53 sajian di jam sarapan sebelum sampai ke kantor, menohok mataku. Kagum sekaligus berwisata kuliner, pikirku pagi itu. Persis di Jalan Kemang Timur Jakarta Selatan, terhenti karena panggilan perut. Meski hanya sayur sop berisi kubis, buncis dan wortel ditambah lauk teri yang kupesan, tapi sajian di dalam almari kaca menghibur selera makan. Selain sayur, bermacamLanjutkan membaca “Kuliner, Warteg”