Ngompos, kompos, sampah

Keringat pun membasahi tubuh, kalael meremas dan memasukkan daun kering ke composter bag. Pun otot meregang kala memilah sampah rumah  seperti plastik, kardus, duplek, botol minum, dan emberan di beberapa menit menjelang tidur. Saya tak terlalu menghiraukan dampak perubahan iklim dari kesenangan bermain sampah. Sisa makanan itu kutempatkan pada ember khusus dimana setiap dua hariLanjutkan membaca “Ngompos, kompos, sampah”

Kompos Daun 3

Gagal, dedaunan itu masih terlihat bentuknya. Harapan menjadi kompos pun setelah 3 bulan berada di easy grow composterbag masih harus bersabar. Mungkin tidak merata dalam memberikan bioaktivator pada daun. Dan bisa jadi tidak rutin dalam mengaduk cacahan dedaunan.  Baca juga https://muhamadonlinecom.wordpress.com/2020/11/11/membuat-kompos/?preview=true Sabtu, 16 Januari memulai lagi babak baru untuk kompos yang aku anggap setengah jadi.Lanjutkan membaca “Kompos Daun 3”