Arsip Kepemimpinan Ditjen Migas

Pagi ini, 23 September 2019 mendapat arahan langsung dari pejabat administrator Bapak Mukti Yunarso. Selaku seorang arsiparis harus mulai mengolah arsip menjadi Informasi yang layak konsumsi.

Arsip bukan sekedar tumpukan kertas saja, namun perlu diolah dan disajikan sehingga menjadi informasi yang berguna bagi kepentingan internal dan kepentingan publik.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, pada paragraf tiga pasal 37 tersurat kewajiban unit dalam pengolahan dan penyajian rekaman kegiatan sehingga menjamin ketersediaan informasi.

Dari arahan tersebut, tulisan ini menjadi olahan arsip menjadi dokumentasi kepemimpinan Ditjen Migas. Meski belum utuh sejak kepemimpinan pertama, namun menjadi gambaran mendekati masa berakhirnya kepemimpinan nasional/ kabinet kerja jilid 1.

Berikut urutan nama berdasarkan jabatan yang masih perlu dilengkapi kembali sebagai informasi rekaman kepemimpinan Direktorat Jenderal Migas.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
🌟 28 Maret 2018 : Dr. Ir. Djoko Siswanto, MBA.
🌟 2 Agustus 2017 : Dr. Ir. Ego Syahrial
🌟 7 Mei 2015 : Prof. Dr. Ir. I G N Wiratmaja Puja
🌟 31 Januari 2013 : Ir. Edy Hermantoro, M.Si
🌟 Dr. Ir Evita Herawati Legowo

Sekretariat Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
🌟 26 September 2018 : Iwan Prasetya Adhi, S.E
🌟 3 Mei 2018 : Budiyantono, M.M
🌟 11 Agustus 2015 : Susyanto, S.H., M.Hum
🌟 Hufron, SH, M.Hum
🌟 Mohammad Hidayat
🌟 Ir. Edy Hermantoro
🌟 Heri Purnomo
🌟 Edi Purnomo

🌟 Rida Mulyana

🌟 Teguh Pamudji

Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi.
🌟 26 September 2018 : Dra. Soerjaningsih, M.K.K.K
🌟 19 Juli 2018 : Mustafid Gunawan. M.E
🌟 22 Desember 2017 : Drs. Budiyantono, M.M.
🌟 Dr. Ir. Naryanto Wagimin, M.Si
🌟 Ir. Agus Cahyono Adi

🌟 Heri Purnomo

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.
🌟 26 September 2018 : Ir. Mustafid Gunawan, M.E
🌟 28 Maret 2018 : Ir. Ediar Usman, MT.
🌟 7 Mei 2015 : Dr.Ir. Djoko Siswanto, MBA

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas

🌟 Soerjaningsih
🌟 12 September 2019: Mohammad Hidayat
🌟 14 Januari 2019 : Ir. M. Rizwi Jinalisaf Hisjam, M.Si.
🌟 03 Mei 2018 : Yuli Rachwati, S.H.
🌟 05 Juni 2017 : Ir. Harya Adityawarman
🌟 07 Mei 2015 : Ir. Setyorini Tri Hutami

Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi.
🌟 26 September 2018 : Dr. Ir. Adhi Wibowo, M.Sc
🌟 7 Maret 2018 : Dra. Soerjaningsih, M.K.K.K.
🌟 30 Maret 2017 : Dr. Ir Patuan Alfon S. , M.K.K.K.
🌟 7 Mei 2015 : Dr. Ir. Naryanto Wagimin, M.Si
🌟 Dr. Ir. Djoko Siswanto, MBA.

Kepala Bagian dan Laporan
🌟 26 September 2018 : Ir. M. Rizwi Jilanisaf H. , M.Si
🌟 7 Februari 2019 : Diyan Wahyudi, S.T., M.E
🌟 15 Juni 2015 : Ir. Dwi Anggoro Ismukur, M.Sc
🌟 19 Juli 2012 : Ir. Koesnobroto Soerjodiprodjo
🌟 Ir. Umi Asngadah, MT

Kepala Bagian Keuangan
🌟 19 Juni 2019 : Drs. Agustinus Sudarjo
🌟 15 Juni 2015 : Taufiq Martakusuma, SE
🌟 19 Juli 2012 : Drs. R. Asep Kusumayadi, M.Si
🌟 14 februari 2011 : Dra. Dwi Artuti Heraningsih

Kepala Bagian Hukum.
🌟 19 Juli 2018 : Mohammad Alfansyah, S.H.
🌟 15 Juni 2015 : Syafriansyah Yawar R. S.H. M.S.E M. A
🌟 16 Agustus 2011 : Hufron, SH, M.Hum

Kepala Bagian Umum, Kepegawaian, dan Organisasi
🌟 22 Desember 2017 : Mukti Yunarso, S.H., M.H
🌟 Drs. Budiyantono, M.M.
🌟 15 Juni 2015 : Chaerul A. Djalil S. Sos

Kepala Subdirektorat Penyiapan Program Migas
🌟 4 Maret 2019 : Alpha Febrianto
🌟 25 April 2017 : Diyan Wahyudi, S.T., M.E.
🌟 15 Juni 2015 : Dra. Soerjaningsih, M.K.K.K
🌟 16 Agustus 2011 : Ir. Bayu Wahyudiono, M.M.

Kepala Subdirektorat Penerimaan Negara dan Pengelolaan Penerimaan negara Bukan Pajak Minyak dan Gas Bumi.
🌟 14 Januari 2019 : Heru Windiarto, S.E
🌟 26 September 2018 : Ir. Muhammad Abduh, M.Sc
🌟 15 Februari 2018 : Ir. Sentot Harijady B. T. P. , M.Si.
🌟 15 Juni 2015 : Siwi Pamungkas SE, M. M
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. I Gusti Suarnaya Sidemen, LLM
🌟 Ir. Agus Cahyono Adi

Subdirektorat Pemberdayaan Potensi Dalam Negeri
🌟 3 mei 2018 : Naufal Noor Rochman, S.T., MOGE
🌟 25 April 2017 : Dra. Soerjaningsih, M.K.K.K
🌟 15 Juni 2015 : Diyan Wahyudi, S.T., M.E.
🌟 Ir. T. Riza Maulana, MKKK

Kepala Subdirektorat Pengembangan Investasi Migas
🌟 4 Maret 2019 : Jerry Alfiardy
🌟 15 Februari 2018 : Drs. Suryono, M.M.
🌟 25 April 2017 : Prima K Panggabean, S.T
🌟 15 Juni 2015 : Ir. Sentot Harijady B. T. P. , M.Si.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Minyak dan Gas Bumi
🌟 26 September 2018 : Ir. Dwi Anggoro Ismukur, M.Sc
🌟 15 Februari 2018 : Prima K. Panggabean, S.T.
🌟 15 Juni 2015 : Dr. Ayende, S. T. M.K.K.K

Kepala Subdirektorat Pengembangan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Konvensional.
🌟 19 Juni 2019 : Ardhi Krisnanto, S.T.
🌟 19 Juli 2018 : Kusnandar, M.Si.
🌟 15 Juni 2015 : Ir. Mustafid Gunawan, ME
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Yunan Muzaffar, MT
🌟 19 Juli 2012 : Ir. Mustafid Gunawan, ME

Kepala Subdirektorat Pengembangan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Non Konvensional.
🌟 19 Juni 2019 : Ir. Doddy Pribadi, M.M.,
🌟 25 April 2017 : Ir. Bayu Wahyudiono, M.M.
🌟 15 Juni 2015 : Dr. Ir. Patuan Alfon Simanjuntak, MKKK
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Mustafid Gunawan, ME

Kepala Subdirektorat Pengawasan Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi.
🌟 19 Juni 2019 : Ir. Komar Hutasoit
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Suprapto, ME
🌟 19 Juli 2012 : Ir. Yunan Muzaffar, MT
🌟 16 Agustus 2011 : Ir. Mustafid Gunawan, ME

Kepala Subdirektorat Penilaian Pengembangan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.
🌟 19 Juni 2019 : Yulianto, S.E
🌟 25 April 2017 : Ardhi Krisnanto, S.T.
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Muhammad Abduh, MSc
🌟 19 Juli 2012 : Drs. Budiyantono, MM

Kepala Subdirektorat Pengawasan Eksploitasi Migas
🌟 26 September 2018 : Prima K. Panggabean, S.T
🌟 25 April 2017 :Ir. Muhammad Abduh, M.Sc.
🌟 15 juni 2015 : Ir. Bayu Wahyudiono, M.M.
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Patuan Alfon Simanjuntak, MKKK
🌟 19 Juli 2012 : Ir. Muhammad Abduh, M.Sc
🌟 16 Agustus 2011 : Ir. Tisnaldi

Kepala Subdirektorat Penyimpanan Minyak dan Gas Bumi.
🌟 12 Juli 2019 : Roosriani, S.H.,
🌟 15 Juni 2015: Mochamad Syaifudin, S.H, M.H
🌟 2 Oktober 2013 : Ir Yusep Kartiwa Caryana, MSc

Kepala Subdirektorat Pengangkutan Minyak dan Gas Bumi.
🌟 12 September 2019: Dedy Wijaya
🌟 07 Februari 2019 : Muhiddin, S.T., M.K.K.K.,
🌟 19 Juli 2018 : Heru Windiarto, S.E
🌟 15 Juni 2015 : Ir. Nunuk Wiryawan, SR, ME
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Isnaini, MBA
🌟 16 Agustus 2011 : Ir. I Gusti Suarnaya Sidemen, LLM

Kepala Subdirektorat Niaga Migas.
🌟 12 September 2019 : Bukhori Muslim
🌟 19 Juli 2018 : Bayu Satria Pratama, S.T., MEM
🌟 15 Juni 2015 : Mohammad Alfansyah, S.H.
🌟 2 Oktober 2013 : Agustin Hermawan, ST, MAP
🌟 19 Juli 2012 : Ir. Isnaini, MBA

Kepala Subdirektorat Pengolahan Minyak dan Gas Bumi.
🌟 26 september 2018 : Ir. Sentot Harijady B. T. P. M.Si
🌟 15 Juni 2015 : Ir. Hermawan, M.T
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Muhamad Rizwi JH, MSi

Kepala Subdirektorat Harga dan Subsidi Bahan Bakar.
🌟 26 September 2018 : Ir. Hermawan, M.T
🌟 15 Juni 2015: Ir. Muhamad Rizwi JH, MSi
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Nunuk Wiryawan, SR, ME
🌟 16 Agustus 2011 : Ir. Yusep Kartiwa Caryana

Kepala Subdirektorat Usaha Penunjang Migas
🌟 4 Maret 2019 : Drs. Suryono, M.M.
🌟 15 Februari 2018 : Siwi Pamungkas, S.E., M.M
🌟 25 April 2017 : Ir. Sentot Harijady B. Tri Putro, M. Si
🌟 2 Oktober 2013 : Drs. Budiyantono, MM

Kepala Subdirektorat Standardisasi Minyak dan Gas Bumi.
🌟 26 September 2018 : Ir. Yunan Muzaffar, M.T
🌟 15 Juni 2015 : Ir. Wijayanto, M.K.K.K
🌟 19 Juli 2012 : Dra. Rusdiana Bardian, MM
🌟 16 Agustus 2011 : Djolly Budiharti, S.Sos., MAB

Kepala Subdirektorat Keteknikan dan Keselamatan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi.
🌟 26 September 2018 : Ir. Putu Suardana, M.Si
🌟15 Juni 2015 :Ir. I Gusti Suarnaya Sidemen, LLM
🌟 16 Agustus 2011 : Ir. Hermawan, MT

Kepala Subdirektorat Keselamatan Hulu Migas
🌟 26 September 2018 : Dr. Mirza Mahendra, S.T., M.T
🌟 Ir. Yunan Muzaffar, M.T
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Bintara
🌟 19 juli 2012 : Ir. P. Wisnu Budi Widjaya

Kepala Subdirektorat Keselamatan Hilir Migas
🌟 26 September 2018 : Ir. Wijayanto, M.K.K.K
🌟 13 November 2015 : Dr. Mirza Mahendra, ST, MT
🌟 2 Oktober 2013 : Ir. Marhaban, MKKK

Kepala Subdirektorat Perencanaan dan Pengadaan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi
🌟 12 Juli 2019 :Wahyudi Akbari, S.T., M.Ak.,
🌟 Sekaryawan

Panen Lele VTB

Namanya saja kebersamaan, meski tak direncanakan sebelumnya, ada aja sesuatu yang menjadi sarana berkumpul antar tetangga di Perumahan Villa Tanah Baru.

Minggu siang, 14.00 WIB, 22 September 2019, panen lele terakhir di tahun 2019 diakhiri dengan makan siang bersama di cakruk.

Sebulan yang lalu, sebagaimana kutipan pada grup WA VTB. [24/8 07.44] Direncanakan, kembali bongkar lele dan melayani pemesanan lele bersih mentah, harga 15 ribu per 6 ekor ( hanya untuk pengganti membeli bibit lele+ pelet).

Kegiatan sampingan disela sela hidup dalam perumahan tanpa ada niat mencari untung dan ngomong rugi yakni menanam ikan lele.

Daftar pemesan sesuai blok rumah adalah D2: 12 ekor, H7: 8 ekor, D6 : 6 ekor, D5 : 6 ekor, B5 : 6 ekor, H9 : 12 ekor, G5 : 6 ekor B6 : 6 ekor menggantikan modal pembelian bibit ikan lele.

Terakhir kali, bibit lele sebesar 150 ribu, telah kembali meski tak perlu memikirkan lagi ratusan ribu lainnya sebagai empan ikan lele.

Respon beberapa warga pun saat panen tersebut mengisi komunikasi masal dalam kegiatan kemasyarakatan.
[24/8 07.51] ade vtb: mantap pa Rt…👍👍
[24/8 07.53] dawai: Lelenya dimasak mangut… enak
[24/8 08.07] nurul: Tutop penawaran, terjual 68 ekor.
[24/8 09.05] nurdin: Ikan kakap ga ada bos? 😂
[24/8 10.25] wondo: Mantap pak RT 👍🏻
[24/8 11.05] Bien: 👍
[24/8 12.33] yanto: Kok gedean patin nya Pak 🤭

Hari ini, lebih dari 70 an lele telah dipanen dan digoreng untuk hidangan sembari bercengkerama di sela libur kerja. Ibu2, bapak2, anak2 melebur dalam harmonisasi kebersamaan.

Semoga menjadi cara agar kebahagian senantiasa hadir di lingkungan bermukim. Serta akan menancap pada memori anak anak kita bahwa kerukunan sebagai harmonisasi universalitas kehidupan.

Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/19/355/

Chemistri bersama ketiga anaku

Apa yang dilakukan untuk menemani anak setelah keseharian bekerja di kantor di petang sampai mereka tertidur?

Pada tulisan ku sebelumnya,👇 👇, ilustrasi kejadian petang setelah magrib, adalah waktu tiba di rumah setelah lebih 12 jam dalam bekerja.
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/09/18/mushola-rt-10-vtb/

Selain mengisi waktu dengan berjamaah Isya’ di Mushola, apalagi yang dapat diilustrasikan untuk menemani anak menjelang tidur?

Tak jarang ku berusaha membuka diri untuk sedikit bercanda dan memancing obrolan kepada anak seperti menanyakan aktivitas di sekolah untuk kakak Nasywa atau menanyakan aktivitas bermain untuk Thole. Selain itu pastilah makan malam bersama.

Namun demikian, waktu 2-3 jam sebelum anak anak tertidur, pastilah terjadi kegiatan bersama. Perlunya kita menyatu dengan aktivitas bersama anak agar terjalin cemistri sebelum nantinya mereka terhubung dengan dunianya

Kita semua, sebagai orang tua, pasti memahami bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Thole yang belum lima tahun misalnya, menjadikan aktivitas pokok keseharian dengan bermain. Pun menjelang tidur, mainan dibawa bawa sampai ke tempat tidur.

Pengenalan sekolah untuk Thole, belum dapat terlalui. Berbeda sewaktu kakak Nasywa pada usia 4 menuju lima yang sudah dikondisikan untuk sekolah TK meski sedikit paksaan.

Thole sempat mengenyam bangku madrasah meski hanya berlangsung satu bulan. Nanti diumurnya yang kelima, pasti mau tidak mau, rencanaku bersama istri adalah mengkondisikan agar thole kembali mengalami pengenalan sekolah

Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/07/22/dipta-ke-madrasah/

Umur menuju kelima, kesepakatan bersama istri adalah memberikan kesempatan kepada Thole untuk full hanya bermain.

https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/07/12/mainan-thole/
🔝 🔝 tulisan diatas menjadi gambaran saat Thole gemar pada mainan Gogo Dino 🦕. Dan sebagai penjaga titipan ilahi, aku pun berusaha memenuhi obsesi pada permainan dengan memberikan fasilitas untuk keinginantahuan si anak.

Fasilitas kepada anak misalnya saja mengajaknya ke toko mainan, meski harus punya strategi penghematan. Salah satu strategi penghematan adalah mengajak anak untuk melakukan review mainan melalui channel YouTube sebelum membeli mainan.

Zaman milenial, YouTube menjadi fasilitas yang sangat memberikan perubahan paradigma dan habit kehidupan. Bahkan secara tak sadar, aku pun memanfaatkan channel YouTube untuk melancarkan strategi penghematan untuk memberikan fasilitas dunia bermain anak.

Dan pada akhirnya, YouTube menjadi strategi ampuh dan sarana yang diandalkan untuk menemani anak menjelang tidur.

Bagaimana dengan pembaca semua?
Apakah YouTube menjadi sarana untuk menjalin kebersamaan dengan anak?, ataukah anak dibiarkan sendiri untuk tenggelam dalam menuruti keinginan tahuan dalam dunia bermain anak???

Di akhir tulisan ini semoga terus menjadi pengingatku bahwa yang terpenting adalah jalinan chemistri dengan anak. Apapun sarana itu, bisa jadi YouTube sekalipun, orangtua terus dituntun untuk larut bersama anak, bukan si anak yang teenggelam sendirian bersama YouTube.

Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/08/24/kemesraan-keluarga/

Meniti hari demi hari demi tumbuh berkembang bersama anak dan istri. Kemesraan keluarga agar terbangun chemistri antara orang tua dan anak. Fasilitasi dunia bermain anak untuk menjembatani keinginan tahuan dan ketertarikan anak.

Beberapa channel yang muncul dan kesukai dapat menambah pengetahuan anak anak seperti cocomelon, badanamu, dan pinkfong menjadi bagian dari hari hari bersama YouTube. Menbercandakan aktivitas bersama anak dengan tontonan musikal yang berbahasa Inggris 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿.

Meski tak jarang anak anak juga mampir pada channel youtube akun lokal yang melakukan riview mainan anak dan channel TV swasta nasional yang menayangkan film animasi. Diawali dari tobot, gogodino, lego city dll.

Pada minggi terakhir ini sampailah pada channel youtube tentang tanyangan edukasi seperti Si Otan dunia binatang dan Laptop Si Unyil.

Yang paling akhir lagi ditulisan ini bahwa berharap rekam jejak melalui tulisan ini dapat menjadi kenangan. “Nak semoga kalian mengerti keterbatasan bapakmu ini”

Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/06/17/nasywa-dipta-rara/

Studi Banding Kearsipan

Siang itu, kala duduk rehat lepas berjibaku dengan pemilahan arsip, telepon berbunyi dari nomor HP. Biasanya kalo bunyi 🔉 telepon yang berasal nomor non 📱, tak diangkat. Kali ini dari nomor Excel, terbaca 0878…..

Ibarat belang nya harimau, diingat terus bahwa namaku masih diingat oleh pegawai purnabhakti Ditjen Migas sebagai tukang ngarsip Kala itu beliau salah satu pejabat pengawas yang sempat menitipkan arsip jargas tatkala menjelang pensiun.

Ingatan pegawai arsip melekat pada memori bapak tersebut meski tahunan terpisah. Saat ini, beliau bergabung dengan salah satu perusahaan nasional niaga migas.

Menurut beliau, kondisi kearsipan di perusahaannya kurang rapi. Untuk itulah beliau memerlukan gambaran pengelolaan arsip.Rabu, 18 September 2019 bersama dengan pegawai lainnya terkait urusan arsip, beliau akan menyambangi Gedung Ibnu Sutowo (meski di depan Gedung masih terbaca GEDUNG MIGAS)

Aku pun dengan senang hati, tarikat atawa jalan si tukang ngarsip di instansi pembinaan dan pengawasan sub sektor minyak dan gas bumi di negeri ini diajak untuk masuk ke area pelaku industri migas.

Yang dapat kujanjikan adalah “belajar bersama” terkait pengarsipan. Meski dianggap sebagai tukang ngarsip, tapi belum tentu jurus dan trik yang sering kupergunakan keseharian akan cocok di perusahaan beliau. Memang sih, selama 10 tahun terakhir ini, keseharian ku tukang ngarsip.

Sampailah pada hari ini, dimana silaturahmi membukakan pintu pengetahuan bahkan kehati hatian. Gerbang cerita yang dibawakan oleh pejabat pengawas selaku atasanku memberikan pemahaman kedudukan dan status sebagai penjaga rekaman kegiatan pada institusi.

Prosedural instansi melalui arahan bersurat, harus dilalui untuk mendapatkan restu dari pemilik rumahnya ASN. Pengalaman dan gambaran resiko kerahasiaan arsip harus dijaga untuk siapapun meski instansi publik yang juga melayani publik industri migas.

Dua pemandangan yang kudapati hari itu adalah, bisa jadi ketrampilan pengarsipan akan berada pada konflik interes dan resiko jabatan arsiparis. Resiko individu dalam pelaksanaan urusan kearsipan institusi berhadapan dengan personal branding yang telah terbangun.

Hal yang wajar tatkala akses data yang dimiliki si tukang ngarsip menjadi perhatian atasan langsung. Rambu rambu agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Pemandangan kedua yang menjadi tantangan bagiku di kearsipan bukan melekat erat ketrampilan yang akan membuka akses perkembangan diri selalu tukang ngarsip. Namun harus diambil kebijaksanaan agar layanan kearsipan yang bersifat internal disposisi yang utama. Sedangkan yang lain hanya suatu godaan agar tidak terjadi konflik interes jabatan dan resiko individu jabatan arsiparis

Semoga bermanfaat

Daftar Berkas untuk ruang perkantoran

Kamis, 19 September 2019
Branding gedung perkantoran yang dapat kita jumpai pada tahun terakhir adalah adanya renovasi ruang kerja. Konsep ruang perkantoran modern bukan hanya berada pada fisik ruangan yang terlihat baru. Diperlukan beberapa barang milik negara lainnya untuk menunjang operasional perkantoran pejabat dan pegawai di unit kerja. Salah satunya adalah lemari atau kredensa untuk menyimpan berkas kerja.

Workstation atau meja kerja yang dipesan melalui vendor tentunya telah menyediakan fasilitas penyimpanan berkas kerja untuk memenuhi kebutuhan. Namun bagaimana jika lemari kecil yang menjadi satu paket dengan Workstation terkesan tidak mencukupi untuk menyimpan berkas kerja???

Mengapa masih saja para pegawai merasa butuh banyak lemari?? Bagaimana kah mencukupi kebutuhan tersebut?

Beramai ramai, pegawai di unit kerja melayangkan permintaan penambahan kredensa atau almari yang akan ditempatkan di samping workstation. Berdasarkan permintaan tersebut, ruangan yang selesai direnovasi terlihat berjejer rapi kredensa atau lemari yang dipergunakan untuk menyimpan berkas kerja.

Pertanyaan selanjutnya, siapakah yang mengkoordinir penyimpanan arsip di dalam kredensa atau lemari tersebut?? Apakah setiap pegawai memanfaatkan almari untuk menyimpan berkas kerjanya? Bagaimana cara memelihara arsip di dalam kredensa tersebut?

Waktu terus berjalan, suatu saat kredensa atau lemari tersebut akan penuh. Apakah yang terjadi? Bisakah memunculkan permintaan kembali untuk pengadaan kredensa atau lemari saat area kerja di unit kerja masih memungkinkan untuk menempatkan kredensa atau lemari arsip?

Fakta yang terjadi pada unit kerja, kesan kebutuhan operasional perkantoran sangat terkait dengan pemeliharaan arsip. Setelah beberapa tahun, ternyata ruang kerja baru (hasil branding perkantoran /renovasi) menunjukkan perubahan pemandangan. Saat ini kita dapat menjumpai tumpukan arsip dalam kardus menempati area unit kerja yang belum tersedia kredensa atau lemari.

Gambaran diatas menunjukkan bahwa kearsipan belum didudukkan sebagai solusi dalam hal pengadaan sarana dan prasarana. Tatkala layanan umum pada rencana strategis direktorat jenderal 2020 – 2025 terdiri salah satu kegiatan layanan kearsipan, maka perlu kiranya untuk mendudukkan kearsipan sebagai salah satu solusi permasalahan dalam pengadaan sarana dan prasarana perkantoran.

Tiga kegiatan dalam pemeliharaan arsip sesuai ketentuan peraturan kepala ANRI nomor 9 tahun 2018 yakni
1. Pemberkasan dan penyimpanan arsip inaktif
2. Penataan dan penyimpanan arsip aktif
3. Alihmedia arsip

Bagaimanakah pengorganisasian dalam pemeliharaan arsip di lingkungan Direktorat Jenderal???
Metode untuk mengorganisir pemeliharaan arsip dilaksanakan dengan membentuk sentral arsip aktif (central file) dan sentral arsip inaktif (records center).

Pada unit Direktorat Jenderal di lingkungan KESDM, jabatan kasubag tata usaha berada di bawah Sekretariat Direktorat Jenderal. Tidak ada jabatan kasubag tata usaha di lingkungan Direktorat.

Dengan demikian, kasubag tata usaha hanya dapat bertindak untuk mengorganisir pelaksanaan peran sentral arsip inaktif (records center). Bagaimana dengan pelaksanaan kerja sentral arsip aktif???

Dikarenakan tidak ada jabatan kasubag tata usaha pada tiap direktorat di lingkungan Direktorat Jenderal pada Kementerian ESDM, maka peran sentral arsip aktif harus dilaksanakan oleh unit kerja setingkat subdit/bagian pada lantai yang sama (dalam satuan unit kerja eselon 2 yang sama)

Dari uraian diatas maka dapat kesimpulan sementara adalah
1. Pejabat dan pegawai di lingkungan Subdit melaksanakan pemeliharaan arsip aktif (penyelenggaraan sentral file)
2. Pejabat pengawas urusan tata usaha direktorat jenderal melaksanakan pemeliharaan arsip inaktif (penyelenggaraan records center)

Bagaimana mekanisme hubungan kerja antara central file dengan records center???

Sesuai pedoman pemeliharaan arsip dinamis (pasal 10 pada Peraturan Anri nomor 9 tahun 2018), sentral arsip aktif (central file) menyampaikan daftar berkas paling lambat enam bulan setelah pelaksanaan kegiatan kepada sentral arsip inaktif (records center)

Berdasarkan daftar berkas yang disusun oleh petugas pada sentral arsip aktif (central file), maka dibuat pengaturan pemberkasan pada map atau folder. Tatkala map tidak dapat menyimpan arsip maka berkas yang lain disimpan pada kredensa atau lemari. Tanggung jawab pemberkasan, pengaturan penyimpanan arsip aktif di kredensa atau lemari berada pada pimpinan unit kerja atau Subdit/bagian.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa Jumlah daftar berkas dapat dipergunakan untuk mengetahui kebutuhan kredensa atau lemari untuk penyimpanan arsip. Pada sentral arsip aktif yang memiliki daftar berkas yang panjang, maka mendapatkan prioritas dalam pengadaan kredensa/lemari.

Dari gambaran tersebut, kebutuhan lemari bukan berasal dari kesan butuh dari kondisi operasional perkantoran. Namun dapat didudukkan dari layanan kearsipan dengan output daftar berkas.

Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/09/11/daftar-berkas/

Selain daftar berkas sebagai dasar pemberkasan dan penyimpanan arsip aktif selama di central file(subdit/bagian), daftar tersebut menjadi bahan penelitian untuk menentukan pemindahan arsip ke records center.

Berkas kerja yang terdapat di dalam daftar, perlu dilengkapi dengan daftar isi berkas. Petugas di sentral arsip aktif perlu untuk mengendalikan keberadaan isi berkas.

Berkas yang belum lengkap dan belum terdapat daftar isi berkas tidak direkomendasikan untuk masuk ke dalam daftar arsip pindah. Dalam hal ini, perlu dilakukan aktivitas untuk melengkapi berkas sebelum dilakukan pemindahan. Daftar arsip pindah ditandatangani oleh pimpinan subdit sebagai lampiran berita acara pemindahan arsip.

Dengan dilakukan pemindahan arsip secara rutin (minimal 2 tahun sekali) , maka pemanfaatan kredensa atau lemari di unit kerja akan lebih efisien.

Pemindahan arsip dilaksanakan dari sentral file ke records center sesuai kesepakatan yang mendasarkan tingkat kegunaan arsip. Dapat juga berdasarkan Jadwal Retensi Arsip.

Terkait dengan kelengkapan berkas dan isi berkas, pegawai di sentral arsip aktif terus melakukan monitor sehingga dapat menjamin keutuhan rekaman kegiatan.

Misalnya saja map yang tidak mampu menyimpan seluruh kelengkapan berkas dapat mempergunakan metode tunjuk silang. Pada praktik pemberkasan, tunjuk silang ini dipergunakan untuk menandai atau memberikan petunjuk lokasi simpan yang berbeda disebabkan perbedaan bentuk arsip atau tidak tertampungnya dalam satu map.

#yukngarsip

Semoga bermanfaat

Mushola RT 10 VTB

Petang kemaren, Selasa 17 September 2019, tatkala masih diatas motor 🛵 sepulang kantor, mendapati kedua anaku pulang dari mushola. Kebiasaan berjamaah Magrib telah mereka alami karena keberadaan mushola di Perumahan Villa Tanah Baru.

Rasa tenang 🤫 dalam jiwa penghambaan kepada Sang Khaliq mengayomi tempat bermukim. Sebagai orang yang merasa diberikan titipan dari Ilahi, melihat 👀 mereka berjalan berdua sambil membawa peralatan sholat, merasa tenang dan bahagia .

TENANG, saat aku belum berada dirumah mereka telah mendatangi mushola/masjid. Bahkan saat ibunya ngurus sibayi di 🏡 rumah, mereka yang belum genap usia untuk berkewajiban sholat, sudah berani dan terbiasa datang ke mushola untuk jamaah Magrib.

Aku rasa juga 😊 BAHAGIA. Siapa sih yang tidak bahagia, saat keturunan kita, generasi penerus kita berada pada jalur kebiasaan ilahiah. Suatu jalur yang berisikan aktivitas penghambaan seperti sholat.

Untuk itu, sebagai wujud rasa syukur ku atas segala karunia dari Sang Penguasa Alam Semesta, perkenankan dari hati mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga di Villa Tanah Baru dan donatur pembangunan mushola lainnya. Semoga dukungan dan bantuan berupa uang, barang dan jasa sehingga mampu berdiri bangunan Mushola, mendapatkan balasan kebaikan dari Tuhan.

Meski baru berlangsung sembilan bulan tepat nya di penghujung September 2019, total penerimaan infaq baik berupa uang, barang, dan jasa telah tercatat lebih dari 180 juta. Jumlah yang tidak terperkirakan sebelumnya dari ukuran swadaya murni warga level RT.

Seolah semua dalam genggaman kehendak Tuhan, karena begitu mudahnya mengumpulkan lebih dari 180 juta, jutaan sebagai wujud bekal pada kehidupan yang abadi. Bukan hanya nun jauh nanti di alam keabadian, saat ini pun, bentuk bantuan berupa infaq pembangunan Mushola, telah membuat diri dan mungkin para warga VTB merasa tenang dan bahagia.

Tenang dan bahagia melihat perhiasan dunia (anak anak kita) menjalani aktivitas ilahiah di petang menjelang malam dengan jamaah Magrib dan Isya’.

Perjalanan hidup masih terbentang luas, kala masih diberikan umur panjang. Perlu kiranya kita bergandengan erat, saling mendukung untuk kembali menyemarakkan penggalangan dana penyelesaian pembangunan mushola.

Pelan namun terus berjalan dengan pasti sampai nanti, Mushola Al Ukhuwah di Perumahan Villa Tanah Baru menjadi bagian dari kisah hidup mengiringi anak anak kita meraih cita cita nya.

Atau kemudian menjadi bagian dari sisa perjalanan hidup kita di dunia, untuk kembali kepadaNya. Kembali dengan Bekal secukupnya yang tercermin dari nilai jariyah Infaq Pembangunan Mushola Al Ukhuwah Perumahan Villa Tanah Baru

Donasi dapat disalurkan ke rekening BRI atas nama Suwandi Afandi 001901020335503 atau Mandiri atas nama Nurul Muhamad 01220005250140

#YukKeMushola #YukBerinfaq

Laporan penerimaan infaq sampai dengan hari Rabu, 18 September 2019
🍃Uang : Rp. 167.344.500,-
🍃Barang : 12.652.000,-
Jml pembelanjaan: Rp.165.483.000,-
Saldo uang Rp.1.861.500,-

Daftar Donatur
1. Pratama Persada: 15.000.000
2.Abdul Haris Semendawai 11.000.000,
3. Eko Saputro(D6) 10.492.000
4. PT. MN. Investama ( Bp. Suwandi): 10.000.000,
5. Nurul Muhamad: 10.000.000,
6. Kotak Amal Tarawih 2019: 9.104.500,
7. Hj. Normawati (Ibunda Irwan): 7.000.000
8. Baderi(B3) 7.000.000,
9. Hadi Suprayitno(G1): 6.000.000,
10. H. Imron (T.B. bintang Jaya): 5.850.000 (60 btg kanal C baja ringan, 50 btg reng baja),
11. Patmawati (Ibunda Erna F6): 5.000.000,
12. Suwandi(C3): 4.000.000,
13. Adiknya Suwandi : 4.000.000,
14. Bayu Suryono Hadi(C6): 4.000.000
15. Afrian J.P(H7): 3.242.000 (1 jt uang & TOA&kipas A.)
16. Kader PKS seTanah Baru: 3.000.000,
17. Krestiana Evelyn(H6): 3.000.000,
18. Endang G2: 2.500.000,
19. H. Suryadi(D9): 2.420.000 (hebel dan semen),
20. Pegawai LPSK (Relasi Bp.Dawai): 2.250.000,
21. Gagah Pramada(F6) 2.703.000,
22. Aan Mardian : 2.120.000 (semen 20 sak+ 1 jt),
23. Hamba Allah E7: 2.000.000,
24. Ifa Rufaida(kakanda Irwan): 2.000.000,
25. Bogi (E1): 2.000.000,
26. Wahyuni (ibunda Agus): 2.000.000
27. PT Multi Consulting Utama ( Bp. ade): 1.500.000,
28. Hamba Allah: 1.500.000,
29. Hj.Halimah (Ibunda Netty E3): 1.500.000,
30. Habib Salim : 1.475.000,
31. Alm.Radjiyem(Ibunda Ibnu): 1.300.000,
32. NN (teman Rusdan): 1.250.000,
33. Ibnu F1: 1.200.000,
34. Arisan ibu2 blok FGH : 1.100.000,
35. Jawahirul Ade Ahyar: 1.000.000,
36. Ari Cahyo(H8): 1.000.000,
37. Roesdan(F3): 1.000.000,
38. Agus(G4): 1.000.000,
39. Zidane: 1.000.000,
40. H. Apriyanto: 1.000.000,
41. Rayhan (C3): 1.000.000,
42. Maradona: 1.000.000,
43. Irvan Ardiansyah (B10): 1.000.000,
44. Nasywa(H6): 1.500.000,
45. Pradipta (H6): 1.500.000,
46. Rosnaetti (E3): 1.000.000,
47. H. Anwari: 1.000.000,
48. H.A. D5: 1.000.000,
49. Nurdin: 1.000.000,
50. Fatimatuzzahra (H6): 1.500.000,
51. Wiyono Kanopi (Bp.Rusdan): 1.000.000 (jasa tukang),
52. NN blok D: 1.000.000,
53. Jamaah masjid al ikhlas gd. Migas: 1.000.000,
54. Aniswatul M.: 1.000.000,
55. Shareva D5: 1.000.000
56. Hamba Allah F4: 700.000,
57. Romli(G6): 500.000,
58. Ahmad Afandi (kakak Bp. Ade): 500.000,
59. Juhani : 500.000,
60. H.A. (saudara suwandi): 500.000,
61. Totok: 500.000,
62. Habib Asy Asy’ari (relasi puryanto security): 500.000,
63. H.A.: 500.000,
64. Sulani Kanopi: 500.000,
65. Ika Sri Martiani (kakanda Bogi): 500.000,
66. H.A. : 350.000,
67. H. Syamsudin : 320.000,
68. H.A.: 300.000,
69. Bu Yanti C9 : 450.000,
70. Hari Susilo BNI (temen Irwan) : 300.000,
71. H. A.: 300.000,
72. H.A. blok C: 250.000,
73. H.A.: 200.000.
74. Bu ari (H5): 250.000,
75. H.A. : 200.000,
76. Bu Maria (H4): 500.000,
77. H.A: 150.000
78. Kotak infaq (Tromol): 450.000
79. H. A: 150.000
80. H. A: 300.000

Total pembelanjaan per hari Sabtu, 7 September 2019 sebesar 165.483.000 dg rincian:
1. Pembelanjaan Jan s.d. Maret : 73.255.000
2. Pembelanjaan melalui Bp. Eko : 17.092.000
3. Pembelanjaan melalui Bp. Irwan : 12.760.000
4. Paket Kanopi & Atap genting (Sulani): 17.185.000
5. Paket Keramik lantai dasar: 5.770.000
6. Tukang Mei (Munadi/Heru/Syahril): 5.250.000
7. Karpet 3 roll: 2.800.000
8. Amplifier: 1.550.000
9. Tukang plester dan keramik Lt 2 : 10.900.000
10. Material plester dan keramik Lt.2: 13.521.000
12. pintu dan jendela: 5.400.000

27 pesan Menteri ESDM saat pelantikan

MENTERI ESDM, Ignatius Jonan Sebanyak 27 kali memberikan sambutan dalam pelantikan pejabat di lingkungan KESDM, BPH dan SKK Migas.

Perubahan organisasi terus digenjot melalui rotasi dan promosi jabatan. Begitulah kiranya yang dapat digambarkan di suatu Kementerian naungan penulis menjadi Aparatur Sipil Negara/ASN.

Selama menduduki Jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada periode Oktober 2016 s.d. September 2019 (tiga tahun kurang satu bulan)

Pesan Menteri ESDM sebagaimana yang saya jiplak pada ditulisan pada web official sebagai berikut. Terima kasih Mbak Titut (jurnalis Ditjen Migas) yang mendedikasikan rekaman informasi dalam setiap penugasannya.

🌟 12 September 2019,
“para pemimpin harus bertanggung jawab terhadap orang yang dipimpinnya”

🌟 12 agustus 2019
“Pelantikan ini terakhir yang diambilkan dari jalur senioritas. Setelah ini tidak ada lagi. Kita mulai kembali ke jalur yang harus berkompetisi melalui assessment murni,”

🌟 12 Juli 2019 dikutip pada detikfinance https://m.detik.com/finance/energi/d-4622046/jonan-copot-djoko-siswanto-dari-dirjen-migas
Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, untuk Direktur Jenderal Migas selanjutnya akan dilelang.

🌟 19 Juni 2019
“Salah satu cara (meningkatkan kualitas) adalah dirotasi, supaya orang kalau dipromosi naik itu punya wawasan yang jauh lebih baik daripada atasan-atasannya,”
“Kalau dirotasi kan bisa belajar lagi”

🌟 4 Maret 2019
“Jangan mempersulit dan memperlambat pemberian izin, itu adalah perilaku yang tidak baik,”

🌟 7 Februari 2019
“Untuk pejabat yang mendapat promosi, menurut Jonan, terdapat dua mekanisme yaitu melalui assessment dan pengabdian. Untuk pejabat yang mendapat promosi melalui pengabdian adalah pegawai yang sudah berkarya untuk waktu yang panjang, tanpa ada catatan negatif.

🌟 14 Januari 2019
Jabatan baru ini merupakan promosi bagi Rizwi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Rencana dan Laporan pada Sekretariat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

🌟 26 September 2018
“Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran, peningkatan wawasan dan pengetahuan serta upaya untuk memberikan kesempatan yang sama bagi para pegawai”

🌟 19 Juli 2018
” para pejabat yang mendapat promosi, harus memahami bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan untuk kebaikan bersama”
“Organisasinya tetap, tetapi zamannya berubah terus. Jadi saya minta ya diubah. Mungkin ada yang merasa kalau dipindah, tidak cocok. Ya dicoba aja dulu. Kalau tidak cocok, ya dipindah lagi,”

🌟 3 Mei 2018
Menteri Jonan meminta agar para pejabat meningkatkan produktivitasnya. “Standar saya, kalau kita tidak mau menyesuaikan perkembangan zaman, Kementerian ini nanti akan dibikinkan badan-badan lain. Waktu saya muda, nggak ada BPH Migas. SKK Migas juga nggak ada,”

🌟 28 Maret 2018
Setiap kali ada regenerasi, saya sendiri berharap regenerasi itu berdasarkan kompetensi. Tidak ada dasar yang lain,”
Djoko Siswanto dilantik Menteri ESDM Ignasius Jonan sebagai Dirjen Migas menggantikan Ego Syahrial pada Rabu (28/3). Pemilihan Djoko Siswanto melalui proses lelang jabatan yang dibuka 11 Desember 2017 lalu. Proses lelang Jabatan Tinggi Madya ini diikuti oleh 10 orang dan setelah melalui seleksi, diajukan 3 nama ke Tim Penilai Akhir (TPA) yang akhirnya memilih Djoko Siswanto. (TW)

🌟 7 Maret 2018
Saya minta semua kepala unit harus bekerja merubah budaya kerja supaya investment friendly. Dunia usaha itu tidak perlu dipersulit. Kalau perlu (investor friendly) harus semaksimal mungkin, sesuai peraturan yang ada supaya pertumbuhan ekonomi semakin baik,”

🌟 15 Februari 2018
“seleksi pengangkatan pejabat harus dilakukan secara terbuka dan berdasarkan kinerja. “Hal-hal lain menyangkut kelompok, SARA dan sebagainya tidak boleh dipertimbangkan. Yang boleh dipertimbangkan (adalah) masalah kinerja, integritas dan masalah etika. Itu saja,”
. “Saya orangnya kalau sampai ada yang titip ke saya, malah saya nggak mau,”

🌟 8 Januari 2018
“Saya memilih 2 orang eselon 2 yang menurut saya terbaik yang bisa saya harapkan untuk mendukung Lemigas dan P3TEK (Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi) lebih maju,”

🌟 9 Desember 2017
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Ego Syahrial yang kini mengemban tugas baru sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, menggantikan M. Teguh Pamudji yang baru saja memasuki masa purnabhakti.
“Mungkin yang punya pengalaman yang panjang agar ikut. Yang relevan. Pak Presiden bilang bahwa kalau bisa disederhanakan. Jangan bikin ruwet. Karena kita ini menerima penghasilan dari pajak yang dibayar oleh masyarakat, oleh dunia usaha dan sebagainya. Kalau kita persulit, tidak masuk akal,”
Selain itu, Jonan juga menyinggung mengenai anggaran KESDM yang alokasinya mencapai Rp 6,5 triliun.

🌟 24 Oktober 2017
“Banyak guru silat di jaman dulu itu punya ilmu 10, lalu punya murid yang diajarin 9 (ilmu) supaya tidak melawan. Nanti muridnya ini menjadi guru, mengajarkan yang di bawahnya lagi 8 (ilmu). Nanti 5 generasi ke bawah cuma nyapu, sudah tidak ada ilmunya. Jadi ini yang saya bilang, apa yang diinginkan negara ini kita sangat berharap generasi ke depan yang memimpin kementerian ini harus lebih baik,”

🌟 29 September 2017
“Saya tidak bisa tolerir yang output-nya asal-asalan, mesti jelas. Saya tidak tolerir yang asal-asalan, apapun alasannya,”

🌟 2 Agustus 2017
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan melantik Ego Syahrial sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, menggantikan IGN Wiratmaja Puja, Rabu (2/8).
“Pak Ego terimakasih, leadership-nya bagus di Badan Geologi. Mohon supaya bisa meneruskan leadership yang sudah bagus di Ditjen Migas. Tidak menciptakan hal-hal yang tidak pantas. Menurut saya itu yang penting,”

🌟 5 Juni 2017
“Saya menginginkan nanti regenerasi kepemimpinan di KESDM itu makin baik. Tugas saya memang berusaha supaya (pejabat) terutama yang usianya masih 50 tahun atau masih (bisa) naik sebelum 58 tahun, itu kalau bisa naik ke Eselon I. Makanya harus keliling bisa belajar hal-hal lain atau bertugas di kegiatan lain,”

🌟 25 April 2017
“Saya minta (pejabat) dalam masa tugas di tempat yang sama, juga jabatan yang sama kalau lebih dari 3 tahun itu sebaiknya ada penyegaran kecuali dua hal. Satu, kalau dalam 1 tahun itu memasuki masa pensiun atau yang kedua, sedang melakukan tugas strategis yang mendesak. Itu saya kira perlu dipikirkan,”

🌟 30 Maret 2017
Dr. Ir Patuan Alfon Simanjuntak, M.K.K.K.K sebagai Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi menggantikan Djoko Siswanto yang kini menjabat sebagai Deputi Pengendalian Pengadaan SKK migas.
“Saya baca riwayat hidupnya, kalau PNS ada NIP-nya (usia yang dilantik) itu kan muda-muda. Jadi mestinya semangat ya bisa lain, semangatnya lebih bisa mengikuti jaman,” katanya.
“Kalau hasil tesnya jelek sekali saya buang. Pasti. Saya orangnya sudah masa bodoh. Namun begini, yang akan jadi tantangan saudara-saudara yang dilantik ini, apakah dengan penugasan ini saudara-saudara bisa membuktikan output yang saudara hasilkan itu menjadi baik. Menjadi lebih baik daripada orang yang Anda kagumi. Sama seperti orangtua. Selalu mengharapkan bahwa anaknya itu lebih baik dari pada dia,”

🌟 28 Februari 2017
“Saya percaya kepemimpinan itu modalnya paling besar itu ada dua, yaitu 50% bakat dan 50% itu perjalanan hidup. 50% yang terakhir itu bisa ditempuh,”

🌟 10 Januari 2017
untuk Dr Surono si Penjaga Gunung Berapi
“Kami juga mohon maaf kalau ada kesalahan atau atas nama juga seluruh nama kepegawaian ESDM kalau ada dalam selama Bapak mengabdi, ada kesalahan dan sebagainya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas nama seluruh pegawai KESDM,”

🌟 22 Desember 2016
Pak Budiyantono, dari Kepala Bagaian Umum dab Kepegawaian promosi ke Direktur Pembinaan Program Migas
“Ada 3 tantangan kita, salah satunya adalah birokrasi, jadi coba kita berusaha bekerja. Ini dipikir yang praktis maunya apa. Itu yang saya minta,” kata Jonan.

🌟 1 November 2016
Terkahir kalinya, pelantikan oleh Pimpinan Tinggi Madya.
Dirjen Migas berpesan agar para pejabat yang dilantik untuk tetap bekerja dengan jujur, hati yang bersih dan pikiran yang jernih sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik

🌟 25 Oktober 2016
Saat Bp. Agus Cahyono Adi mutasi dari Direktur Pembinaan Program Migas ke Kapusdatin.
“Saya kira bobot yang paling besar adalah assessment leadership karena pejabat struktural adalah pejabat yang memimpin orang lain. Ada orang yang sangat luar biasa kompetensinya, tetapi tidak pas memimpin orang lain. Yang seperti itu, kita ganti dengan cara lain,”
. “Ini (assessment) menurut saya penting, supaya like dan dislike-nya tidak berpengaruh terhadap karir seseorang terutama terhadap institusi,”

🌟 14 Oktober 2016
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik dan mengambil sumpah Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM dan Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM di Istana Negara, Jumat (14/10) siang.

Dokumentasi arsip pegawai

Masih terngiang, tatkala kebutuhan dokumentasi personal file mengemuka dari seorang pejabat pengawas. Seolah memberikan gambaran bagi penulis bahwa belum tergarapnya olahan informasi yang bersumber dari arsip pegawai/personal file.

Dokumentasi personal file yang sejatinya melekat pada unit kepegawaian, menjadi lepas seiring dengan berjejernya tingkat prioritas penyelesaian administrasi kepegawaian, reformasi birokrasi dan pelayanan publik.

Penulis sempat membahas salah satu sarana pengelolaan arsip pegawai dengan pendekatan aplikasi Sistem Informasi Pegawai pada tautan 👇 https://sipeg.esdm.go.id/index.php?XP_spl

Sebagai pengguna, kita dapat melakukan download terhadap arsip pegawai yang telah diunggah pada aplikasi termaksud.
Baca
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/03/22/berkas-pegawai-kesdm/

Ketersediaan arsip pegawai pada aplikasi tersebut memang bukan menjadi pengganti kewajiban pekerjaan pengarsipan atas arsip pegawai. Sesuai ketentuan perundangan tentang Kearsipan, aplikasi yang terkait dengan otomasi kearsipan berkedudukan pada kepentingan kecepatan akses dan salah satu cara untuk merawat arsip saja.

Untuk itulah fisik arsip pegawai tetap menjadi objek pekerjaan yang harus disentuh oleh unit kerja khususnya unit yang melakukan pekerjaan manajemen kepegawaian.

Baca juga
https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2019/07/17/arsip-pegawai/

Dari gambaran diatas, tulisan ini akan membahas sekelumit tentang pengolahan arsip pegawai yakni personal file.
1. Bagaimana bentuk layanan kearsipan yang mendukung unit kepegawaian dalam penyimpanan arsip pegawai.
2. Bagaimana strategi dalam menjawab kebutuhan dokumentasi personal file.

Pembahasan
Penulis mempunyai pendapat bahwa praktik kearsipan terkait erat organisasi kearsipan. Tatkala tidak menempatkan pemahaman organisasi kearsipan sesuai kesepakatan berpihak pihak, maka seterusnya akan terjadi duplikasi kearsipan. Organisasi kearsipan terdiri dari unit pengolah dan unit kearsipan.

Contohnya, unit kearsipan Ditjen Migas dapat melayani unit pengolah di lingkungan Ditjen Migas sesuai dengan lingkup rekaman kegiatan atau peristiwa di Ditjen Migas. Rekaman kegiatan atau peristiwa kepegawaian di Ditjen Migas menjadi bagian dari manajemen kepegawaian KESDM cq. BIRO SUMBER DAYA MANUSIA (Biro SDM)

Hal tersebut perlu dipahami juga terkait peran unit kearsipan di Biro SDM dalam memberikan layanan kearsipan kepada seluruh unit pengolah.

Dimanakah letak penyimpanan arsip pegawai, pastinya melekat erat dengan keberadaan fungsi kepegawaian di seluruh satuan kerja di Kementerian ESDM dengan PIC Biro SDM.

Seorang pejabat pengawas atau eselon IV urusan kepegawaian yang belum lama menjabat untuk mengganti pejabat lama menyampaikan dalam satu rapat internal bahwa, dukungan layanan arsip pegawai yang diberikan oleh Unit Kearsipan Ditjen Migas menjadi sangat dibutuhkan.

Dan kebetulan hal tersebut telah juga dilaksanakan oleh unit kearsipan meski dengan serba keterbatasan. Meski demikian perlu dipahami layanan arsip pegawai tersebut tidak menggugurkan kewajiban unit kerja kepegawaian yang harus mengelola arsip pegawai.

Oleh sebab itu, keterhubungan unit pengolah (unit kepegawaian) dan unit kearsipan terus dijaga dalam kerangka hubungan yang saling menerima layanan namun tidak menggugurkan kewajiban dalam penyimpanan arsip.

Seperti misalnya adanya Perusahaan Inspeksi yang menjadi perpanjangan tangan kewenangan kepala teknik tambang Migas. Kewenangan dengan cakupan seluruh Indonesia dilaksanakan bersama dengan perusahaan Inspeksi tambang migas sebagai bagian dari pembinaan keselamatan teknik.

Meski dalam urusan tertentu, menjadi pemandangan lain tatkala pencapaian kinerja dihadapkan dengan akuntabilias Anggaran Negara.

Pada akhirnya, uraian diatas mengantarkan pada jawaban atas pertanyaan, strategi penyiapan kebutuhan dokumentasi arsip personal file.

Tidak terjamah dokumentasi personal file pada unit kearsipan menjadi lahan yang harus segera diinisiasi petugas arsip. Meski masih harus konfirmasi ke unit kearsipan pada unit pembina kepegawaian dalam hal ini tata usaha biro SDM, namun perlu dimulai untuk menjamin kehandalan ketersediaan arsip.

Konfirmasi ke tata usaha biro SDM untuk mencegah duplikasi pekerjaan kearsipan. Selain itu, memastikan kembali bahwa pembagian kewenangan penandatanganan naskah pegawai sesuai dengan peraturan pembinaan ASN

Pada pendekatan aplikasi SIPEG bisa jadi dibutuhkan penambahan fitur digitasi yang mampu menjawab kebutuhan dokumentasi personil file sehingga dapat merangkum silih ganti jabatan yang ditandai dengan pelantikan.

Bukan hanya terekam dalam tiap siaran pers melalui website official. Atau melalui jejaring media sosial seperti Whatsapp tersebar konten tiap pelantikan. File Pdf yang berbentuk tabel berisikan nama jabatan sebelum dan sesudah pelantikan perlu diolah menjadi bentuk olahan dokumentasi. Personil file perlu pengolahan agar dapat memberikan layanan permintaan dokumentasi.

BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

Informasi wafatnya putra terbaik Indonesia, BJ Habibie pada Kamis, 12 September 2019, mengisi seluruh media sosial. Termasuk Whatsapp Grup dari seluruh komunitas. Seluruh rakyat Indonesia terinspirasi kiprah beliau semasa hidupnya.

Bagi yang jago puisi, mendedikasikan bait bait puisi untuk beliau. Uztadz pun menceritakan kisah pendidikan masa kecil yang pantas untuk diteladani. Instansi pemerintahan mengirimkan karangan bunga.

Kanal berita baik cetak maupun online, memberitakan memori seorang tukang insinyur yang ahli dalam perpesawat terbangan. Televisi pun meliput prosesi pengurusan jenazah dengan selingan wawancara publik figur yang sempat menjalin kedekatan dengan Tokoh pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Banyak juga yang mengirim pesan berantai dengan merangkum kembali pesan kebaikan yang pernah terucap saat BJ Habibi berpidato. Melalui negara terbitlah surat Menteri Sekretaris Negara untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari.

Ribuan orang memberikan ucapan turut bela sungkawa melalui media sosial sebagai rasa bersedih atas ditinggalkan. Presiden dan mantan presiden menyampaikan bela sungkawa melalui televisi.

Mondar mandir meme secara online dg nampak foto BJ Habibie dengan pesan kebaikan yang pernah disampaikannya. Seluruh bangsa Indonesia berkabung. Sedih ditinggal tokoh bangsa. Pun, istriku yang membaca berita, menyampaikan kepadaku “kok aku ikut sedih y”

Pun di tulisan ini, dan pasti banyak yang akan mengenang nama harum BJ Habibie melalui blog WordPress. Sebagai penjaga rekaman kegiatan atau peristiwa, saya untai kata demi kata untuk turut berduka cita atas berpulang keharibaan Sang Khaliq.

Kucari tanda tangan basah Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie di khasanah arsip Ditjen Migas. Aku pun menemukan dua daftar pada aplikasi dengan uraian informasi “Surat persetujuan Presiden kontrak bagi hasil” pada suatu wilayah kerja migas tahun 1999.

Kisah kehidupan BJ Habibie yang pernah dibuat film dengan judul Habibie & Ainun (2012), Di Balik 98 (2015), Rudy Habibie (2016), dan Habibie & Ainun (2019) semakin mendekat sosoknya dihati masyarakat Indonesia.

Pun pada lagu lagu yang diciptakan sebagai soundtrack filmnya. Tak pelak meneteskan air mata keharuan bagi para penontonnya, termasuk aku yg haru saat nonton film di tahun 2012.

Buku karangan beliau maupun buku biografi BJ Habibie banyak penggemar nya. Dokumentasi liputan oleh Televisi pun diputar kembali dalam masa berkabung nasional. Foto2 beliau saat masih kecil, masa muda atau saat menjabat wakil presiden dab Presiden RI ketiga kembali beredar.

Tak ada habisnya untuk mengilustrasikan prestasi BJ Habibie. Sedari bidang teknologi sampai dengan kehidupan kebangsaan lainnya. Tokoh yang melekat dihati rakyat Indonesia karena pengabdian kepada Tuhan dan seluruh alam semesta sebagai ciptaaNya.

Semoga bermanfaat

Arsip Keuangan

Sejak januari 2016, jenis arsip keuangan telah berkembang. Bukan hanya pada penyelenggaraan pemerintahan pada Kementerian Keuangan, namun terdapat tambahan tiga lembaga yang terkait.

Urusan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengawasan pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan pelaporan dan analisis transaksi keuangan pada PPATK, dan Perpajakan pada Direktorat Jenderal Pajak.

Peraturan ANRI tentang Pedoman Retensi Arsip (PRA) Keuangan, bertengger tiga tahun sebagai pedoman sampai kemudian diubah dan ditambahkan pada tahun 2016

Penambahan satu ayat pada pasal 8 terkait mekanisme APBN atau keuangan pemerintah pusat dan perimbangan keuangan pemerintah daerah.

Hal tersebut menjadi wawasan dan berpengaruh terhadap pola pikir dan perspektif arsip fasilitatif. Selama ini kita sebagai sumber daya kearsipan mengenal jenis arsip pengawasan. Pelaksanaan fungsi inspektorat jenderal menghasilkan jenis arsip pengawasan.

Sebagaimana Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2012 tentara Pelaksanaan UU RI Kearsipan tahun 2009, PRA didudukkan sebagai acuan dalam penyusunan Jadwal Retensi Arsip /JRA.

Perkembangan jenis arsip keuangan ini menarik bagi penulis yang setiap harinya menata arsip. Bagaimana implementasi teknik penataan arsip pengawasan yang selama ini mempunyai kelompok tersendiri, bergabung pada kelompok jenis arsip keuangan.

Meski perlu kesepakatan teknis di tiap unit kearsipan, namun gambaran diatas dapat menjadi bahan diskusi oleh para penyusunan NSPK Kearsipan

Semoga bermanfaat