Dana Bagi Hasil Migas

Endapan informasi di ruang arsip Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi adalah saksi bisu penerimaan negara dari sektor minyak dan gas bumi. Ya…terekam dalam berkas pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintahan. Tulisan ini merupakan pendalamanku saat berjibaku dalam penjagaan memori organisasi dan berusaha mengembalikan penataan arsip sesuai prinsip asal usul dan prinsip aturan asli. 

Jutaan lembar format kertas perhitungan alokasi lifting minyak mentah menghiasi meja kerjaku hari ini, Selasa, 1 September 2020. Format isian tersebut bagian dari kertas arsip yang berasal dari Sub Direktorat Penerimaan Negara. Berkas kurun waktu tahun 2003 itu terbaca berita acara perhitungan bersama realisasi lifting triwulan untuk setiap Provinsi.

Berita acara tersebut ditanda tangani oleh petugas dari Ditjen Migas, Ditjen Lembaga Keuangan, Ditjen Otonomi Daerah, BPMigas, Badan Usaha Migas dan atau Kontrraktor KKS serta perwakilan setiap pemerintah daerah dari tingkat provinsi dan tingkat kabupaten. 

Berkas kertas berjudul “LIFTING REKON DJM TW IV 03” memiliki ketebalan satu Odner. Ketebalan dari dampak duplikasi arsip pada tiap item perlu dicurigai sebagai faktor yang menggerus sumber daya kearsipan. Duplikasi arsip pada berkas ini hampir 20% per berkas. Misalnya terdapat 10 item arsip duplikasi tentang Berita Acara Perhitungan Bersama Realisasi Migas Triwulan IV/2003 di tiap Provinsi Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Aceh, Papua, Maluku, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. 

Baca juga https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/11/penerimaan-negara-sektor-migas/?preview=true

Pada kertas yang berjudul realisasi lifting gas alam sampai dengan Triwulan IV 2003 disusun per provinsi. Provinsi sebagai penghasil gas alam seperti kalimantan timur, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Sumatera Selatan, papua, Sulawesi selatan dan aceh. 

Penyusunan berkas per triwulan sebagaimana proses pelaksanaan oleh unit pengolah (Sub Direktorat Penerimaan Negara). Terdapat pula item yang berjudul Berita Acara Perhitungan Perkiraan Dana Bagian Daerah (Dana Bagi Hasil/DBH). 

Berita Acara DBH ini akan menjadi acuan penyaluran di Truwulan kedua tahun berjalan. Sedangkan besaran perkiraan Dana Bagiak Daerah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan. 

Selanjutnya, dengan berkas yang serupa dengan kurun waktu berkas tahun 2005, aku membaca bahwa Perhitungan Realisasi Lifting Migas merupakan Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah sebagai daerah penghasil tentang Penyaluran Dana Bagian Daerah. Berkas yang tersusun dari item Undangan Rapat bertandatangan Direktur Pembinaan Pengusahaan Migas sebagai tindak lanjut Sidang Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). 

Berkas di tahun 2005 ini diberikan judul Lifting DJM TW I/2005 BA tersusun atas Berita Acara Perhitungan Bersama Realisasi Lifting Migas Triwulan I Tahun 2005 tiap provinsi dan lampiran berupa rincian perhitungan lifting migas per kabupaten/kota baik data minya mentah maupun gas alam. 

Rapat koordinasi Perhitungan realisasi lifting Migas merupakan pemenuhan ketentuan pasal 13 Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2002 tentang Dana Perimbangan, sebagaimana undangan Direktur Pembinaan Pengusahaan Migas di Triwulan I Tahun 2004.

Setahun kemudian, menilik berkas perhitungan Lifting Migas Triwulan III Tahun 2005, dasar kegiatan penyaluran dana bagiak daerah adalah Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah. 

Setahun berikutnya terbit pula  Peraturan Pemerintah Nomor 55  Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan tersebut. Surat Direktur Jenderal Migas kepada Dirjen Anggaran dan Perimbangan Keuangan akhir Februari 20006 menunjukkan keterhubungan lintas Kementerian pada pemerintah pusat.

Penghitungan Realisasi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam dilakukan secara Triwulan melalui mekanisme rekonsiliasi data antara Pemerintah Pusat dan Daerah. 

Baca juga https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/13/perimbangan-keuangan-pusat-dan-daerah/?preview=true

Pemerintah Pusat terwakili oleh Kementerian antara lain ESDM, Keuangan, Dalam Negeri. Sedangkan pihak  Operator pengusahaan Migas adalah BPMigas, PT Pertamina dan Kontraktor KKS. Dan Pihak Pemerintah Daerah sesuai dengan Lokasi Sumber Migas setempat. 

Warung Serba Sambel

Di sebelah Jalan Raya Sawangan, Warung SS

Berani makan di tempat?” kata istri sebelum jajan di Warung. Sejak masa pandemi, lima bulan yang lalu, memang belum pernah sekalipun makan di warung.

Bismillah” jawabku sembari menuntun bocah bocah memasuki ruangan semi permanen yang menjajakan masakan serba sambel.

Mengenal Warung SS itu di Yogyakarta. Sejak warung hanya lesehan tepatnya di Barat Balirung UGM, pinggir Jalan Kaliurang. Lambat laun, Warung yang merambah konsumen penikmat sambal , sampai pula di daerah penyangga Ibukota seperti Depok Jawa Barat.

Akhirnya, minggu 30 Agustus 2020 itu menjadi hari keluarga. Menu karedok dan sayur terancam dilengkapi sambal membawa keriangan makan bersama.

Sepedaan🥉 (Pacuan Kuda Limo)

Minggu, 30 Agustus 2020, Jepretan gambar Aput yang kebetulan jaga di Pos Security mengawali sepedaan pagi ini. Tabuh 6.30 sebelum siang, bersama tetanggaku di VTB mulai mengayuhkan pedal sepeda. Sepedaan ketiga bagiku, dalam menginisiasi keakraban dan menambah kekompakkan dalam hidup bertetangga. 

Baca juga https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2020/07/19/sepedaan-ke-2/

Sepuluh kilometer jarak tempuh untuk spot tujuan Arena Pacuan Kuda Limo dengan satu jam jalan, cukup sebagai pengiring saling interaksi dengan candaan. Guyonan masalah drainase untuk pemandangan kavling komplek perumahan baru yang menjamur seiring dibukanya Exit Tol Sawangan memecah keriangan sepedaan. 

Sepedaan ketiga setelah bulan Juni dan Juli di masa Pandemi ini menempuh track mendatar dengan elevasi 9 meter secara total. Meski demikian, kejadian rantai sepeda pak Baderi yang sempat terlepas dari girnya, memberikan pelajaran perlunya Tool Kit saat sepedaan.

Akhirnya, sepedaan atawa gowes pagi yang rutin digelar warga VTB setiap Minggu menambah keakraban, kekompakkan serta menjadi cerita perjalanan bermukim di RT 10 RW 11 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Semoga dengan sepedaan terus meningkat rasa bahagia demi merengkuh imunitas ragawi.

Goresan Tinta

Goresan tinta itu biasa disebut tanda tangan. Goresan unik dari setiap orang mewakili diri dan kedudukan. Entah sampai kapan, dipergunakan. Sebelum nanti tergilas dan termakan oleh zaman?

Kedatangan zaman si pemakan goresan tinta semakin dekat. Zaman yang diawali dari pembatasan fisik demi pembelaan atas jasad yang sehat. Goresan tinta pun digantikan dengan sertifikat.

Ya… Sertifikat Tanda Tangan Elektronik. Bentuk lisensi dari instansi tersepakati yang tidak menghilangkan sifat goresan tinta yang unik. Kini telah menjelma menjadi pengganti goresan tinta, meski terlihat sama oleh mata.

Kehidupan akan terus menceritakan hikayat nya. Goresan tinta yang dulu dapat merogoh sukma, sebentar lagi pun sirna.

Safety Driving & Servis Excellent

Hikayat Cleaning Services dan Office Boy

  • Jarak rumah ke kantor cukup membuat kocek raib dan waktu sangat tersita. Demi menyisihkan rupiah, maka perlu menghilangkan ongkos perjalanan ke kantor. Demi datang lebih cepat dari pegawai, waktu perjalanan pun harus lebih awal. Tapi ya, mosok sih orang orang belum bangun untuk tahajud dan sholat subuh, kita sudah jalan ke kantor. Maka ketemulah jalan untuk nginap di kantor. Menginap di kantor memang bermanfaat, selain menghilangkan ongkos jalan dan tentu akan lebih dulu berada di ruangan sebelum pegawai datang. Tugas buka pintu ruangan pun terlaksana dengan baik

Quiz: Pintu apa yang didorong nggak bakalan pernah bisa terbuka? Jawaban: Pintu Geser

  • Setiap harinya, manusia di dunia ini membina keasyikan masing masing. Asyik itu tidak terbatas oleh jenis pekerjaan, bisa jadi kerja kebersihan. Asyik itu seperti rasa ketagihan. Bayangkan ketagihan rokok, jika kalian perokok. Ketagihan makan mie, jika kalian pecinta mie, ketagihan bercinta jika kalian memang bercinta. Bahkan di Jepang, asyik nya orang jepang melipat kertas yang menyerupai benda benda( origami) telah memikat para ilmuan di NASA, untuk ditiru dan diterapkan pada desain pesawat luar angkasa. Itulah hikmah asyik nya manusia di dunia,pada seluruh jenis pekerjaan tak terkecuali temen temen Pramu Kebersihan Kantor. 

Quiznya: Pekerjaan apa yang selalu mencari tempat kering dan selalu mundur? Jawab: Ngepel lantai.

  • Mahal nya harga barang saat ini, bukan karena semata kualitas dan asalnya. Banyak barang mahal, jika tidak dirawat akan menurunkan nilai jual. Seperti Gedung Ibnu Sutowo, bermilyar milyar rupiah demi mewujudkan perkantoran yang mentereng dan berkelas. Pekerjaan kebersihan menjadi andalan dalam merawat kelas perkantoran tetap berada di level hotel berbintang. Beri tepuk semangat bagi temen-temen kita yang terus merawat agar gedung ibnu sutowo tetap berkelas.

Quiz: Benda apa yang dibeli mahal-mahal dan fungsinya hanya untuk digantung saja. Benda apakah itu? Jawab: Anting-anting.

Hikayat Security 

  • Dimasa pandemi ini, tugas satpam menjadi bertambah. Satu diantara tugas itu adalah pengecekan suhu tubuh setiap orang yang datang ke Ibnu Sutowo. Berbekal alat pengukur yang ditembakkan di kening, terdeteksilah orang yang diperbolehkan dan dilarang memasuki lingkungan kantor. Di bulan pertama, dalam kondisi Kedaruratan bencana alam non alam, bapak2 satpam masih bisa fokus dengan tugasnya. Belakangan ini, mereka terganggu fokusnya. Karena apa? Ternyata si mata 👁 tertarik dengan barang bawaan yang menonjol. Ade bukan ya😄😄

Qiuz: Sebutkan hewan yang teraneh di Dunia? Jawaban: Belalang dan kupu kupu, siang makan nasi kalo malam minum SUSU😄😄😄😄mimik cucu 

  • Sebagai petugas keamanan, tentu tidak gampang. Kadang sifat baik hati dan selalu berfikir positif, justru menjadi penghambat kesuksesan dan kewibawaan sebagai Satpam/Security. Menaroh kecurigaan kepada orang lain, kok rasa rasanya tidak sesuai dengan kata kata ustazd dan kyai ya…. Dampaknya, terjadi pergolakan dan pertengkaran batin kepada diri sendiri. Tapi itulah tuntutan tugas di kantor sebagai palang pintu dan juru kunci keamanan. Demi memberikan Service yang excellent, maka bapak bapak satpam perlu memperbesar rasa curiga kepada orang yang belum dikenal masuk di Gedung Ibnu Sutowo. Terlebih jika membawa benda benda yang tidak biasanya. Benda terlihat atau benda yang tidak kelihatan sekalipun. 

Quiz: Benda apa yang huruf depannya K belakangnya L. Sedang bila ditarik keras kalau dilepas lemas? Ketapel. Tolong otaknya dijaga ya”

Hikayat Driver 

  • Ngebut, bagi Driver sudah terbiasa, terlebih jika request pimpinan yang diagendakan rapat. Tentu banyak cerita diantara temen temen driver tentang “Ngebut” namun tetap memberikan kenyamanan buat penumpang. 

Quiz: Siapa penyanyi yang gak suka ngebut? Melly Goes Slow.”

  • Driver berbeda dengan sopir.” tolong ya… , jangan panggil kami dengan sebutan SOPIR, karena kita ini adalah Driver” kata haji Tatang Nurkiyawan yang puluhan tahun telah mengabdi di Ditjen Migas.

Quiz: Sebutkan Siapa saja yang pernah menjadi Driver Bapak Dirjen Migas, minimal 4 orang berserta nama dirjen nya. 

  • Tentu, Driver tidak mau disamakan sengan supir angkot. Setuju ya? Terlebih driver pejabat eselon 1 dan eselon 2. Demi menjaga kewibawaan pimpinannya, pakaian harus rapi, rambut klimis ( yang masih punya rambut hahahaha). bahkan perlu ditambah parfum. Gak banget lah ya, jika bau badan tercium oleh penumpang.. Palagi yg pernah bawa ibu ibu dharma wanita. 

Quiz: Siapakah yang suka naik angkot, tetapi tidak pernah bayar angkot? Supir angkot

  • Driver duduk di depan bos. Kadang juga duduk di samping bos. Karena duduk selalu berdekatan, baik di depan maupun berdampingan, terjalinlah obrolan. “Pak, ini ada sekretaris cantik di lantai 8, kalo ditarik sebagai sekretaris di lantai 16,seperti cocok pak” kata driver ke pejabat eselon 1. Singkat cerita, berkat duduk di depan dan disebelah si bos, driver telah berjasa kepada sekretaris caem itu. Bahkan sampai sekarang, karir sekretaris semakin bagus. Tuh, hebat kan bisikan driver? 

Quiz:SOPIR apa yang duduknya dibelakang?Jawab: Sopir becak.

Pejabat administrator urusan umum kepegawaian dan organisasi, Mukti Yunarso sedang menghibur kurang lebih 100 personil urusan rumah tangga, bertempat di Kabupaten Bandung Barat

Glamor Camping. 

TRIZARA resort di Lembang Bandung mengusung bisnis venue yang unik. Penginapan dirancang dengan nuansa tenda 🎪 layaknya berkemah. Suasana pegunungan di Bandung ini telah banyak diulas para yutuber dan televisi sejak 3 tahun yang lalu. 

selamat siang bapak, kamarnya bisa dibersihkan?” tanya pemuda yang berkaos merah kepadaku. Aku menjawab “silahkan, boleh boleh“. Jam sebelas siang, Jum’at 28 Agustus 2020, saat berkesempatan di Venue ini, aku disapa satu pegawai Trizara Resort yang bertugas merawat kebersihan kamar.

Udara yang masih terasa segar, meneriakkan kebiasan makan indomie rebus. Aku pun bertanya melalui pesan singkat Whatsapp sesuai nomor yang tersedia. TRIZARA RESORT tidak menyediakan line telpon begitu juga saluran televisi di dalam kamar. Konsep kemah atau Camping hampir bisa dipastikan menjadi alasan, sebagai sarana diet TV. 

Namun demikian, camping tanpa indomie rebus serasa hambar. Aku urung mendapati menu favorit saat berkemah atau camping itu di TRIZARA Resort. 

Disamping kamar netra 04, terlihat Gudang peralatan kebersihan. Lokasi barang persediaan yang tidak menyulitkan akses petugas untuk menjangkau antara kamar satu dengan kamar lain. Bangunan semi terbuka, penyimpanan seperti tisu, sabun, sapu, kemoceng, pewangi ruangan, obat nyamuk, alat tulis dan lain lainnya. 

Di beberapa titik didirikan semacam Gardu pandang. Perpaduan tembok dan bambu beratapkan jerami tepat berada di tepi sawah. Lampu LED ditempel mengarah ke jalan menambah kesyahduan suasana malam hari. 

Jalan berkonblok dengan penataan taman di kaki pegunungan. Tempat hidangan makan pun berbentuk menyerupai daun. Lokasi cotage dengan view lumayan bagus adalah di bawah. Dari harga pun lebih mahal di bawah.

Tersedia fasilitas permainan flying fox, Fasilitas bermain pasir untuk anak, trampolin, sepeda anak, dan sarana berkumpul dengan dilengkapi fasilitas perapian. Instalasi listrik bawah tanah membuat suasana tetap alami. Instalasi pembuangan air yang terpadu antar kamar. Lampu di pinggir jalan yang melekat pada beton bertuliskan nama venue. Tempat sampah terbuat dari beton dengan jenis pecah belah, organik, dan anorganik

Fasilitas mobil jemputan para tamu dan mobil servise taman. Akhirnya tulisan ini berhenti pada Quote yang ditempel di sela sela taman “Keindahan hanya bisa dilihat oleh mata yang indah, keindahan atas setiap hal baru hanya bisa ditemukan oleh pikiran

Arsiparis di Direktorat Jenderal KESDM

Tahun 2020, menjadi titik tonggak tidak ada lagi formasi arsiparis tingkat keterampilan jenjang pelaksana pada Direktorat Jenderal di Lingkungan Kementerian ESDM. Paling rendah berada pada jabatan mahir, sejumlah dua formasi. Disusul empat formasi untuk jabatan penyelia. Keenam formasi arsiparis tingkat keterampilan tersebut pun tidak ada yang lowong. Tahun 2020, terdapat enam arsiparis tingkat keterampilan yang telah berada di Direktorat Jenderal di Lingkungan KESDM. 

Sebagaimana tergambar di peta jabatan di Lingkungan Kementerian ESDM, keenam arsiparis terampil tersebut  tidak akan menemukan penambahan teman sejawat di unit kerja nya. Dengan kata lain, tertutup sudah harapan penambahan arsiparis terampil. Nantinya yang ada adalah penggantian tatkala ditinggalkan oleh arsiparis yang naik jabatan atau alih jenjang. 

Dasar penyusunan formasi pegawai, pengadaan pegawai, pengangkatan dalam jabatan, perencanaan karir dan pelaksanaan kelas jabatan, Peta Jabatan di Lingkungan Kementerian ESDM diperbaharui kembali pada 26 Agustus 2020 ditandatangani oleh Bapak Arifin Tasrif. 

Surat Keputusan tentang peta jabatan yang bernomor 155 menjadi realitas pembinaan jabatan fungsional yang menghargai keahlian. Kenapa, aku bilang begitu? Ya… Setidaknya dengan tersedianya satu formasi arsiparis utama dan empat formasi jenjang madya di Biro Umum menjadi sinyal arah pembinaan arsiparis tingkat keahlian. 

Peta jabatan versi 2020 ini seolah tidak menginginkan kembali kehadiran arsiparis baru melalui jalur umum untuk tingkat keterampilan di unit organisasi bentuk Direktorat Jenderal. Dari keempat Direktorat Jenderal yakni Migas, Ketenagalistrikan, Minerba, dan EBTKE, tidak satu pun tertulis formasi tingkat keterampilan jenjang pelaksana.

Formasi tersebut mengisyaratkan bahwa pengadaan arsiparis tingkat keterampilan kedepan disasarkan melalui jalur Inpassing & Redistribusi. PNS fungsional umum dapat mengisi formasi arsiparis mahir dan penyelia sesuai ketentuan pembinaan karir PNS. Pun arsiparis pada unit organisasi lain dapat mengisi jabatan yang lebih tinggi atas nama pembinaan karir arsiparis.

Selain itu, peta jabatan di Lingkungan Kementerian ESDM 2020 mengisyaratkan tertutupnya penambahan arsiparis tingkat keterampilan oleh Direktorat Jenderal di Lingkungan Kementerian ESDM via jalur pengadaan CPNS. 

Tulisan ini mengantarkan nalarku terkait perubahan pembinaan jabatan fungsional arsiparis. Jumlah formasi arsiparis tingkat keahlian telah mereduksi jumlah arsiparis tingkat keterampilan. Dari 16 jumlah formasi arsiparis yang berada di unit Direktorat Jenderal di lingkungan KESDM, sepuluh formasi berada pada tingkat keahlian. Enam jabatan ahli pertama dan empat jabatan ahli muda. 

Akhirnya, kearsipan pun harus pasrah atas kebutuhan arsiparis tingkat keterampilan dimana kebutuhan tertatanya fisik arsip sangat bergantung keberadaan arsiparis tingkat keterampilan.

Tentu kondisi diatas memerlukan kebijakan teknis di lingkungan Direktorat Jenderal untuk memperbanyak staf non PNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk memenuhi kebutuhan tenaga penata arsip.

Protokol COVID 19 Masuk Rumah

Pandemi menuntut pembiasaan protokol kesehatan. Sekolah dan kuliah masih berlangsung di rumah. Ritual ibadah berjarak antar manusia. Aktivitas perkantoran menjadi klaster baru kasus konfirmasi positif.

Memasuki lima bulan masa pandemi dan peningkatan angka paparan positif corona serta dampak kondisi perekonomian, terbitlah protokol kesehatan setelah melakukan aktivitas perkantoran dan aktivitas lainnya di luar rumah. 

Tertuang dalam Surat Edaran Walikota Depok pada tanggal 8 Agustus 2020, seluruh warga masyarakat Kota Depok Jawa Barat diberikan edukasi terkait keselamatan bersama dari penularan COVID 19 di Lingkungan Keluarga. Berikut ini adalah protokol kesehatan setelah sampai di rumah:

  1. Melepas sepatu sebelum masuk ke rumah 
  2. Tidak menyentuh apapun sebelum mencuci tangan
  3. Meletakkan barang bawaan ke tempat khusus
  4. Meletakkan baju atau segera mencuci/merendam dengan deterjen
  5. Segera mandi
  6. Pastikan mencuci semua area kulit yang terpapar udara luar
  7. Mengelap handphone 📱 dengan tisu berdisinfektan
  8. Menghindari kontak langsung dengan usia rentan(lansia & anak) 
  9. Saling mengingatkan antar anggota keluarga saat berada di luar rumah
  10. Selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak fisik

Kebakaran Arsip Negara

Si Jago Merah yang melalap Gedung Kejaksaan Agung mengingatkanku pada tulisanku sebelumnya yang berjudul “Arsip adalah Gedung Perkantoranhttps://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/04/24/arsip-adalah-gedung-perkantoran/

Kejadian kebakaran Gedung Perkantoran Kejaksaan Agung yang beralamat di Kebayoran Baru DKI Jakarta pada hari Sabtu, 22 Agustus 2020 itu dapat kumaknai sebagai kebakaran arsip negara. Alhamdulillah nya, secara resmi fihak Kejaksaan Agung telah mengkonfirmasi bahwa masih tersedianya back up arsip dalam bentuk digital (sumber : Kapuspenkum Kejaksaan Agung saat diwawancarai channel TV Berita Satu) 

Menurut pengalaman emphiris sebagai arsiparis, alih media arsip ke dalam format pdf pun akan disimpan di Gedung Perkantoran. Arsip yang dipindai kemudian di simpan dalam bentuk format pdf, tersimpan pula pada database di server atau komputer besar yang berada di Gedung Perkantoran.

Nalarku pun bertanya, sejauh mana mitigasi bencana arsip yang dapat dikendalikan oleh Instansi Pemerintah? Bagaimanakah perlindungan terhadap keberadaan server atau komputer besar sebagai ruang simpan arsip digital di Gedung Perkantoran? 

Mitigasi bencana arsip sangat terkait erat dengan urusan manajemen pemerintahan misalnya saja pada wilayah pemanfaatan teknologi informasi. Pada awal 2016, penulis sempat studi banding ke Pemkot Surabaya dimana strategi perlindungan terhadap database dilakukan dengan sistem Coolocation

Sistem perlindungan database dengan memencarkan data ke server lain dan diletakkan di gedung perkantoran yang lain bahkan di daerah yang berbeda. Dengan sistem perlindungan Coolocation maka data (arsip digital) telah berada bukan hanya di server utama pada Gedung perkantoran yang dilanda musibah kebakaran, namun berpencar ke server kedua. 

Akhirnya, kita pun wajib belajar dari kejadian kebakaran arsip negara. Perlindungan atas hilangnya arsip dapat dilakukan dengan metode penggandaan dan pemencaran. Arsip yang dipencarkan ke beberapa lokasi gedung perkantoran dapat menjadi sarana back up tatkala bencana datang. Pun arsip yang digandakan dalam kerangka dikirim, ditembuskan, diterima akan menjadi sarana dalam temu kembali arsip. 

Hanya saja metode perlindungan dengan penggandaan dan pemencaran memerlukan sumber daya yang lebih besar. Kebutuhan sumber daya tersebut sangat menonjol tatkala arsip masih dalam bentuk konvensional (media kertas). Terlebih berada di Ibukota Negara dan pusat perdagangan seperti Jakarta.

Pelajaran dari kebakaran arsip, dapat kumaknai dalam mendudukan alihmedia arsip. Sepemahamanku, arsip kertas yang dialihmediakan ke media Digital bukan semat kepentingan kepentingan Back Up. Alihmedia di kearsipan dimaksud sebagai cara memelihara fisik arsip dari kerusakan dan kecepatan akses informasi yang terkandung pada arsip kertas. 

Pungkasan, dari kejadian kebakaran arsip negara, memaksaku untuk menyimpan hipotesa kecil bahwa suatu saat arsip digital (hasil alihmedia) akan dapat menggantikan arsip dengan syarat dan ketentuan yang disepakati. 

Dokumentasi Keluarga

Foto Keluarga, Foto Perjalanan kembali ke Kampung Halaman. Kenangan yang akan mengukir rasa kekeluargaan.

Kakek dan Cucunya. Bapak Wahono, Nayla, Nasywa, Dipta, Rara, Elyn di Sucen pada Minggu 23 Agustus 2020 jam 05.00 WIB
Sarapan Soto. 3 jam setelah mengawali perjalanan kembali ke Depok. Berlokasi di daerah Weleri Jawa Tengah
Kakung, Margino dan Cucu, Dipta. Di Teras Rumah Jabung Pandawaharjo Sleman Yogyakarta
19 Agustus 2020, Sore hari bersama keponakan dan Bapak di Angkringan. Di pinggir jalan Pangukan Sleman