Obrolan Pantry Mushola

Di pojok itu, terbiasa berkelakar sembari menunggu datangnya Waktu Sholat. Kopi dan obrolan santai menjadi kebiasaan, bahkan selepas waktu berjamaah.  Sejak omongan permukaan sampai mendasarkan suatu perspektif kehidupan. “obrolan pantry bukan untuk mencari kesimpulan, namun menimbulkan kegelisahan berikutnya” kelakarku. Yang dituju bukan bersepakat, namun lebih bermuara penggalian pendapat atau menjadi otokritik, atau gosip yang membangun. Lanjutkan membaca “Obrolan Pantry Mushola”