Hari Pahlawan 10 November 2018

Memaknai Hari Pahlawan 10 November dari sudut pandang kepahlawanan. Semangat kepahlawanan dapat digali dan diraih oleh warga dengan melaksanakan aktivitas sosial di lingkungan sekitar. Meskipun pahlawan lebih kentara pada skala nasional, namun peran warga yg rela berkorban demi meraih kondisi yang lebih baik juga merupakan perwujudan nilai kepahlawanan. Peran warga tersebut dapat dimulai dari lingkungan terkecil yakni rukun tetangga (RT). Salah satu lokasi rukun Tetangga (RT) di Perumahan Villa Tanah Baru Beji Depok Jawa Barat.

Pemiihan ketua RT pertama kali terjadi pada Tahun 2016. Sebelumnya, Perumahan Villa Tanah Baru menjadi bagian dari RT 01/RW 11 kelurahan tanah baru, kecamatan beji. Kemudian terjadi perubahan kondisi dimana ada pemekaran RT. Sejak saat itulah terbentuk RT 10.

Pembacaan Keputusan Lurah Tanah Baru, pada bulan November 2016 bertempat di Aula Kelurahan Tanah Baru, bahwa sesuai dengan hasil pemilihan langsung, maka ditetapkan seluruh ketua RT dan ketua RW terpilih periode 2016 s.d. 2019.

Setelah ditetapkan, maka RT 10 melakukan sosialisasi kepengurusan RT yang perdana dengan mengundang Ketua RW dan ketua RT 01. Hampir semua warga di Perumahan Villa tanah baru, memiliki KTP dengan domisili RT 01. tercatat lebih dari separo dari jumlah warga tercatat sebagai warga RT 01.

Meskipun demikian, kepengurusan administrasi kependudukan untuk warga di Villa Tanah Baru bukan lagi dari RT 01 melainkan dimulai dari surat pengantar RT dapat diterbitkan dari RT 10.

Perumahan Villa Tanah Baru, dihuni sejak tahun 2006, perumahan ini telah berpenghuni beberapa kepala keluarga. Sebagaimana kelompok masyarakat, kebutuhan untuk bersepakat dan berkumpul diwujudkan dalam bentuk arisan.

Berdasarkan catatan arisan sekitar tahun 2010, terdapat pengumpulan uang sebagai dana operasional perumahan. Dana tersebut dipergunakan untuk pembayaran petugas keamanan, petugas sampah, kontribusi ke kas RT dan operasional pos keamanan.

Pada kepengurusan RT 10 ini, telah dirubah kebiasaan arisan menjadi forum silaturahmi bulanan, dimana tuan rumah penyelenggaraan berkeliling dari rumah ke rumah. Dalam Forum tersebut dipergunakan sebagai majelis dalam penentuan keputusan setiap kegiatan yang ada di RT 10.

Sejak Desember 2016, telah terlaksana forum silaturahmi setiap bulan dimana jika bertepatan dengan malam 17an atau halal bil halal, dapat dilaksanakan di area terbuka atau lapangan.

Pada setiap pertemuan, catatan pertemuan telah dibagikan melalui media WAG. Mayoritas warga mempergunakan Whatsapp memudahkan dalam menyampaikan hasil forum silaturahmi.

Beberapa kegiatan yg bersifat mengajak partisipasi aktif seluruh warga telah terlaksana di kepengurusan RT periode perdana yakni 2016 s.d. 2019. Kegiatan tersebut adalah
1. Kerja bhakti yg direncanakan pada tiap bulan nya. Kegiatan ini menjadi ajang keakraban antar warga. Penghapusan tukang sapu jalan pada kepengurusan sebelumnya, menciptakan kebiasaan kerja bhakti. Meskipun perlu endorse kembali agar terjadi kekompakan dalam warga menghadiri kerja bhakti lingkungan, namun secara keseluruhan kegiatan ini telah terlaksana. Minimal adanya Kerja bhakti dalam persiapan even seperti menyongsong peringatan Hari Kemerdekaan RI.

2. Peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Puncak kemesraan warga VTB terjalin pada tahun 2017, dimana atensi warga begitu tinggi. Meskipun pada tahun 2018 agak menurun, namun pelaksanaan kegiatan terlaksana dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan oleh koordinator pemuda dan olah raga dimana sebagai panitia pelaksana adalah remaja di Villa Tanah Baru.

3. Semarak Ramadhan.
Sebagai inisiasi rencana pembangunan MUSHOLA, maka diselenggarakanlah kegiatan satu hari satu malam yg bertempat di lapangan badminton VTB. Pada tahun tahun sebelumnya, ramadhan hanya diisi dengan buka bersama dilanjutkan dengan sholat tarawih berjamaah. Namun pada tahun 2018, terlaksana dimulai dari lomba, dongeng anak, sholat lima waktu berjamaah, tarawih, tadarus, buka bersama.

4. Pengaspalan jalan VTB
Kondisi jalan yang rusak, menjadi tema pembahasan setiap forum silaturahmi pada setiap bulan. Setelah dibahas selama 12 bulan, pada waktunya pengaspalan pun dapat terealisasi. Bulan Oktober 2018 telah terlaksana tahap pertama dan rencana di akhir November ini akan diselesaikan pengaspalan. Meski hanya sampai dengan blok D, namun kepahlawanan warga ditunjukkan dengan ikut menyediakan dana pembayaran. Warga di Blok F, G, H yang tidak menerima pengaspalan (struktur jalan berkonblok) tetap mendukung dalam program perbaikan jalan (pengaspalan). Kebaikan yg ditunjukkan dalam dukungan pembayaran aspal menjadi kebaikan dari seluruh Warga VTB

Prinsip dalam berbuat baik adalah Kebaikan yg hanya bisa ditanam, dengan harapan memetik buah manis selama di dunia dan di akhirat kelak. Bukan hasil yg saat ini bisa terlihat, namun bisa menjadi investasi yg dapat menjadi keajaiban pada saat yg terindah.

5. Bank Sampah
Bentuk cinta kepada lingkungan dengan tetap memperhatikan sampah keseharian. Pembuangan sampah yang bertanggung jawab salah satu diwujudkan dengan adanya bank sampah. Kepeloporan salah satu warga bernama bu Ima (istri pak ade) , perlu mendapat dukungan yg nyata dengan penyedia gudang.
sejak agustus 2016, telah beroperasi dengan rata2 mendapatkan hasil 400 ribu.

6. Pengumpulan dana iuran bulanan
Kerja sosial memang memerlukan kemauan dan dilandasi kesadaran diri untuk rela berkorban. Salah satu yg berat dalam pengurusan RT adalah adanya empat orang petugas keamanan. Gaji petugas keamanan mengalami kenaikan dari 1,4 juta ke 1.5 juta. dan pada tahun 2018, menjadi 1.6 juta. sedangkan operasional pos yg diperuntukkan untuk membayar listrik dan air minum dinaikkan sehingga total alokasi menjadi 7,1 juta pada tahun 2018

Alokasi beaya petugas kebersihan yg semula 2 juta dinaikkan menjadi 2. 3 juta (tahun 2018). beberapa pos pengeluranan yg ditutupi dari iuran bulanan Warga seperti iuran PKK 150 ribu per bulan, kontribusi kepada kas RW 11 75 ribu per bulan.

Di kegiatan 17 an, baik di tahun 2017 dan 2018 mengeluarkan 2 juta dari iuran bulanan Warga. meski demikian di tahun 2018, sesuai proposal dari pengurus RW, tercatat 2 juta dibayarkan juga ke panitia 17 an tingkat RW.

Maka pada januari 2018, iuran yg semula 170 ribu dinaikkan menjadi 200 ribu per bulan untuk tiap kavling rumah di VTB.

Pencatatan dan penyimpan serta pembayaran tiap pengeluaran menjadi bagian dari dinamika aktivitas pengurus RT 10. Sudah repot dengan urusan pekerjaan di kantor maupun aktivitas rumah bersama anak dan istri, dibarengi dengan repotnya urusan iuran bulanan.

Segala jenis kerepotan dalam melaksanakan kegiatan warga mengiringi perjalanan sebagai ketua RT. Pengalaman marah karena rasa memiliki jabatan dihindari dengan menyadari bahwa manusia masih penuh kelemahan.

Jabatan apapun, jika tanpa ada rasa memiliki, mempunyai sudut pandang yg menarik untuk digali dan dipahami. Suatu sudut pandang kehidupan yg tidak terukur dari adanya kemampuan dan adanya kemauan.

Mampu dan tidak mampu, bisa dikaitkan dengan keinginan seseorang. Jika seseorang itu punya keinginan maka dia akan mampu.

Mau atau tidak mau sangat terkait dengan apa yang dia dapatkan. Seseorang akan mau jika terukur dengan apa yg bisa didapatkan.

Yg harus didapatkan adalah kemenangan yg tidak terlihat. Kemenangan yg tidak terukur dari sesuatu imbalan, namun kebaikan dalam mengilhami nilai kepahlawanan.

🌟 Tanpa rasa memiliki Jabatan, siapa yang Mau dan Mampu jadi ketua RT?
🌟 Siapa sih yg mampu menjadi ketua RT?…
🌟 Siapa sih yg mau menjadi ketua RT?

Suatu panggilan kepahlawanan, jika mau menjadi ketua RT. Jabatan ini dapat dijadikan katalisator dalam eksistensi manusia sebagai makhluk yg dapat memberi manfaat bagi sesama.

Untung masih banyak teman dari warga VTB yg dapat menerima kehadiran manusia terbatas ini. Dengan bantuan beberapa teman, mentalitas ini dapat tumbuh, dapat menjalani dan berharap semoga tahun 2019 menjadi akhir yg indah.

Diterbitkan oleh Nurul Muhamad

Pencerita dan Pencari Makna

Satu pendapat untuk “Hari Pahlawan 10 November 2018

Tinggalkan komentar