Suaranya begitu tertanam dibenakku. Roda kereta diatas besi rel melatari saat saat penuh asa dan cita. Begitu pun peluit yang bersambut dengan klakson, memintal kenangan bernuansakan perjuangan. Merasa diri berjuang mengisi peran sebagai kaum urban. Sekitaran 500 kilo meter dari kampung kelahiran. Tiga belas tahun lalu, 2007 sejak aku berkenalan satu diantara transportasi masal. AkuLanjutkan membaca “Stasiun & Kereta”