Sepuluh Tahun Pernikahan

Sepuluh tahun pernikahanπŸ’πŸ‘‘πŸ‘«πŸ‘°, menyudutkan ungkapan syukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa. Bulan kesembilan itu, janji dihadapan penghulu mencatatkan pada akta negara. Aku bermodalkan niat menjalankan sunah Rasul, kekasih Allah dan melengkapi sisi gelapnya manusia. Gadis dari pasangan yang tinggal tidak jauh dari gubuk kelahiran ku, menjadi persinggahan. Tak terasa, persinggahan yang kujalani telah satuLanjutkan membaca “Sepuluh Tahun Pernikahan”

Ma’e , Ibu

20 tahun yang lalu, perempuan hebat dan sangat berjasa meninggalkan dunia. Perempuan hebat itu perpanjangan tangan Tuhan yang telah melindungi ku dari segala mara bahaya. Bahkan yang mengukir jiwa dan ragaku. Namanya Romilah, anak perempuan dari Bapak Harto Wiyono dan Ibu Umi. Dari perempuan ini, aku tumbuh dan mampu meniti hidup di dunia. Perempuan yangLanjutkan membaca “Ma’e , Ibu”

Jauh dari Keluarga

Tampak kekompakkan mereka saat aku tinggal dinas ke luar kota. Bersama istri di rumah, menjalani waktu seiring kepergianku ke luar Jawa. Tertangkap gambar dari kamera terasa nuansa keluarga. Nalarku terantuk pada suatu kalimat, “bersama dengan mereka, terukir jiwa ragaku di dunia”. NASYWA, DIPTA, & RARA, ketiganya adalah titipan Allah, Tuhan Yang Maha Esa.  Sampai disini,Lanjutkan membaca “Jauh dari Keluarga”

Keluarga πŸ‘ͺ

Kagem Ibu, karangan Didi Kempot Ibu.. Sing wis nuntut awaku. Saking suku tekane rambutku. Ibu, ora kendat dongaku aku ra lali wektu ten iseh ono. Tak eling tresno lan ngendikamu Ibu.. Beninge toyo wudhu, sek ngademke atiku, saben eling kabeh ngendikamu. Ibu.. Ora lali nyuwonku, impenono aku, senadayan sedelo jroning kangenku. Oh ibu… Wis kepenakLanjutkan membaca “Keluarga πŸ‘ͺ”