan ini diposting, daftar riwayat belum juga selesai dirangkum. Berkas perorangan atau dosis pegawai nampak kurang lengkap menjadi faktor belum terselesaikan daftar riwayat tersebut.

Villa Tanah Baru

Kebersamaan Warga
PERTEMUAN WARGA RT 10 VTB bulan April dilaksanakan pada hari selasa 30 April 2019 bertempat di kediaman Bp.Ari Cahyo(H9) sedangkan di bulan Mei dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2019 bertempat di lapangan Badminton (depan Gazebo).

Meski pertemuan warga bulan April 2019 tidak di hari Sabtu, namun kehadiran Bapak RW (Naam Hermawan) menjadi pemantik rasa kebersamaan antar warga dalam suasana silaturahmi.

Lanjut pada pertemuan warga di Bulan Mei 2019 berbarengan dengan buka bersama menjadi bukti jalinan kebersamaan warga di RT 10 VTB, menafikan semua perbedaan latar belakang daerah asal, status KTP, keyakinan, tinggal tetap atau non permanen, pandangan sosial dlsb.

Kebersamaan warga di Perumahan VTB yang beradministrasi di Kota Depok, mengingat kan untuk selalu berkontribusi di daerah tinggal tentunya dengan pertimbangan kebijaksanaan. Salah satunya pindah masuk KTP Depok. Sebagaimana diutarakan Bp. Ade yang keinginan dan berencana pindah masuk KTP Depok menimpali sambutan RW (pertemuan warga bulan April) yang menukil perkataan Lurah tanah baru terkait tertib administrasi kependudukan.

Meski belum sepenuhnya tertib administrasi kependudukan sebagai konsekuensi RT pemekaran dari RT 01 ke RT 10, namun lebih dari 50 % warga VTB telah ber KTP Depok dan selebihnya berkategori warga non permanen (ber KTP non Depok). 68 orang tercatat pada DPT Pilpres dan 64 orang (data non permanen diatas 17 tahun).

Perbedaan KTP tidak lantas menghalangi kebersamaan untuk bermukim di RT 10 Perumahan Villa Tanah Baru. Pelaksanaan pemenuhan kebutuhan dana operasional untuk petugas keamanan dan kebersihan pada tiap bulan sebesar 200 ribu, telah pula mengakomodir kebutuhan alokasi Takjil dan THR di tahun 2019.

Alokasi takjil untuk empat petugas security sebesar 25 ribu tiap kedatangan dan THR sebesar satu kali gaji (@1,7 juta), 1,3 juta untuk petugas sampah telah terpenuhi dari iuran bulanan. Hal ini dikarenakan kebersamaan dan kontribusi penyampaian iuran yang tepat waktu, sehingga tidak ada bentuk saweran(iuran) di luar iuran bulanan sebagaimana tahun sebelumnya.

Sungguh wujud kebersamaan yang luar biasa dari warga RT 10 VTB. Dan bukti lagi dari kebersamaan itu adalah terkumpulnya donasi pembangunan Mushola di RT 10 VTB sampai dengan hari Senin 20 Mei 2019 jam 21:36 berwujud Uang : Rp. 139.796.500 dan wujud barang setara dengan 12.652.000,-

Terima kasih atas kebersamaan bapak dan ibu dari blok A s.d. blok H. Menjelang mudik dan liburan panjang demi kenyamanan mohon perkenan dapat menyampaikan rencana waktu meninggalkan dan kedatangan perumahan VTB tercinta kepada tim Security. Terima kasih ๐Ÿ™๐Ÿ’•

Salam
RT 10 VTB

Unit Kearsipan Terbaik 2019

Kamis, 16 Mei 2019 di Kantor Unit Pusat Kearsipan (KUPK), tim kerja Arsip Ditjen Migas berkesempatan melaksanakan kunjungan ke unit kearsipan terbaik tingkat Nasional Tahun 2019. Sambutan Kepala Sub Bagian Kearsipan, Ibu Margi Utami yang begitu bersahabat menandakan kepantasan bahwa Unit Kearsipan milik Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup ini penuh dengan prestasi.

Berjajar piagam dan trofi penghargaan yang pernah digondol pada setiap perhelatan penganugerahan dari Lembaga Kearsipan Nasional (ANRI) menunjukkan bahwa unit kearsipan ini inovatif dalam melaksanakan rencana kerja anggaran (RKA) yang diaplikasikan dengan program kegiatan kearsipan.

Selamat, KLHK Raih Juara Pertama Unit Kearsipan Kementerian Terbaik Nasional

Penulis mencoba mengulik sisi apresiasi pimpinan terhadap kearsipan dari pejabat pengawas (eselon IV) yang membawahi 89 pegawai termasuk didalamnya 33 orang arsiparis, fungsional umum, pegawai honorer, security, dan petugas lainnya.

Beliau menyampaikan bahwa dengan kehadiran Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc selaku Menteri KLHK pada waktu yang lalu ke Gedung Kantor di Jln Raya Jakarta Bogor Km 37.2 Tapos Depok (samping terminal baru jati jajar) menjadi catatan tertinggi dari apresiasi pimpinan.

https://www.kawunglarang.com/2019/05/kantor-pusast-kearsipan-klhk-cimanggis.html?m=0

Harapan arsiparis untuk dapat berfoto bersama menteri akhirnya terkabul. Lebih dari itu, untuk arsiparis yang berpredikat teladan (juara ๐Ÿ†kontestasi arsiparis tingkat nasional) secara tunai diberikan uang ๐Ÿ’ธ๐Ÿ’ต๐Ÿ’ด๐Ÿ’ถ๐Ÿ’ฐ kurang lebih 5 juta sebagai bukti penghargaan yang nyata kepada jajaran kantor unit pusat kearsipan yang telah berhasil mempertahankan predikat terbaik nya dalam anugerah tingkat nasional sebagai unit kearsipan kategori Kementerian.

Ibu Margi Utami juga menuturkan bahwa apresiasi pimpinan kepada kearsipan ditunjukkan pula dengan memberikan penugasan ke luar negeri untuk arsiparis terbaik hasil kontestasi tingkat kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Arsiparis terbaik tingkat kementerian akan menjadi duta atau wakil kontestasi arsiparis teladan.

Bahkan yang sangat menarik adalah wujud penghargaan kenaikan pangkat sebagai apresiasi kepada kearsipan baik untuk arsiparis teladan maupun kepada pejabat struktural bidang kearsipan.

Penulis mengakhiri tulisan ini dengan pendapat bahwa yang berprestasi sangat wajar jikalau diberikan penghargaan. Jika prestasi dihargai bukan hanya sekedar ucapan. Jika prestasi dihargai bukan sekedar kehadiran pada suatu acara penganugerahan. Jika prestasi dihargai tidak sekedar penyampaian sertifikat yang ditandatangani dan dibingkai. Tapi penghargaan yang berwujud misalnya dalam bentuk uang, penugasan luar negeri, kenaikan pangkat sebagaimana yang dilaksanakan oleh kementerian KLHK, maka bidang kearsipan sudah setara dengan bidang lainya dalam kerangka pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Semoga kearsipan dapat terus berkiprah dalam wujud nyata untuk kehidupan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Ramadhan 2019

Jika tahun 2016 adalah tahun dimana dimulai adanya ketua RT 10 pada kelurahan Tanah baru kecamatan Beji Depok Jawa Barat, maka tahun 2019 merupakan tahun dimulai di bangun suatu mushola dimana pada tanggal 5 Mei 2019 dipergunakan untuk sholat berjamaah.

Momentum ramadhan yang merupakan madrasah bagi pembinaan nilai nilai keagamaan di manfaatkan oleh warga VTB. Setidaknya terdapat gambaran dari dua kali pemberitahuan oleh ketua RT yang ditujukan kepada warga melalui WAG yaitu:

PEMBERITAHUAN KEDUA โ˜
Mohon izin share
Assalamu’alaikum
Alhamdulillah tiga ๐ŸŒ›๐ŸŒŸ petang menuju malam, pelaksanaan kegiatan ramadhan di Perumahan Villa Tanah Baru berlalu dengan baik. Atas nama RT 10 kami mengucapkan terimakasih atas kesediaan bapak bapak , sebagai imam, petugas kultum. Terimakasih pula kepada anak2 ๐Ÿ‘ญ kita yang bersemangat sebagai petugas adzan, petugas MC. Tak lupa kepada Ibu2 yang berkenan menyediakan hidangan takjil buka puasa.
Untuk lebih menghangatkan suasana berbuka, jika posisi saat menjelang buka puasa di Perumahan Villa Tanah Baru, kami mengajak bapak2 dan remaja untuk dapat sekedar berbuka bersama dg takjil yang tersedia di Mushola Al Ukhuwah.
Semoga semakin menghangatkan suasana kekeluargaan dan rasa persaudaraan dengan momentum saat saat menjelang dan berbuka puasa bersama.
Wassalamu’alaikum

PEMBERITAHUAN KEDUA
Mohon izin share
Assalamu’alaikum
Puji Syukur kehadirat Allah, Kegiatan Ramadhan di RT 10 Perumahan Villa Tanah Baru sampai dengan petang yang ke enam berjalan dengan lancar. Bersama ini, kami sampaikan rasa penghargaan kepada warga muslim Bapak,Ibu,Anak2 yang telah memberi atensi kegiatan menjelang petang dan menjelang malam.
โœจโœจ Menjelang Petang
Sungguh suatu kebahagiaan jika dapat berkumpul untuk hadir dan bersama saat menjelang tanda waktu buka puasa untuk memaknai kebaikan atas perkenankan donatur takjil secara bergantian.
โœจโœจ Menjelang Malam
Suara ๐Ÿ”Š bacaan ๐Ÿ“– Tadarus Al Qur’an secara bergantian menandai Perumahan Villa Tanah Baru dg keberadaan Mushola memaknai Bulan dimana pertama kali diturunkan Kalam Ilahi.
Kami masih berharap perkenan seluruh warga muslim di RT 10 Perumahan Villa Tanah Baru berkenan memberikan atensi Kegiatan menjelang petang dan malam.
Demikian, terimakasih
Salam RT 10

Enam puluh empat jumlah ๐Ÿก๐Ÿก atau kavling terbagi menjadi delapan blok dengan penamaan huruf A s.d. H dengan mayoritas keluarga ๐Ÿ‘จ๐Ÿ‘ฆ๐Ÿ‘ง๐Ÿ‘ฉ๐Ÿ‘ด๐Ÿ‘ต muslim telah mempunyai mushola sebagai pusat kegiatan keislaman. Baca juga https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/04/10/mushola-di-villa-tanah-baru-2/?preview=true

Semoga menjadi lingkungan pemukiman yang kondusif bagi tumbuh kembang nilai sosial keagamaan yang mengakar dari keluarga. Terus berharap mushola di Perumahan Villa Tanah Baru dapat terus berkembang dimana Update Infaq Mushola di VTB sampai dengan hari Sabtu 11 Mei 2019
Infaq Uang : Rp. 116.915.000
Infaq barang : 11.612.000,-
Jml pembelanjaan: Rp.117.877.000
Saldo uang MINUS Rp.962.000
Saldo barang : 60 btg kanal C baja ringan, 50 btg reng baja ringan

DAFTAR INFAQ
G. Eko Saputro: 10.492.000, Pratama Persada: 10.000.000, PT. MN. Investama (Relasi Bp. Suwandi): 10.000.000, Abdul Haris Semendawai: 9.000.000, Nurul Muhamad: 9.000.000, Hadi Suprayitno(G1): 6.000.000 H. Imron (T.B. bintang Jaya): 5.850.000 (60 btg kanal C baja ringan, 50 btg reng baja), Suwandi: 4.000.000, Adiknya Suwandi : 4.000.000, Kader PKS se Tanah Baru: 3.000.000, Endang G2: 2.500.000, H. Suryadi(D9) : 2.420.000 (hebel dan semen),
Afrian Jowan P : 2.222.000 (1 jt bentuk uang dan 1,222 jt bentuk barang), Pegawai LPSK (Relasi Bp.Dawai): 2.250.000, Gagah Pramada(F6) 2.203.000, Hamba Allah E7: 2.000.000, Baderi: 2.000.000, , Bayu Suryono Hadi(C6) 2.000.000, Krestiana Evelyn (H6): 2.000.000, Hj. Normawati (Ibunda Irwan):2.000.000 , PT Multi Consulting Utama (Relasi Bp. ade): 1.500.000, NN (teman Rusdan): 1.250.000, Aan Mardian : 1.120.000 (semen 20 sak), Jawahirul Ade Ahyar: 1.000.000, Ari Cahyo: 1.000.000, , Roesdan: 1.000.000, Agus (G4): 1.000.000, Wahyuni(ibunda Agus): 1.000.000, Zidane: 1.000.000, H. Apriyanto: 1.000.000, Habib Salim : 1.000.000 Rayhan (C3): 1.000.000, Maradona: 1.000.000, Irvan Ardiansyah : 1.000.000, Nasywa (H6): 1.000.000, Pradipta (H6): 1.000.000, Arisan ibu2 blok FGH : 1.100.000, Roesnaetti : 1.000.000, H. Anwari: 1.000.000, Ifa Rufaida(kakanda Irwan): 1.000.000 Hamba Allah D5: 1.000.000, Nurdin: 1.000.000, Fatimatuzzahra (H6): 1.000.000, Wiyono Kanopi (relasi Bp.Rusdan): 1.000.000 (bentuk jasa tukang), NN blok D: 1.000.000, Ibnu F1: 800.000, Hamba Allah F4: 700.000, Romli G6: 500.000, Hamba Allah F7 : 500.000, Ahmad Afandi (kakak Bp. Ade): 500.000, Juhani : 500.000, Hamba Allah (saudara pak wandi) : 500.000, Totok: 500.000, Jamaah mushola al ikhlas gd. Migas: 1.000.000, Habib Asy Asy’ari (relasi puryanto security): 500.000, H. Syamsudin : 320 ribu, Hamba Allah: 300 ribu, Hamba Allah : 200 ribu, Bu Yanti C9 : 150 ribu, Hamba Allah : 350 ribu, Hari Susilo BNI (temen pak irwan) : 300 ribu, hamba allah blok C: 250 ribu, Hamba Allah: 300 rb, Hamba Allah: 200 rb. Bu ari (H5): 250 ribu, Hamba Allah: 500 rb, Sulani Kanopi: 500 rb

Total pembelanjaan per hari Sabtu, Mei 2019 sebesar 118.877.000 dg rincian:
1. Infaq bentuk barang : 3.540.000 ( hebel & semen)
2. Infaq baja ringan 60 & 50 btg reng: 5.850.000
3. Infaq jasa tukang (wiyono kanopi): 1.000.000
4. Infaq barang TOA: 1.222.000
4. Pembelanjaan melalui Bp. Eko : 17.092.000
5. Pembelanjaan melalui Bp. Irwan : 9.260.000
6. Pemasangan Kanopi: 7.000.000
7. Beli keramik 55 dus (lantai) : 3.300.000
8. Beli pasir 1 engkel pada sabtu, 13 april: 680.000
9. Bayar tukang 4 hari ( 10-13 april) : 1.000.000
10. Jasa pasang keramik lantai: 500.000
11. Beli keramik dinding 16 kardus: 1.290.000
12. Tukang Heru sabtu – sabtu 4 Mei: 900.000
13. Tukang Syahril rabu – minggu 5 mei: 750.000
14. Pembelian Karpet 2 roll: 1.850.000
15. Tukang Syahril+kernet 8 -11 Mei: 1.000.000
16. Pembiayaan 1 Jan – 22 Maret ( Bp. Nurul) : 73.255.000

Evakuasi Arsip

10 Mei 2019, panggilan Kepala Bagian (Pejabat Administrator) melalui seluler mengantar untuk menyaksikan Lantai 6 di Gedung Migas yang semula ruang kerja Direktorat Pembinaan Program Migas, telah berubah menjadi auditorium. Panggilan top manajemen pada unit kearsipan Ditjen Migas mengarahkan untuk evakuasi arsip yang telah ditinggal oleh unit kerja ke ruangan baru hasil renovasi.

Sepeninggal pegawai, ruang kerja tersebut dilakukan perapian menjadi auditorium yang akan dipergunakan untuk acara halal bil halal seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Ditjen Migas pada tanggal 9 Juni mendatang. Arsip yang dimiliki oleh Subdit Penerimaan Negara dan sebagian unit eselon tiga lainnya pada Direktorat Pembinaan Program Migas tersisa pada lantai 6 untuk dipindahkan ke Ruang Arsip.

Evakuasi Arsip sebagai dampak renovasi, baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/03/05/normalisasi-ruang-arsip/?preview=true memperlihatkan bahwa pemindahan arsip bukan bagian dari kegiatan penyusutan, namun pemindahan dalam kerangka penyelamatan Arsip.

Kegiatan renovasi gedung memang harus dilaksanakan oleh Ditjen Migas sebagai usaha pemantik produktivitas kinerja pegawai dan sampai dengan kinerja organisasi, berdampak kepada kearsipan.

Berdasarkan rekaman kegiatan yang tersimpan di ruang Arsip, kegiatan renovasi ruang kerja Ditjen Migas dilakukan pada 10 tahun yang lalu. Saat itu masih bernama gedung plaza centris.

Arahan kepala bagian untuk evakuasi arsip yang harus selesai pada hari itu juga, menjadikan tim arsip harus kerja lembur dengan tetap mempertahankan puasa ramadhan. Ketua tim Arsip, Mulyanto (arsiparis pertama ditjen migas) didukung oleh kasmari, Gondo, catur dan rosyid harus pulang setelah berbuka puasa.

Bank Sampah VTB

April 2019, tugas Sekolahnya memaksa seorang anak warga mewawancarai ketua RT 10. Setingkat Sekolah Dasar (SD) mendapati tugas menggali informasi kebersihan lingkungan pemukiman.

Pertanyaan yang dibuat poin per poin mengerucut pada keberadaan Bank Sampah. Bagiku, menarik. Kurikulum di sekolah yang bukan sekolah negeri, berwawasan lingkungan.

Sampah ๐Ÿšฎ rumah tangga menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan pemukiman. Beban rupiah dalam pengelolaan lingkungan per bulan untuk setiap kavling rumah Rp.200.000

Alokasi pembayaran jasa pengambilan tukang sampah per bulan ialah Rp. 2.300.000. Jumlah tersebut jika dibagi 68 Kavling ketemu dengan perkiraan beban pengeluaran uang sampah per rumah yaitu Rp.33.823

Pembiasan pengelolaan lingkungan melalui bank sampah telah dimulai sejak Agustus 2017. Sampah kering yang bisa didaur ulang dipisahkan dari kelompok sampah yang diambil oleh petugas sampah.

BANK SAMPAH VTB yang beralamat di RT 10 RW 11 Jl. Palakali kelurahan tanah baru kecamatan beji kota depok Jawa Barat hampir berumur dua tahun, adalah peran ibu2 yang berkenan menyisakan sedikit waktu untuk memisahkan sampah dan ditempatkan pada gudang yang telah disediakan oleh RT 10 VTB.

Loogsheet pembukuan bank sampah VTB menunjukkan keseriusan warga dalam memberikan perhatian kasih sayang untuk lingkungan pemukiman. Rata2 per bulan tidak meleset dari Rp.400.000 terkumpul sebagai bagian dari apresiasi peduli sampah.

Semoga menjadi bagian dari perjalanan RT 10 perumahan VTB. Tiap waktu memberikan pengajaran yang sempurna untuk menggapai keridhaan Sang Pencipta, menebar kebaikan untuk sesama dan bertanggung jawab untuk lingkungan tinggal.

Bhakti Lingkungan di VTB

27 s.d. 28 April 2019, di RT 10 Perumahan Villa Tanah Baru menyelengarakan kegiatan bhakti lingkungan. Kegiatan yang cukup sukses dengan agenda perapian pohon karet kebo dan pengecatan paving blok pinggir jalan VTB.

Meski masuk dalam agenda rutin RT 10 VTB, dikarenakan kesibukan masing masing warga setelah full menjalankan aktivitasnya mencari rejeki (bekerja), hari libur seperti hari Sabtu dan Minggu diperuntukkan untuk keluarga, namun demikian kegiatan ini dapat berjalan meriah.

Kemeriahan kerja bhakti dengan kehadiran puluhan bapak2 yang merelakan tenaganya demi perumahan VTB tercinta. Dapat dimaklumi bahwa tanggung jawab pekerjaan kantor yang menyita banyak waktu termasuk hari libur (sabtu dan Minggu) sehingga berhalangan hadir pada acara kerja bhakti termaksud.

Kegiatan bhakti lingkungan nampak asing ditengah kesibukan warga di perkotaan. Kalo dulu sewaktu penulis masih berada di kampung, ada istilah ‘gugur gunung’ terselenggara tiap bulan untuk memberikan perhatian kepada lingkungan. Maklum, lingkungan kampung, dimana aktivitas pekerjaan tidak banyak menyita waktu.

Meski demikian, kehangatan warga di RT 10 VTB dan diantara kesibukan aktivitas warga pada hari Sabtu, 27 April 2019 sejak pukul 7.30 s.d. 10.00 WIB dapat menyelenggarakan bhakti lingkungan. Warga yang berhalangan pada hari Sabtu, bergabung di Hari Minggu, 28 April 2019 jam 07.00 s.d. 10.00 WIB.

Semoga menjadi bagian dari perjalanan VTB sebagai lingkungan permukiman yang nyaman dan tenteram. Lingkungan yang terus menjunjung nilai nilai luhur masyarakat Indonesia yang senang bekerjasama dan tetap bersahabat dengan alam lingkungan tempat bermukim.

48 Th. Kearsipan Indonesia

29 April 2019, menyambut hari kearsipan yang diperingati tiap tanggal 18 Mei , momentum penyelenggaraan kearsipan tersebut sejak adanya Undang Undang Kearsipan Tahun 1971. Umur yang menginjak 48 tahun sudah cukup dari matang namun kearsipan masih menampilkan ketidaksiapan nya dalam berbagai hal. Beberapa diantaranya kebijakan pembinaan arsiparis yakni sertifikasi untuk kenaikan jabatan, kebijakan impassing, dan sistem penilaian prestasi kinerja.

Misalnya saja yang terekam dari media sosial WAG pada akhir – akhir ini adalah kurangnya penyelenggaraan ujian sertifikasi yg dipersyaratkan sebagai kenaikan jabatan pada arsiparis.

Beberapa arsiparis di daerah misalnya saja di Pemda Sleman yang menyatakan belom bisa mengikuti sertifikasi termaksud disebabkan kuota yang terbatas pada lembaga penyelenggara sertifikasi. Dampaknya terjadi penundaan kenaikan jabatan.

Namun demikan, untuk instansi pusat seperti di Kementerian Pertanian dapat menyelengarakan ujian sertifikasi secara mandiri dengan kendali kontrol lembaga kearsipan.

Penulis berpendapat bahwa kebijakan kenaikan jabatan yang mempersyaratkan sertifikasi menjadi hambatan pembina kearsipan.

Ketika sertifikasi jabatan fungsional menjadi kebijakan nasional yang mau tidak mau harus dilaksanakan, memerlukan kesiapan dari lembaga penyelenggara diklat pada tiap instansi.

Pelaksanaan sertifikasi yang dipusatkan di lembaga kearsipan pusat, berdampak pada keterbatasan kuota. Sedangkan penyelenggaraan yang dilaksanakan secara mandiri sangat tergantung pada kesiapan masing masing intansi baik instansi pusat maupun pemerintah daerah.

Tidak hanya dari agenda sertifikasi, kebijakan impassing pun memunculkan pro dan kontra dari para arsiparis. Pengadaan arsiparis dari seleksi umum beberapa kali meninggalkan formasi yang tidak terisi. Berbagai faktor seperti tingginya grade nilai kelulusan belum berbanding dengan jumlah minat pelamar umum.

Contohnya pada tahun 2015 ketika ditetapkan formasi calon arsiparis di KESDM sejumlah 10 di biro umum untuk jalur seleksi umum, namun hanya dapat terisi 4 orang saja. Meski ketetapan formasi arsiparis termaksud masih jauh dari kecukupan kebutuhan arsiparis pada tiap satuan kerja di lingkungan KESDM, namun tetap harus dikembalikan karena kebijakan nasional dalam pengadaan pegawai yang mempersyaratkan kesesuaian grade nilai ujian.

Dari ketimpangan pengadaan arsiparis pada seleksi umum, maka muncul kebijakan pengadaan arsiparis versi impassing. Kebijakan ini juga menampakkan permasalahan dari pembinaan arsiparis dengan skema alih jenjang.

Keberadaan arsiparis terampil yang telah lama dibina, justru merasa dianak tirikan meski telah berijazah Sarjana. Gelombang impassing lebih berpihak pada jabatan lain yang memiliki pendidak Sarjana dan bersertifikat diklat penciptaan arsiparis ahli.

Dengan keterbatasan kuota diklat penjenjangan atau untuk mempertahankan total jumlah arsiparis secara keseluruhan maka arsiparis yang telah memiliki Ijazah S1 harus merelakan kebijakan impassing dari jabatan lain.

Penilaian prestasi kinerja
Penulis belum pernah mendengar adanya tolok ukur yang jelas di sistem penilaian kinerja arsiparis seperti misalnya seorang guru yang diwajibkan untuk mengisi penilaian kinerja dengan memenuhi puluhan jam pelajaran bersama murid di dalam kelas.

Perubahan penilaian kinerja arsiparis sistem SKP yang dinilai menjadi sistem penilaian dengan tolok ukur yang lebih jelas ketimbang sistem angka kredit, menampilkan permasalahan dari sisi arsiparis.

Kontrak kinerja bersama atasan atas dalih kinerja arsiparis harus menyesuaikan pencapaian output kerja organisasi merupakan penentuan kebijakan yang masih multi tafsir.

Perbedaan tafsir dari arsiparis dipengaruhi pula atas jenjang jabatan, big round pendidikan, usia arsiparis, masa kerja arsiparis, habitat pekerjaan serta kemunculan sebagai arsiparis (impassing, seleksi umum, atau penciptaan mandiri instansi).

Di akhir tulisan ini, penulis yang juga sebagai arsiparis menilai bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan secara bersama sama. Baik dari sisi regulator atau penyusun kebijakan, Operator atau unit pembina kearsipan maupun dari Obyek atau arsiparis.

Semoga 48 tahun kearsipan di Indonesia terus memberikan sumbangsih pembangunan Indonesia dari sisi keberagaman.

Kado Jumat di Ruang Arsip

Jumat, 26 April 2019. Ruang arsip Ditjen Migas mendapat kado hari Jumat dengan disambangi pimpinan pratama atau pejabat eselon dua yakni Direktur Infrastruktur Migas, Bp. Alimuddin B. Setelah melaksanakan sholat Jumat di Masjid Al Iklas yang kebetulan letaknya bersebelahan dengan ruang arsip, beliau tertarik untuk melihat lihat ruang yang menyimpan arsip.

Ditemui oleh arsiparis yang dalam keseharian melakukan aktivitas kearsipan di ruang sepi, beliau berbincang yang menunjukkan perhatian pada kearsipan. Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/03/01/hari-hari-di-ruang-sepi/

Sungguh menakjubkan, ketika arsiparis merasa asing di ruang sepi didalam kantor ๐Ÿข yang begitu dinamis membangun Indonesia, namun hari ini mendapat kado Jumat yang menambah semangat dalam mengambil jalan atau tarikat kearsipan ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜๐Ÿ˜‹

Setidaknya ada tiga poin yang disampaikan oleh pejabat tersebut yakni poin pertama bahwa ruang arsip akan membantu menjawab jika terjadi kasus hukum dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur Migas.

Poin yang kedua adalah menanyakan kecukupan anggaran pengelolaan arsip di Sekretariat Ditjen, dimana pada perubahan alokasi anggaran di Direktorat Infrastruktur telah menganggarkan penyimpanan arsip namun dibintang oleh Direktorat Jenderal Anggaran.

Yang ketiga adalah meyakinkan bahwa arsip hasil pelaksanaan pembangunan infrastruktur Migas dapat dikelola dengan baik. Arsip infrastruktur gas bumi yang merekam kegiatan administrasi pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga, stasiun ๐Ÿšpengisian gas bumi untuk transportasi masih didominasi bentuk kertas yang berjumlah yang sangat banyak.

Unit Kearsipan Ditjen Migas telah melakukan apa yang dimaksudkan oleh Direktur Infrastruktur yakni mengelola arsip. Baca juga tautan
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/02/07/layanan-kearsipan-untuk-infrastruktur-migas/

Semoga tulisan ini dapat meningkatkan motivasi kerja kearsipan bagi pembaca.