Ke Sleman lagi

Setelah lebaran 2022, I Juli menjadi perjalananku ke Sleman. Berbekal Surat tugas kantor, semangat menapaki jalan tol bersama keluarga berbarengan harapan kembalian ongkos transport. Kebetulan rapat di hari sabtu di Yogyakarta. Sisi yang tidak terduga dari perbaikan mushola dan menjauhi perjalanan dinas yang bukan menjadi tugas nya, kudapatkan penugasan bersamaan kembali lagi di sleman yogyakarta.Lanjutkan membaca “Ke Sleman lagi”

Sleman lagi…

Jabong Desa Trimulyo, Sucen Desa Triharjo, Ndemi Desa Sariharjo dalam putaran roda dan terparkirnya kendaraan. Kedua di 2021, pulang ke Sleman Yogyakarta.  Potongan kertas bertotal 384 ribu untuk cikampek Utama (20K) Palimanan (107,5 K) , Kalikangkung (238,5K)dan Bawen (18K), fokus ngiras ngurus wawancara ke Purworejo. Kertas kecil bukti tebusan lintas Jalan Bebas hambatan Trans JawaLanjutkan membaca “Sleman lagi…”

Kembali ke Sleman

Malam satu suro atau malam tahun baru Hijriyah, ketiga anaku berada di kampung halaman. Setelah sholat Dzuhur di Mushola VTB, Dipta sudah tak sabar untuk bertolak ke Sleman. 19 Agustus 2020 menjadi kali kedua setelah bulan Februari, aku dan sekeluarga melakukan perjalanan menuju kampung halaman.  Pukul 13.30 WIB keluar dari Warung Soto Barokah, segera menyusuriLanjutkan membaca “Kembali ke Sleman”