Diorama Arsip JogJa

Halo Kawan Arsip.

Nagari Ngayogyohadiningrat.

Ruang I, nonton film di era panembahan senopati. Mas rangsang yang dikenal sebagai Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Ruang kedua, Peradaban yang diawali dengan pelebaran kekuasaan dan perang yang sangat panjang, menjadi titik tolaknya.

Ruang ketiga, Perang Mataram, membagi menjadi kasultanan dan kasunanan dengan Perjanjian Giyanti dan Perjanjian Jatisari

Ruang Keempat, masa kepemimpinan Sultan Hamengkubuwono, simbol bangunan pojok beteng, dan adanya Maket keraton sebagai sarana menjelaskan obyek vital pusat pemerintahan.

Ruang Kelima, masa terjadinya Geger Sepehi. Cerita ekspansi kekuasaan kerajaan Inggris. munculnya Pengasingan para pemimpin di Penang. Raibnya 70 ribu naskah kuno.

Ruang Keenam yakni Puro pakualaman, anak Hamengkubuwono, dimana saat ini pakualam itu wakil gubernur.

Ruang ke-7 adalah masa Perang Diponegoro

Ruang ke-8 adalah lokomotif perubahan, kolonialisme, tanam paksa kerja rodi.

Ruang ke-9 adalah kebangkitan elit lokal, perkumpulan boedi utomo, Moehamadijah

Ruang ke-10, kependudukan jepang yang hanya 3,5 taun. tenaga romusa, selokan mataram.

Ruang ke-11, kemerdekaan jogja bergabung di indonesia. jogja menjadi ibukota 1946-1949. kantor radio, perusahaan duit, pusat indonesia di jogja, ibu kota revolusi.

Ruang 12 penataan pemerintah DIY, mengenal yogya, “sekali dibudara tetap diudara” 1951 pemilu, 1955 pemilu DPR. infrastruktur, cheguvera dan gula, terusankalibawang, selokan mataram.

Ruang 1, Jogja sebagai kota pendidikan , taman siswa dan muhamadiyah

Ruang 14, Jogja senagai kota kebudayaan tokoh seniman dan hasil karya.

Ruang 15, Jogja sebagai kota pariwisata

Ruang 16, pisowanan ageng, reformasi krismon, demo mahasiswa, maklumat bagi rakyat yogyakarta bersaka dengaj kaum reformis. rekaman maklumat

Ruang 17, gempa jogja selama 57 detik dan 5084 korban jiwa.

Ruang 18, keistimewaan. jogja itu sederhana tapi ngangenin

Kembali Sleman 1- 4 Juli 2023

Ba’da tanggal 17-20 Juni 2023, Sleman menarik raga beserta keluarga dalam perjalanan pulang kampung. Setengah bulan saja, tak menghalangi perjalanan berjarak 550 kilo meter Depok Jawa Barat – Sleman

Malam tanggal dua di bulan Juli 2023 sekitar jam 6.45 telah melewati perempatan Donokerto Turi, tak jauh dari rumah yang diinapi selama ini. Biasa di depan rumah obrolan pengantar tidur, hingga kembali terjaga pagi.

Waterpark Galaxy pun menjadi tempat bercengkerama sampai akhirnya jam tiga sore selesai di warung bebek haji slamet sebelah flyover Jombor. Esteh nya bergelas besar dan seharga 10 ribu bakal menjadi kenangan.

Athrium hotel di barat terminal Jombor mengurai kantuk dan kebersamaan bersama anak. Ompol yang membasahi kasur itu menandai pernah sekali menginap.

Kantor esdm yang di gabung dengan PUPR Pemerintah Provinsi DIY menjadi ruang rapat. Dari situlah aku mengenal kembali daerah Bumijo. Kemudian ada warung Klangenan di Patangpuluan yang menyediakan angkringan dengan alat bakar di atas meja. Project penataan arsip itu membawa kepada kesederhanaan hubungan pertemanan

Pada perjalanan kembali ke Jakarta, Parkiran Taman Candi Borobudur menjadi persinggahan sementara setelah meninggalkan hotel jam enam pagi. dan jam 9.30 tanggal empat ini aku memesan dua bingkus kupat tahu sebelum jalur Weleri. Jalan berkelok kelok yang terus membawa memori “mabuk perjalanan” untuk para penggunanya.

akhirnya, rekapan pengeluaran perjalanan ke Sleman menjadi pengharapan. Perjalanan ke Sleman mengeluarkan 550 untuk untuk Tol. Menghibur keluarga dg wisata dan makan sebesar 500 ribu (HTM Galaxy dan Bebek). dan Pembelian BBM tiga kali @300 menggenapi 900, sehingga Total 1,3 juta untuk harga separo mesin pompa yg mencapai 500 ribu

Kembali ke Jogja pada 17 – 20 Juni 2023

Enam pagi meluncur melewati ruang Tol diakhiri gerbang Tol Batang Jawa Tengah di tegah hari. Raja Sate H.Subali, Legenda Sate sejak tahun 1972 pun menjadi pemberhentian istirahat.

Enam petang pun mendarat di Jabung Pandawaharjo Sleman setelah melewati jalur Weleri. Bakmi Mbah Ndumuk yang nerada di Jalwn Magelang Slemab pun mengobati perut lapar sebelum bertemu kedua orang tua.

Kembali ke Depok, berawal dari gerbang tol Adi Sumarno setelah salah ambil arah jakarta. KM 493 pun terhenti di KM 360. sedikit meregang ketegangan otot untuk gladi bersih tole ke SDN Tanah Baru 1.

Dua malam di Yogya seolah menjadi penggalan kisah yang terus diuntai. Malam kedua di Grand Serela Sinduadi Mlati Sleman. Bersamaan dengan bimbingan penataan arsip di BPPTKG, fasilitas penginepan Bintang Tiga itu merajut kebersamaan keluarga

Hidup Tanpa Internet

Apakah Anda ingat hidup sebelum adanya internet?

Buku tulis dan buku pelajaran sudah disiapkan ke dalam tas demi menyambut esok hari. Berdiam di rumah bersama orang tua dengan tayangan televisi, hanya TVRI kemudian menyusul Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).

Aktualisasi bergotong royong bersama warga senior dan organisasi pemuda. Menginisiasi ternak entok dan merapikan pepohonan demi mencari uang kas perkumpulan. Sigap dan siaga menjadi Even Organizer peringatan hari nasional dan hari besar keagamaan. semua juga tanpa internet.

Selalu bertanya kepada teman. Kapan kita akan ke Sungai lagi. Tak perduli itu pagi, siang, malam. Bermain di sungai yang tidak perlu bayar, menjadi kehidupan tanpa internet

Radio adalah kehidupan sebelum internet. Bersama radio malam terasa syahdu. Suara yang berasal dari kotak elektronik itu menjadi kehidupan

Ingatan Hidup sebelum internet datang adalah menyambangi kantor Telkom yang menyediakan wifi gratis. atau mendatangi warung internet yang berada di Jalan Monjali, jalan gejayan, sekitaran kampis lah.

Internet telah membawa takdir sosial lebih dari yang sebelumnya.

gugup

Apa yang membuat Anda merasa gugup?

Apa arti kata gugup? kadang beda generasi, beda pula arti persepsi suatu kata. Bisa jadi termasuk kata “Gugup”. Perbedaan biground budaya lingkungan sekitar seseorang pun mempengaruhi arti kata. dan kadang di keseharian, terjadi leveling dalam mengartikan suatu kata.

gugup itu grogi? apakah kala berbicara di depan forum yang kuanggap sebagai kata grogi sama dengan arti kata gugup? apakah juga gugup itu bisa diartikan keadaan terkejut karena suatu desakan atau ancaman. semacam ketakutan sesaat gitu???

Istirahat dengan Makna

Bagaimana cara Anda beristirahat dari hari yang menyibukkan?

Berdiam diri di rumah, atau sekedar menyambangi komunitas kecil, sampai dengan mendatangi keluarga di tanah kelahiran menjadi saat istirahat yang terasa lebih berkesan. Istirahat yang dihadapkan dengan hari yang menyibukkan menjadi hal yang perlu dimaknai.

Tidur yang tak lebih dari tiga jam, dimaknai istirahat yang efektif. Kalimat “istirahat yang berkualitas bukan semata waktu yang cukup“. tertidur dengan lelap yang karena kadar gula dalam darah yang menurun dapat terjadi kala berpuasa. tertidur karena kadar gula naik, terjadi selepas sarapan nasi yang terlalu banyak. bahkan kadang dehidrasi pun mendatangkan tidur.

apakah istirahat memang harus tidur? jawabanya sih Iya. bukan tertidur karena merasa kurang tidur. tidur karena kurang tidur pun menjadi istirahat dikala hari yang menyibukkan

Media Sosial

Bagaimana cara Anda menggunakan media sosial?

Satu diantara fasilitas menaruh eksistensi diantara pergaulan. media Sosial seperti WAG aku fungsikan sebagai sarana untuk melaksanakan agenda kecil sampai demgan pemecahan masalah diantara tetangga.

Semisal aku buat WAG bertajuk Mediasi VTB dimana aku undang dua orang ketua RT penerusku dan pihak yang berselisih untuk duduk bareng dalam satu forum pada satu waktu. setelah itu grup aku putuskan untuk dibubarkan. kenapa? terdapat pertanyaan yang mendasar, kenapa dibentuk WAG padahal sudah jelas dan kesediaan pihak pihak yang akan bermusyawarah.

Media Sosial seperti Blog , baik Wordpres maupun Blogspot aku pergunakan sebagai media penyimpanan dokumentasi. Sifat gratisan inilah yang memberikan manfaat untuk mengecek kembali kejadian yang telah lampau. sampai disini, dokumentasi pribadi menjadi dokumen pribadi yang cukup memggelisahkan untuk diprofil oleh pihak penyedia layanan gratisan.

Kelincahan bermain gagdet dan merangkai kata kata menjadi sisi lain dari keberadaan media sosial. selain itu, media sosial menjadi sumber informasi daj media komunikasi masal yang suatu saat berguna. misalnya di WAG warga dalam pelaksanaan acara keberjamaahan. kerja bhakti dan berbuka puasa atau kepengurisan RT yang mengagendakan kegiatan sosial.

semoga media sosial menjadi hal yang tetus positif dalam menebar kebaikan dan menyemangati diri sebagai khalifah dan rahmatanlilalamin.

Huruf Kartika

Mengetik kop nota dinas, perlu mengingat jenis huruf Kartika ukuran 12 untuk tulisan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Pun dengan ukuran sama untuk tulisan Republik Indonesia dengan Kartika.

Sesuai Norma dan Standard penyusunan dokumen negara, jenis huruf dan ukurannya pun perlu perhatian dari para aparatur sipil negara. Sekilas berasa menyulitkan proses administrasi, namun pemenuhan peraturan yang diberlakukan di lingkungan kenenterian menguak standarisasi naskah kedinasan.

Tulisan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi berukuran 13 dengan jenis hurif Kartika posisi center. sedangakan untuk nama gedung berukuran 9 dan delapan dan pengetikan alamat kotak pos, email memakai Kartika 8.

Hal diatas menjadi deskrepsi pembuatan kertas kop surat. sebelum era transformasi digital di pemerintahan yang digaungkan 2020, kertas kop menjadi bahan cetakan. para ASN diharap menstandarisasi kertas kop yang divetak oleh Bagian Umum pada tiap kantor.

guru ku Ibu

Siapa guru yang paling berpengaruh bagi Anda? Mengapa?

setiap belanjaan di catat, bahkan setiap pertumbuhan anak nya pun dicatat. catatan ibuku sedari aku kecil telah membentuk diriku. untuk itulah aku menganggap guru yang paling berpengaruh adalah Ibu

Tahun 2002, ibuku melanjutkan di kehidupan yang lebih kekal. belum sempat aku membalas pendidikan yang diberikan kepadaku, Ibu harus pergi atas kehendak Allah. Ya Allah ampunilah segala kesalahan Ibuku dan berilah alam kibur yang terang